
Wanita cantik itu menoleh lalu tersenyum dan menghampiri sang suami lalu memeluk nya dengan erat
"Sudah pulang dad?!! Maaf aku tidak menyambut mu.. aku sedang menyiapkan makanan utk mu" Ucapnya lalu melepas pelukannya dan tersenyum menatap suaminya
"Apa aku sedang bermimpi" Gumamnya sambil menatap zeela dalam
Zeela tersenyum sendu mendengar gumaman suaminya, ia meraih wajah zian lalu mengecup bibir zian "Maaf.. maafkan aku dad, aku sudah membuat mu menderita" Sendu
"Sayang.. ini benar-benar kau?" Tanya nya dengan mata berkaca-kaca
Zeela mengangguk dengan air mata yang sudah membasahi pipinya "Iya.. ini aku istri mu.. aku sembuh dad.. maaf karena tidak memberitahu mu tentang kepulangan ku hari ini"
Zian langsung memeluk istrinya dengan erat "Aku merindukan mu sayang.. sangat merindukan mu" Serak
"Aku juga merindukan mu dan anak-anak dad" Menangis
Zian melepas pelukan nya lalu menangkup wajah istrinya dan menghapus air mata nya.. Zian mendekat kan wajahnya lalu meraup cerry kenyal yang sangat ia rindukan itu
L*matan zian semakin menuntut, zeela tau jika suaminya itu sangat merindukan nya dan zeela pun mengizinkan suami nya melepas rindu sepuasnya
"Lakukan lah sayang" Ucap nya saat Zian melepas pautan nya dan menatap nya dalam
Tanpa menunggu lama Zian langsung melepas semua pakaian yang ia gunakan lalu membantu melepas pakaian istrinya
"Dad pelan-pelan" Lirih nya saat Zian melepas pakaiannya dengan sedikit terburu-buru
"Maaf sayang.. apa aku menyakiti mu?!"
"Tidak.. tapi tidak perlu terburu-buru, kita bisa melakukan nya pelan-pelan hmm" Mengelus pipi suaminya
Zian tersenyum "Iya sayang.. Kita main disini sebentar yah, lalu kita bermain di kamar" Frontal nya lalu menggendong istrinya dan mendudukkan nya di atas meja pantry, zian menurunkan kepalanya lalu meraup buah kesukaannya itu
"Eeuunnggghh Daddy" menekan kepala Zian
Zian mendonggakkan kepala menatap istrinya yang sedang menikmati aksinya.. Ia melepas pautan nya dari dada istrinya lalu meraup bibir istrinya sedikit kasar.. Jari-jari nakal nya mulai bermain di area sensitif zeela membuat zeela menegang
__ADS_1
Zeela melepas pautan nya secara paksa "eeunn Daddy aku tidak tahan lagi, cepat masukkan" menatap zian malu-malu
"As you wish honey" Mengecup bibir zeela
Perlahan namun pasti Zian memasukkan miliknya kedalam milik istri nya "aakhh honey" erangnya saat miliknya sudah masuk sepenuhnya
Zian bermain sedikit kasar... Dia tidak bisa mengendalikan gairah nya yang sudah membuncah apalagi sudah 4 bulan lamanya ia tak berhubungan int*m dengan istri nya
"Daddy.. pinggul ku sakit, kita lanjutkan dikamar saja" Ucapnya dengan nafas yang tersengal-sengal
Zian menggendong istrinya tanpa melepas miliknya
.
.
.
Sesampainya dikamar Zian kembali menggempur istrinya hingga istrinya terkulai lemas
--------
Zeela tak henti-hentinya mendarat kan kecupan-kecupan ringan di wajah suaminya
"Mau lagi yank.." Rengeknya
Zeela hanya tersenyum sambil mengangguk dan keduanya pun kembali melanjutkan aktivitas panas mereka πππ
.
.
.
30 menit kemudian
__ADS_1
"Sayang... Makan dulu yah, sedari tadi kqu belum makan" Mengelus pipi zian
"Nanti saja.. aku masih ingin seperti ini" Mengeratkan pelukannya
"Maaf karena membuat mu menunggu lama dad" Mengelus dada zian
"Tidak sayang.. jangan minta maaf, aku mengerti bagaimana kondisi mu.." Mengecup kening istrinya
"Aku merindukan anak-anak dad" Sendu
"Kita akan menjemput mereka malam ini" Sontak zeela mendonggakkan kepala nya menatap zian dan tersenyum senang
Setelah membersihkan diri dan menyuapi zian makan, mereka pun bergegas ke rumah orang tua zian menjemput dira dan radit
------------
Dira begitu terkejut melihat mommy nya datang, sontak dira berhambur ke pelukan zeela dan menangis sekencang-kencangnya saking rindu nya pada sang ibu... Zeela sangat merasa bersalah karena sudah meninggalkan anak-anak nya beberapa bulan ini "Mommyyyyyy" Menangis
Zeela menangkup wajah dira lalu mengecup tiap inci wajah dira "Maafkan mommy sayang... Maafkan mommy" Memeluk dira
"Jangan tinggalkan Dira lagi mom" Menangis"
"Tidak akan sayang.. tidak akan lagi.."
Zian menghampiri zeela dengan baby radit di gendongan nya "Sayang"
Zeela menoleh, atensinya langsung mengarah pada Balita berusia 7 bulan itu, sontak zeela langsung mengambil radit dari gendongan zian
Zeela mengecup tiap inci wajah radit "Kau sudah besar sayang.. maafkan mommy sudah meninggalkan mu" Meneteskan air mata
Radit juga ikut menangis saat melihat mommy nya menangis "Sudah sayang... anak-anak juga sedih melihat mu sedih" Memeluk istri dan kedua anaknya
Zeela menatap zian dalam "Aku janji akan tetap tinggal di sisi mu dad.. seberat apapun ujian yang datang" Menangis
Zian mengangguk sambil tersenyum "Aku tau kau bisa melewati semuanya sayang"
__ADS_1
Kedua orang tua zian menangis haru melihat keluarga anaknya sudah kembali utuh