Queen For The King

Queen For The King
53. Mengusik


__ADS_3

Ketika Selena menatap ke arah luar kelas dia melihat Sam sedang berjalan bersama Fiona, seketika senyum miring pun terlihat di wajah Selena. "Ayo hentikan percakapan bodoh kalian, ada yang lebih menarik di luar sana," ucap Selena membuat kedua temannya langsung berhenti berbicara. Mereka menoleh ke arah tatapan yang sedang dituju Selena.


"Hei, dia benar-benar mendekati si culun itu?" tanya Poppy sambil tertawa kencang, padahal yang dia ingat Sam selalu mengejar namun sekarang mungkin karena terlalu sulit Sam menurunkan seleranya.


"Ayo kita sapa pasangan baru itu." Selena berdiri dengan bersemangat sambil berjalan keluar kelas dan menghadang Sam juga Fiona. Selena melipat kedua tangan dengan wajah angkuh seperti biasa, matanya melirik Fiona seakan merendah. "Well, sepertinya selera kau dan King menurun cukup jauh. Apakah frustasi itu kau tidak bisa mendekati Poppy?" tanya Selena.

__ADS_1


Seketika Poppy dan Charly langsung tertawa kecil mengejek, Charly mengusap pelan rambut Fiona. "Kau mau menjadi cadangannya? Tidak masalah Fiona, jangan terlalu dipikirkan yang terpenting sekarang ternyata ada pria setampan Sam yang mau pada mu." Fiona dengan cepat menepis tangan Charly yang menyentuhnya, matanya sedikit berkaca karena mendapatkan kata-kata seperti itu.


"Kau pasti sangat merasa beruntung karena Queen mau berteman dengan mu, jika tidak mungkin kau sekarang masih diam di pojokan kelas dan menjadi kutu buku yang sangat membosankan," ujar Poppy tak ingin kalah membully Fiona.


Sam yang sudah tidak nyaman dengan keberadaan tiga wanita itu berdecak dengan keras, dia menatap Selena dengan raut wajah yang seolah mengatakan jika dia begitu terganggu. "Apakah kau tidak memiliki pekerjaan lain selain mengganggu orang, Selena? Dan untuk kalian berdua, jika Selena tidak menemani kalian apakah akan seperti sekarang? Tidak akan ada yang melirik kalian berdua," jawab Sam.

__ADS_1


Sam dengan cepat menganggukkan kepalanya, dia merangkul Fiona dengan bangga. "Tentu saja, aku baru sadar jika Fiona jauh lebih cantik dan pintar dari padamu, dia tidak sombong dan selalu menghargai ku." Sam menoleh kearah Fiona yang sedang menatapnya. "Ayo kita pergi dari sini, jangan didengarkan apa yang mereka katakan tadi, anggap saja angin." Tak ingin berlama-lama lagi Sam dan Fiona pun pergi meninggalkan tiga wanita yang tampak terkejut dengan apa yang baru saja mereka lihat.


Selena menoleh kearah Poppy. "Apa dia sudah buta dengan mengatakan si culun itu lebih cantik dari aku?" tanya Poppy. Selena mengangkat bahunya, dia membuka mulut hendak berkomentar lalu mengurungkan niatnya dan hanya mengepalkan tangannya kuat.


"Sial! mengapa selera mereka menjadi serendah itu? Sekarang aku benar-benar benci dengan cerita Cinderella, seharusnya payah tetap lah payah, tidak perlu ada keajaiban apapun!" pekik Selena, dia menghentakkan kakinya dengan keras lalu kembali masuk ke dalam kelas. Lebih baik dia mendinginkan kepala dan kembali menyusun rencana yang sedang dia pikirkan untuk memisahkan Queen dari King. Berseteru dengan Queen dan temannya membuat amarah Selena selalu muncul tanpa bisa dicegah.

__ADS_1


"Selena tunggu aku," teriak kedua temannya yang langsung mengikuti Selena masuk. Seperti anak ayam yang selalu mengekori kemana pun induknya pergi.


__ADS_2