Queen For The King

Queen For The King
69. Panas


__ADS_3

2 hari kemudian Acara keluarga yang sudah menjadi rutinitas selama beberapa tahun tiba, King sudah mengenakan jas berwarna abu dan menatap dirinya di cermin, tampan seperti biasa. 2 hari ini King benar-benar tidak mengganggu Queen, dia tidak lagi mengirimkan hadiah, hatinya sudah sangat sedih memikirkan Queen yang sepertinya bahagia bersama Arthur. "Kau sudah selesai? keluarga Matthew juga akan datang King, aku harap Queen datang dan kau bisa menjelaskan semuanya," ucap Kimberly yang kini sudah masuk ke dalam kamar King.


Mendengar ke datangan Queen di acara yang sama membuat King menjadi ragu untuk ikut hadir, apa yang harus dia lakukan? tetap berusaha meyakinkan Queen? selama di kampus Queen benar-benar seperti orang asing, dia seperti tidak melihat King sama sekali. "Mom, sepertinya aku—"


"Tidak ada waktu untuk mengobrol King, Daddy mu sudah menunggu di bawah, ayo," ucap Kimberly lalu berbalik meninggalkan King sendirian.


Sambil menghela nafas dalam, King akhirnya berjalan keluar dari kamar, dia harus menerima semua keinginan Queen sekarang, jika dia lebih bahagia bersama Arthur untuk apa lagi King menghalanginya bukan? namun sebuah pertanyaan melintas, apakah kau siap melihat Queen bersama orang lali? Tidak! tentu saja tidak, King tidak mungkin sanggup melihat itu, tapi apa yang bisa dia perbuat?

__ADS_1


Selama di perjalanan King sibuk berpikir dengan apa yang harus dia lakukan jika bertemu Queen nanti, apakah dia akan menghindarinya seperti biasa? oh pasti, sudah sangat jelas Queen apa seperti itu.


Sesampainya di rumah yang memiliki halaman luas itu, King turun dengan wajah yang tidak semangat, ingin rasanya King pulang terlebih dahulu jika ternyata Queen datang bersama Arthur. Oh sial, King jadi ingat saat dia membuat akun baru dan menemukan Queen membuat story bersama Arthur, seketika itu juga King menjadi tidak ingin mencari tahu tentang Queen lagi, hatinya terlalu sakit melihat Queen bahagia bersama pria lain.


Dewi keberuntungan sepertinya sedang membenci King di minggu-minggu ini, lagi-lagi dia mendapatkan hal yang menyakitkan. King melihat Queen yang baru saja turun dari mobilnya bersama keluarga juga ada satu orang yang membuat King ingin marah, siapa lagi jika bukan Arthur. Wow, bahkan Arthur sudah diterima baik oleh keluarga Queen sepertinya. "King, sudah lama tidak bertemu," ucap Ernest yang berjalan melewatinya, King tampak bingung dengan keluarga Queen yang tidak seramah biasanya, bahkan Ernest terlihat seakan mengejeknya. Ada apa ini? apakah Queen sudah menceritakan semuanya?


"Ya, aku baru dua hari di sini. Aku merindukan Queen dan langsung menemuinya saat sampai, apakah Queen tidak mengatakannya pada mu? Oh aku lupa, kalian masih sering bertengkar seperti dulu?" kekeh Arthur.

__ADS_1


"Tidak, beberapa bulan ini aku sudah mulai berbaikan dengan Queen."


Arthur menatap King seakan tak percaya. "Oh, benarkan? tapi aku lihat hubungan kalian semakin kacau dari terakhir yang aku lihat sebelum pindah."


Rahang King mengeras, dia tidak bisa bersikap seolah tidak ada masalah seperti ini. "Apa kalian sudah memiliki hubungan resmi? aku melihat mu semakin dekat dengan Queen," ucap King sedikit menyindir agar Queen bisa mendengarnya juga.


"Hubungan resmi? maksud mu berpacaran? Haha, memang banyak yang bilang jika aku dan Queen cocok."

__ADS_1


King tersenyum miring, dia hanya mengangguk pelan dan berpamit pada semuanya untuk bertemu dengan saudara yang lain, dia tidak tahan berada di lingkungan yang membuat hatinya panas.


__ADS_2