
Hari terus berlalu, Zian semakin overprotektif pada istrinya.. Hingga Zeela selalu mengeluh karena zian memperlakukan nya seperti orang sakit, di larang ini dan itu
Kini usia kandungan zeela sudah memasuki bulan ke 4
22:00 WIB
Mengusap perut zeela yang sudah mulai membuncit "Apa kau menginginkan sesuatu sayang?!" Zian selalu menjadi suami yang siap siaga, ia tau istri nya itu selalu menginginkan sesuatu di tengah malam
"Dad aku.."
"Katakan sayang" Mengecup perut zeela
"Aku ingin bertemu keluarga ku" Menunduk sedih
Selama menikah dengan zian dan kepindahan keluarga nya ke bali, tak pernah sekalipun keluarga nya menghubungi nya.. setiap kali zeela menghubungi mereka tak ada satupun dari mereka yang mengangkat nya
Zian menghembuskan nafas kasar "Aku coba hubungi mereka dulu yah, kau tidak boleh melakukan perjalanan jauh sayang.. kasian Dede bayi" Zeela hanya mengangguk
Esok harinya zian menghubungi keluarga zeela tapi tak ada satupun dari mereka yang mengangkat nya.. akhirnya zian pun menyuruh orang suruhan nya yang berada di bali untuk melihat keadaan keluarga zeela.. setelah menikah dengan zeela, zian memang tidak pernah mencaritahu apa saja aktivitas mereka di bali, lebih tepatnya malas tahu
__ADS_1
¶Taman halaman belakang rumah
Saat ini, Zian tengah bercakap-cakap dengan seseorang lewat ponsel nya
"Bagaimana?"
.....
Zian terbelalak mendengar semua informasi yang di berikan suruhan nya, tangan nya terkepal erat menahan amarah "Baiklah.. kerja bagus" Ucapnya lalu mematikan sambungan telfon
Zian menatap istrinya yang sedang bermain dengan putrinya.. "maaf sayang.. aku harus menyembunyikan semuanya dari mu demi kesehatan mu dan kesehatan anak kita" Zian mengatur emosinya sesaat, lalu menghampiri anak dan istri nya
"Bagaimana dad? Sudah ada kabar dari mereka?"
"Hey (menangkup wajah zeela) tidak apa-apa.. masih banyak waktu untuk bertemu dengan mereka, aku janji.. setelah kau melahirkan, kita akan pergi ke bali
Zeela tersenyum) "janji?"
"Janji sayang" Mengecup kening zeela lalu membawa istrinya itu kedalam pelukannya "Maaf.. maafkan aku sayang" Batinnya sendu
__ADS_1
3 hari kemudian zian berangkat ke Bali menemui keluarga zeela, namun ia tidak bilang ke zeela jika ia akan ke bali.. Zian beralasan jika dia ada pekerjaan di luar kota selama 2 hari, ia hanya tidak ingin istrinya kepikiran
Sesampainya di Bali, zian meluapkan amarahnya pada keluarga zeela.. bagaimana bisa mereka menutupi dan tidak memberitahu zeela akan hal penting itu, apa sebegitu tidak penting nya kah zeela bagi mereka? Bagaimana mereka bisa Setega itu? Zian saja yang baru mengetahui semuanya begitu marah apalagi istrinya, istrinya pasti sangat terpukul setelah mengetahui semuanya nanti
Hari terus berlalu, zian terus mencari alasan saat istrinya lagi-lagi meminta ingin bertemu dengan keluarga nya..
Entah kenapa zeela sangat ingin bertemu dengan keluarga nya terutama ibu nya, padahal saat masih kuliah di jakarta ia tidak pernah pulang selama tiga tahun.. Zeela bisa menahan kerinduan nya dengan baik tapi entah kenapa semenjak hamil ia sangat sulit menahan kerinduan nya, ia selalu ingin cepat-cepat bertemu dengan keluarga nya
Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, kini yn telah melahirkan anak laki-laki yang sangat tampan yang di beri nama Raditya Aditama... Setelah melahirkan, yang ada dipikiran zeela hanya ingin menagih janji zian untuk membawanya ke bali
"Dad.. kau kan sudah berjanji akan membawa ku ke bali setelah melahirkan" Mengerucutkan bibirnya kesal
Zian tampak menghela nafas panjang "Sayang.. ini baru seminggu sehabis kau melahirkan, tidak baik jika langsung bepergian jauh, dan tidak mungkin kan kamu meninggalkan baby boy yang masih berumur satu Minggu, terlebih lagi kan baby boy meminum asi"
Zeela terdiam sambil menundukkan kepala "benar juga" gumamnya
"Sabar yah... Tunggu baby boy besar-besar sedikit dan bisa di tinggal pergi oke, mulai sekarang makan makanan yang bergizi supaya asi mu banyak.. jika nanti kita pergi ke bali, baby boy tidak akan kelaparan karena stok asi nya banyak" Mengelus rambut zeela
Zeela mengangguk sedih "Peluk" manja nya
"Aku mencintaimu sayang" Mengecup kening istrinya
__ADS_1
"I love you too dad..."