Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 97


__ADS_3

Seorang vampir telah muncul di permukaan desa ,berdiri ditengah tengah mayat mayat Ghoul dan petualang petualang yang telah dia bunuh


Haya merasakan merinding melihat sebuah siluet mata merah darah dari sesosok vampir tersebut


Haya memegang pedang di tangan kananya dengan gemetaran,wajahnya dipenuhi dengan keringat dingin dan wajah terlihat pucat


Haya merasakan perasaan tercampur aduk antara marah karena rekan rekannya terbunuh tapi ada perasaan takut kepada seorang vampir yang memiliki Tier yang lebih tinggi darinya yaitu 7C sedangkan dirinya hanya berada di 6C perbedaan yang sangat jauh


"Gggh!" Haya mengerang sedikit tapi sesaat itu dia berlari secepat angin


"Apa yang kau lakukan bangsat!!" Teriak marah Haya melesat kearah Vampir tersebut


"Wind Magic : Blade Style" Haya


Pedang Haya seketika diselimuti angin tornado hijau diselimuti dengan asap hitam yang tebal


Haya mengayunkan pedangnya kearah Vampir tersebut dengan sekuat tenaga


CLANK WOOOSH


Disaat Haya mengayunkan serangannya tepat di depan Vampir ,vampir tersebut menangkisnya dengan sebuah cairan darah yang menyatu di tangan kananya berbentuk pedang


Disaat Vampir menangkis serangan Haya hempasan angin yang kuat terjadi melemparkan beberapa petualang yang berada didekat mereka berdua


"Tunggu jika kau terburu buru ,kau akan dalam bahaya" Pemimpin yang berusaha menahan hempasan angin tersebut


Haya tidak mempedulikan omongan Pemimpin tersebut dan semakin dia memperkuat sihir pedangnya membust tornado ber asap hitam semakin membara yang sedang bertemu dengan pedang darah


Vampir tersebut hanya memandang kearah Haya dengan dingin tanpa bersuara sama sekali


Haya semakin marah karena vampir tersebut seperti tidak peduli dengan orang orang yang dia bunuh


"ARGGGH!!" Teriak Haya memperkuat sihir pada pedangnya membuat tornado yang semula berasap hitam saja menjadi tornado hitam pekat


Lama kelamaan tornado hitam di pedang haya semakin besar


BOOSH


Ledakan angin berbentuk setengah bola di tempat vampir dan haya membuat para petualang terpenal jauh dari ledakan tersebut


Disaat ledakan angin tersebut hilang sesosok Haya terpental jauh dari tempat semulanya


BRUAK


Haya terpental kearah gunung Halheim dan menabrak gunung halheim dengan keras sampai gunung halheim retak berbentuk laba laba


"Guargh!" Haya batuk darah dan di perutnya terdapat cetakan kaki yang sangat jelas

__ADS_1


Tubuh Haya jatuh ke tanah bersalju dengan posisi tegkurap tapi beberapa saat kemudian dia berusaha untuk berdiri kembali


Dia menatap kearah tempat dia berdiri tadi, asap putih yang menutupi tempat itu lama kelamaan hilang menampakan vampir yang bukannya terluka sehabis terkena serangan haya malah baik baik saja


"Sial, mana mungkin kita diam pada saat junior kita menyerang sendirian ,ayo kalian semua serang!!" Petualang tingkat Platinum merasa terhina karena dirinya hanya bisa diam disaat Haya sedang bertarung dengan vampir


Para petualang merasakan darah mereka mendidih dan perasa mereka yang semula takut dengan sesosok vampir tersebut menjadi marah


Para petualang menyerbu kearah Vampir dari segala tempat vampir


Ven dan Refan yang berada disana juga tidak tinggal diam mereka juga menyerang kearah bersama dengan party pahlawan lainnya


Vampir tersebut bukannya takut melainkan hanya memandang dingin kearah orang orang yang berniat menyerangnya


SLASH SLASH SLASH


Banyak sekali orang orang yang terkena tebasan dari vampir tersebut ada juga yang terpental


Pembantaian terjadi banyak orang orang terbunuh oleh vampir tersebut


"H-hentikan" Haya terbata bata melihat teman temannya sekelasnya ikut terbantai juga


Para wanita pahlawan dari dunia lain yang berada di atas gunung halheim ketakutan melihat banyak teman teman sekelas mereka terbunuh dengan gampang oleh vampir tersebut


"ARGGGH!!" Haya berusaha sekeras mungkin untuk bergerak


Ven dan Refan terpental dengan tangan Refan dan kaki Ven terputus


"Wind Magic : Defoles" Haya dengan pedang diselimuti angin hijau yang kuat dan lama kelamaan tubuh Haya diselimuti angin hijau berbentuk ular


Haya langsung mengayunkan pedangnya seketika ular yang terbuat dari angin hijau melesat kearah Vampir


WOOSH


Vampir tersebut hanya mengarahkan tangannya kearah ular angin hijau yang menuju ke dirinya dengan pelan dia berkata


"Blood Magic : Defendes" Vampir


Seketika cairan cairan darah merah tiba tiba keluar dari ketiadaan lalu menyetu ke tangan Vampir dan lama kelamaan membentuk Naga dengan taring yang tajam di giginya


Naga darah melesat kearah ular angin hijau lalu kedua serangan tersebut berbenturan membuat hempasan angin yang lebih kuat dari sebelumnya.


Ular hijau milik Haya seketika hancur karena naga merah yang keras dan naga darah merah tersebut menuju kearah Haya dengan ganas


Haya melihat naga darah merah melesat kearah dirinya merapalkan sihir pada pedangnya


"Wind Magic : Fangs Wolf" Haya menebas secara vertikal kearah naga darah merah tersebut

__ADS_1


Tebasan Haya mengeluarkan 3 bilah angin melesat kearah Naga darah merah


SLASH CRASH


Naga merah darah terkena 3 bilah angin tersebut terbelah menjadi 3 bagian lalu darah nya muncrat kemana mana


Haya terengah engah karena mana nya hampir habis tapi sesaat kemudian cairan cairan darah bergerak ke depan Haya lalu membentuk tubuh Vampir dengan pedang nya di tangan nya


"Serangan yang bagus" Vampir dengan nada datar tidak ada jejak nada memuji


SLASH


Tangan kiri Haya terputus oleh tebasan Vampir yang cepat tersebut


"Uggh" Erangan Haya merasakan sakit yang sangat hebat di bahu kirinya


CRASH


Perut Haya tertusuk oleh pedang Vampir membuat nya berlutut didepan vampir lalu memuntahkan darah nya


Tapi mata Haya hanya tertuju kearah mata Vampir dengan tatapan marah


"Tatapan yang bagus, dalam cerita fiksi karakter utama akan terpojok di saat kalah dengan lawannya tapi dia akan mendapatkan kekuatan yang misterius membuatnya menang" Vampir dengan nada


"Sayangnya ini adalah kenyataan" Vampir mengangkat pedang darahnya lalu mengayunkan kearah Haya


WOOSH JLEB


Sebuah tombak cahaya tertusuk pada dada vampir membuat dada vampir tersebut terbakar


Vampir tersebut tampak kesakitan lalu dia memegang tombak cahaya tersebut dan meremas nya membuat tombak cahaya tersebut pecah seketika


Vampir tersebut menoleh kearah serangan itu berasal ,tatapanya teralihkan pada atas gunung halheim terdapat seorang wanita berambut ungu dengan iris mata ungu membawa tongkat sihir di tangannya


Itu adalah Fanya yang merupakan spesialis penyembuh sekaligus ber elemen cahaya


"Cahaya sialan" Vampir tersebut lama kelamaan tubuhnya menjadi cairan cairan darah lalu cairan cairan darah tersebut melesat keatas gunung halheim dengan cepat


"Fanya cepatlah menjauh!" Teriak Haya


Namun sudah terlambat cairan cairan darah sudah berada di depan Fanya dan membentuk tubuh Vampir tersebut


Vampir tersebut mengayunkan pedang darahnya kearah Fanya dengan cepat tapi tebasan tersebut terhenti


CLANK


Tebasan Vampir tersebut terhenti oleh tangkisan seorang pria berambut putih perak dengan iris mata perak legam

__ADS_1


END


Note : Maaf kalo gantung


__ADS_2