
Di sisi lain Z company, zian juga terlihat panik saat mendapat telfon dari supir jika dira tidak ada di sekolah
"Tuan.. saya akan mencari nona dir di sekitar sini, mungkin saja nona datang kemari"
"Iya.. Kau cari di luar, aku akan mencari nya di dalam kantor" Sekretaris Danu mengangguk lalu beranjak pergi
Zian mengusap wajah nya kasar "ya tuhan.. anak itu kenapa selalu saja seperti ini"
Sedangkan di sisi lain, Dira dan zeela sudah tiba di resto dekat Z company dan keduanya pun memesan makanan, setelah menunggu beberapa menit makanan mereka pun datang dan merekapun mulai melahapnya
Pelan-pelan syg, tidak ada yang akan merebut makanan mu" Terkekeh
"Aku lapar kak" Cengengesan
"Iya tapi pelan-pelan" Mengusap bibir Dira yang belepotan
20 menit kemudian, zeela dan dira pun selesai makan
"Mau pulang sekarang?" Dira mengangguk sambil tersenyum
"Mau kakak antar?"
"Tidak perlu kak.. aku di jemput kok, aku akan menghubungi supir ku dulu" ucapnya lalu merogoh benda pipih di tas nya
Dira terkejut saat melihat panggilan tidak terjawab yang cukup banyak dari Daddy dan supir nya "aahh bagaimana ini pasti mereka khawatir" batin dira
"Kenapa Dira?" Dira hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum
"Ayo.. kakak akan menemani mu menunggu jemputan" Dengan senang hati Dira menyambut gandengan tangan zeela
Di saat masih menunggu, Dira dengan antusias nya menceritakan pada zeela apa saja yang ia sukai dan apa yang tidak ia sukai.. Zeela hanya mendengarkan sesekali terkekeh geli melihat dira yang begitu antusias menceritakan karangan-karangan tulisan dan lukisan yang sering ia buat
"Benarkah?! lain kali tunjukkan pada kakak hasil karya mu okee" Dira mengangguk antusias
__ADS_1
Tidak berlangsung lama sebuah mobil berhenti tepat di hadapan mereka
"Astagah nona.. sedari tadi bapak mencari nona" Khawatir nya
"Maaf pak.. tadi aku singgah makan dulu bersama kak zeela"
Sopir itu menghela nafas "Ya sudah.. tapi lain kali nona harus memberitahu bapak dulu yah" Dira hanya mengangguk
"Nona.. kalau begitu kami permisi dulu" Membungkuk pada zeela
"Iya pak (membungkuk hormat) hati-hati dijalan"
"Dahhh kak.. sampai jumpa lagi" Melambaikan tangan
Zeela hanya terkekeh sambil membalas lambaian tangan dira
Setelah mobil Dira berlalu pergi, zeel pun hendak masuk ke dalam perusahaan.. namun langkahnya terhenti saat melihat Zian dan sekretaris danu menatapnya dari kejauhan
"Sejak kapan dia disitu" batin zeela
Zeela berjalan ke pintu masuk perusahaan, ia hanya membungkuk hormat pada zian dan sekretaris danu tanpa berniat menyapa keduanya.. saat hendak beranjak masuk tangan zeela sudah lebih dulu di tahan oleh zian
"Makan" Singkat nya
"Anak kecil tadi siapa?!"
Ya.. saat sekretaris danu menghubungi Zian dan mengatakan dira sedang bersama zeela.. ia tampak tidak percaya, bagaimana bisa keduanya saling mengenal? Pikir zian
Zian pun bergegas melihat apa benar dira sedang bersama zeela
Dan yang benar saja.. Dira benar-benar sedang bersama zeela dan kedua nya tampak begitu akrab
"anak itu.. (Terdiam sejenak) anakku"
"Apaa?!!"
"Aku punya anak.. (ucapnya tiba-tiba) aku tidak sebaik yang kau kira, dia anak ku dan anak kekasih ku"
__ADS_1
Sekretaris danu tampak terkejut setelahnya ia tampak berusaha menahan tawa
Bukan tanpa alasan zeela berbicara seperti itu, walaupun zeela merasa iba pada keluarga nya dan ingin menolong keluarga nya dengan cara menikah dengan zian tapi jauh di lubuk hati zeela, ia sama sekali tidak ingin menikah dengan zian.. bahkan tak ada di pikiran nya untuk menikah muda
"Aku tidak ingin menutupi apapun dari mu"
"Jadi itu anak mu" Ucap Zian pura-pura terkejut)
"Emm kenapa?? Kau berubah pikiran setelah mengetahui aku punya anak? Ku harap tidak.. kau sudah berjanji akan mengembalikan hak orang tua ku jika aku menikah dengan mu.. emm tapi jika memang kau tidak mau menikah dengan ku, kau bisa menikah dengan adik ku"
"Tck tck dasar gadis bodoh" batin nya
"Haa bagaimana yah" Tampak berfikir
.
.
.
.
"Baiklah..."
"Baiklah apa?" Tanya nya dengan wajah berharap
Zian mendekat kan wajahnya ke wajah zeela aku akan tetap menikahi mu, sekalipun kau punya anak dari pria lain.. bukan kah kita sama, aku pun juga punya anak dari wanita lain" Ucapnya membuat wajah zeela berubah jadi datar
"Terserah" Ucapnya lalu berlalu pergi
Zian dan sekretaris danu tertawa terbahak-bahak karena kebohongan zeela
"Nona zeela sangat lucu... Seperti nya dia tidak ingin menikah dengan anda tuan, sampai-sampai nona zeela berbohong seperti itu... Ahh bagaimana yah reaksi nya nanti saat tau jika nona dira adalah anak tuan" Tertawa
"Aku tau.. saat ini dia sama sekali belum ada niat untuk menikah.. dan jika dia tau dira adalah anakku mungkin dia akan menundukkan wajahnya 7 hari 7 malam" Terkekeh
__ADS_1
......Makasih banget udah mampir kesini teman-teman hehe 😄 jangan lupa like dan komen yah.. vote juga kalau bisa 🤗❤️......