
Kedatangan Queen dan King pagi ini membuat satu kampus menjadi heboh, kabar tentang status berpacaran mereka sudah mulai diketahui banyak orang semenjak Queen menjadi pasangan dansa King Sabtu kemarin. Keduanya tampak menanggapi hal itu biasa saja, sudah terlalu sering mereka menjadi topik pembicaraan. "Selamat pagi pasangan baru," sapa Sam yang rupanya sudah menanti kehadiran King di area parkiran kampus.
Queen yang mendengar itu hanya tersenyum kecil, dia masih sedikit malu dan tidak percaya jika King adalah kekasihnya sekarang. "Kalian duluan saja, aku akan menunggu Fiona di sini," ucap Queen sambil melihat ke arah sekitar menanti kehadiran sahabatnya yang selalu menjadi tempat curhat Queen selama ini.
King dengan cepat menggelengkan kepalanya. "Jika kau ingin menunggu Fiona di sini, Aku akan menemani mu, Aku tidak ingin kekasih ku ini menunggu sendirian."
"Oh ayolah, kalian harus ingat aku masih ada di sini," protes Sam kesal, biasakan menjadi obat nyamuk yang tidak terlihat dan tidak dianggap keberadaannya.
__ADS_1
Tanpa mereka sadari seorang pria dengan memperhatikan mereka dengan tatapan kesal, dia menggenggamkan tangannya erat karena rencana yang hampir saja berhasil itu gagal. "Ace, bahkan kau benar-benar tidak berguna," gumam pria itu sambil menghentakan kakinya lalu pergi berlalu. Dendam yang sudah dia simpan selama bertahun-tahun sampai kini belum terbalaskan, hanya ada rasa kesal yang selalu bertambah setiap harinya.
——
Selena masuk ke dalam kelas pagi nya, raut wajah tidak bahagia terlihat begitu jelas. Rumor rumor yang beredar pagi ini cukup membuatnya merasa panas, kedatangan Queen dan King yang bersama membuat beberapa orang mempercayai jika keduanya sudah resmi berpacaran, hal itu jelas-jelas tidak terasa nyaman di telinga Selena.
Poppy dan Cherly menggelengkan kepala mereka bersamaan, terlihat lesu dan malas menatap Selena. "Bukan rumor tentang Queen dan King, Selena. Tapi hari ini Ace sudah tidak ada di kampus, aku benar-benar merasa kehilangan sosok pangeran impianku," jawab Poppy.
__ADS_1
Cherly terlihat tak kalah menyedihkan dari Poppy, dia memajukan bibir bawahnya dengan ekspresi cemberut. "Padahal aku baru saja ingin mendekati Ace, saat malam party Ace menggenggam tangan ku dengan lembut, walau itu hanya sebentar tapi berhasil membuatnya jantung ku berdebar. Dan sekarang dia tiba-tiba saja keluar dari kampus!" teriak Cherly diakhir ucapannya.
Mendengar ucapan Cherly, Poppy dengan wajah terkejut menatap Cherly dengan tak percaya, bahkan mulutnya sampai terbuka sedikit dengan mata yang membulat. "Apa? Ace tidak sengaja melakukan itu Cherly! Jangan pernah berpikir seolah Ace mencintai mu!" pekik Poppy tak terima dengan apa yang baru saja di ucapkan Cherly, Ace hanyalah miliknya, dia tidak akan mungkin mendekati Cherly juga bukan? Ace hanya akan bersikap manis kepada Poppy!
"Apa maksud mu? Kau pikir aku tidak pantas untuk Ace? Aku cantik Poppy, sangat wajar jika Ace melirik ku," balas Cherly tak terima.
Selena yang melihat itu langsung memutarkan bola matanya malas, percakapan yang tidak menarik sama sekali! Dia harus memikirkan cara agar menghilangkan rumor menyeramkan itu sekarang juga, karena tidak boleh ada wanita lain yang bisa disandingkan dengan King.
__ADS_1