Queen For The King

Queen For The King
7. Mencari Tahu


__ADS_3

King menatap fokus layar laptopnya, sepulang dari kampus dia benar-benar mengurung diri di dalam kamar, mencari semua informasi tentang cara mendekati wanita galak dan menyebalkan seperti Queen. "Apa ini?" gumam King lalu menekan sebuah link yang ada pada Web. Sebuah film tentang percintaan remaja. King yang cukup penasaran akhirnya menonton film tersebut, caranya mendekati wanita tersebut cukup berbeda dengan cara yang biasanya King lakukan.


"Baiklah, jadi aku harus melakukannya dengan perlahan," ujar King, dia menuliskan beberapa hal yang akan dia lakukan untuk mendekati Queen. Mulai mencari tahu kesukaan Queen dan melakukan tarik ulur dalam pendekatan, saat King mulai membuat Queen risih King akan menjauh secara tiba-tiba dan hal itu akan membuat Queen merasa kehilangan.


King berhenti menulis, sepertinya ada sesuatu yang salah. Bukankah selama ini dia selalu membuat Queen risih? dan hal itu membuat Queen justru membencinya, jika King melakukan hal ini bisa-bisa Queen menghajarnya seperti pada Selena. King menggelengkan kepalanya pelan, rencana itu sepertinya tidak akan berhasil. King kembali mengingat apa yang di katakan Sam tadi saat di kelas, dia hanya perlu memberikan perhatian kecil dan dengan ketampanan wajahnya King pasti bisa meluluhkan Queen.


Jemari King mulai mengetik nama Queen dan untuk pertama kalinya dia mengunjungi profil sosial media Queen. Cukup memiliki jumlah pengikut yang banyak dan foto-foto cantik yang dia bagikan. King berdecak pelan, dia menatap foto Queen yang tengah mengenakan gaun. "Semua laki-laki akan tertipu dengan foto ini," gumam King pelan. Di foto tersebut Queen terlihat begitu cantik dengan sisi lembut yang terpancar dengan senyumnya menunjukkan keramahan. Sangat berbanding terbalik dengan sikap aslinya.

__ADS_1


Senyum King mengembang, jika dipikir-pikir dia sudah mengenal Queen cukup lama. Dulu, Queen seorang gadis kecil yang menurut King centil, dia tampak angkuh dan selalu menyenangkan jika membuatnya marah. Keluarga Queen cukup dekat dengan keluarganya, membuat King dan Queen sering kali bertemu di acara yang sama saat keluarga mereka berkumpul.


King membuka lemari kaca yang ada di kamarnya, mengambil beberapa foto jaman mereka sekolah yang pernah Mommy-nya ambil beberapa tahun lalu. "Astaga ternyata dia pernah tersenyum saat berfoto dengan ku," kekeh King pelan saat melihat foto kecil mereka di sebuah taman bermain.


Beberapa foto kembali dia lihat dan semenjak mereka tumbuh besar tidak ada satu pun foto yang menunjukkan Queen tersenyum lagi, dia hanya menatap kearah kamera dengan angkuh namun King akui itu cantik. "Hanya 7?" gumam King. Tak ada lagi foto mereka yang diabadikan. Foto terakhir pun saat mereka umur 12 tahun di acara ulang tahun King, karena saat itu pula Queen seakan membencinya dan tidak pernah ingin lagi berfoto bersama King.


"Jika di sosial medianya tidak ada aku harus mencari tahunya di mana King? Kau memberikan aku tugas yang tidak penting," gerutu Sam dari sebrang sana.

__ADS_1


"Kau bisa menanyakan itu pada Fiona bukan? dia satu-satunya teman yang bertahan di samping Queen, aku yakin dia memiliki banyak informasi tentang Queen."


"Apa? aku tidak pernah berbicara padanya sekalipun King, bagaimana bisa aku tiba-tiba menanyakan hal itu padanya!"


King tersenyum miring. "Kau bisa mendekatinya terlebih dahulu Sam, dia kunci kita untuk mendapatkan Queen."


"Tidak! aku tidak ingin mendekatinya King, aku sedang mendekati Poppy, dia akan—"

__ADS_1


"Kau sudah berjanji akan membantu ku Sam, ingat itu." King langsung mematikan panggilan itu dan kembali duduk di kursi belajarnya dengan mata yang tertuju pada layar laptop yang masih menunjukkan sosial media Queen.


__ADS_2