
King keluar dari dalam kamar mandi sambil mengusap rambutnya dengan handuk kecil, suara panggilan masuk seakan tak henti-hentinya berdering membuat King berdecak pelan dan melihat nama Sam di sana. "Ada apalagi sekarang?" gumam King pelan, kemarin malam Sam sudah menghubunginya untuk acara basket lusa dan sekarang Sam mengganggunya lagi.
"King!" teriakan Sam membuat King langsung memejamkan matanya dan menjauhkan ponsel dari telinga, belum juga King menyapa telinganya sudah dibuat sakit olehnya. Dengan perlahan King kembali menaruh ponsel ditelinga dan melempar handuk kecil ke atas kursi.
"Ada apa Sam! Kau ini membuat ku takut saja," gerutu King pelan.
"Kau dimana sekarang? sudah melihat pengumuman kampus?" nada suara Sam terdengar begitu panik, seperti seseorang yang sedang mendapatkan masalah besar. "Aku tidak mengerti mengapa ini semua bisa terjadi, tapi aku rasa sesuatu terlah memburuk, Fiona tidak menatap ku sama sekali, dia—"
"Tunggu sebentar Sam, apa ini masalah mu dengan Fiona? bukankah kalian baik-baik saja? jangan katakan jika Fiona mendapatkan mu sedang mendekati wanita lain, kau akan semakin susah mendapatkannya bung!" King bahkan tertawa kecil setelah mengatakan hal itu.
__ADS_1
"Ini semua gara-gara kau King! Aku ada di dalam vidio mu, semua orang seperti sedang membenci ku di sini!"
Seketika kening King berkerut, perasaannya mulai menjadi gelisah, apakah ada sesuatu yang tidak beres sedang terjadi? "Sebentar, apa maksud mu? vidio apa?" tanya King mulai panik.
"Buka pengumuman kampus sekarang juga, sekarang kau dimana? cepat jawab aku!"
"Baiklah, aku sarankan kau ke kampus sekarang juga, aku akan membantu mu mencari Queen terlebih dahulu, aku bertanya pada Fiona pun dia tidak menjawabnya."
Baru saja King akan bertanya lebih lanjut, panggilan telepon itu sudah dimatikan terlebih dahulu oleh Sam. "Ada apa ini?" gumam King pelan, perasaannya semakin tak menentu saat mengingat Sam baru saja membahas tentang Queen, mereka sedang baik-baik saja dan King rasa pagi ini Queen masih membalas pesannya dengan cukup manis sebelum Queen berangkat ke kampus.
__ADS_1
Dengan cepat King membuka pengumuman kampus yang bisa dibilang menumpuk, matanya langsung terfokus pada pengumuman yang baru di upload pagi ini, bahkan belum sampai 1 jam. King melihat sebuah link dan menekannya, tak lama sebuah vidio mulai berputar di mana ada 3 orang pria sedang berbicara. "Oh, sial!" desis King pelan, di sana King dan Sam sedang berbicara bersama Ace, dia tahu betul di setiap perbincangannya bersama Ace tidak akan ada yang benar.
"Dia merekam ini semua? Argh!" King tak percaya semua ini terjadi, disaat dia menerima pertaruhan tentang Queen dengan begitu tegas. "Queen!" pekik King seketika teringat pada Queen, apa dia sudah melihatnya? apa yang harus King katakan?
Berulang kali King mencoba untuk menghubungi Queen namun tak ada panggilannya yang dijawab, dengan rasa frustasi yang sudah besar King langsung membuka lemari dan memakai pakaian kampus dengan asal, King berlari keluar kamar dan menuruni setiap anak tangga dengan cepat, dia harus sampai di kampus dan menjelaskan semuanya pada Queen.
"Kau berangkat sekarang? bukankah masih 3 jam lagi?" tanya Kimberly yang sedang duduk di ruang tengah.
King tak menghentikan langkahnya, dia terlalu fokus untuk cepat menemui Queen. "Aku lupa Mr. Jean pindah kelas pagi ini Mom," jawab King asal.
__ADS_1