Queen For The King

Queen For The King
64. Thanks Dad


__ADS_3

Sepertinya kesempatan yang King harapan tidak akan benar-benar ada, seminggu ini Queen menjauhinya dan tidak memberikan sedikit saja kesempatan untuk King berbicara. Dengan wajah lesu King keluar dari dalam mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah. "Ada apa dengan wajah mu King? belum berbaikan dengan Queen? Bella mengatakan kau juga sudah jarang mau ke rumah mereka," ucap Kimberly yang sedang duduk santai bersama Adam.


King yang awalnya tidak tertarik untuk menjawab ucapan Kimberly pada akhirnya menghembuskan nafasnya pelan, dia mengurungkan diri untuk menaiki anak tangga menuju kamarnya. King berbalik dan ikut bergabung duduk di ruang tengah bersama kedua orangtuanya. Bisa kah King mendapatkan bantuan dari kedua orangtuanya? "Aku rasa Queen tidak akan pernah memaafkan aku Mom, dia sangat marah dan tidak mau mendengarkan penjelasan ku," ucap King lesu.


"Wanita memang seperti itu King, mereka selalu menghindar tapi di dalam hatinya ingin dipaksa untuk mendengarkan semuanya, kau harus bersabar dan ikuti saja kemauannya," ucap Adam sambil tetap fokus pada ponselnya.

__ADS_1


Kimberly yang mendengar itu langsung menatap Adam dengan serius, dia mendorong pelan ponsel yang sedang digenggam Adam. "Apa maksud ucapan mu itu sayang? Kau sedang membicarakan aku? apa selama ini aku memberatkan mu sehingga harus membuat mu bersabar?" tanya Kimberly dengan suara lembut dan senyuman yang menandakan bahaya.


Melihat keadaan yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan King membuatnya menarik nafas dalam, dia mengangkat kedua tangannya pelan. "Oh ayolah Mom, Dad, aku sedang mencoba untuk meminta saran, aku ingin masalah ku dengan Queen selesai, kalian jangan membuat masalah baru hanya karena masalah kecil ini," protes King dengan raut wajah lelah, lebih baik jika dia berdiam diri saja di kamar dan mencoba untuk kembali membuat akun baru agar bisa menghubungi Queen walau pun pada akhirnya Queen akan langsung memblokir akun baru King.


Baru saja King akan berdiri, Kimberly tertawa kecil, raut wajahnya berubah kembali seperti semula dan membuat Adam bisa kembali sibuk dengan ponselnya. "Mom hanya bercanda King, memangnya ada masalah apa yang membuat kalian bertengkar seperti ini? bahkan hubungan kalian pun belum terlalu lama," tanya Kimberly bingung.

__ADS_1


"Tantangan? Oh, di Kampus kau bukannya belajar tetapi—"


"Sayang kita dengarkan saja dulu King sampai selesai, jangan membuat dia tertekan," ucap Adam memotong ucapan Kimberly dengan cepat.


King langsung menganggukkan kepalanya, dia setuju dengan apa yang diusulkan Daddynya. "Namanya Ace, dia menantang ku untuk mendapatkan Queen, karena aku tidak ingin dianggap lemah aku menerima tantangan itu, aku mendekati Queen dan tanpa sadar aku benar-benar mencintainya, aku senang saat Queen menerima ku. Tapi kalian tahu? minggu lalu seseorang menyebarkan vidio taruhan itu, Queen melihatnya dan dia marah tanpa mau mendengarkan semuanya," ucap King dengan frustasi, dia harap kedua orangtuanya memberikan saran dan membantunya untuk membujuk Queen.

__ADS_1


Kimberly menganggukkan kepalanya pelan, dia langsung menyimpan majalah dan berdiri. "Apa yang dilakukan Queen sudah benar, untuk apa bertahan dengan pria seperti mu King," ucap Kimberly sambil pergi entah kemana meninggalkan King dan juga Adam.


Adam yang melihat itu langsung menurunkan ponselnya dan menoleh kearah King yang tampak semakin menyedihkan. "Jika kau benar-benar serius jangan pernah lelah untuk menunjukkannya King, Dad yakin Queen akan luluh suatu saat nanti."


__ADS_2