
Di Ruangan Istana terdapat banyak orang orang dari bangsawan kelas rendah sampai atas , orang orang dari Gereja dan Keluarga terkejut mendengar pernyataan dari Raja mereka sendiri
Zeros hanya diam duduk berlutut di hadapan Raja Abner tidak berniat menjawab
"Tunggu Yang Mulia ! Bukankah ini terlalu tinggi untuk sebuah penghargaan kepada Tuan Muda Zeros?" Salah satu bangsawan kelas atas protes kepada
"Benar kata Dia , ini penghargaan terlalu tinggi untuk Putra kami bahkan tidak pantas bagi putra saya" Ayah Zeros berdiri dari duduk berlutut ikut
"Saya setuju dengan pendepat Suami saya , Bukankah ini terlalu berat bagi seorang pemuda berumur 17 Tahun Yang Mulia dan terlebih dia bukan adalah salah satu keluarga dari Kerajaan" Ibu Zeros
Para Bangsawan ikut berprotes karna memang benar jika dimasuk akal kan jika Zeros terlalu dini untuk mendapatkan Gelar seperti itu
"Yang Mulia , Tolong pertimbangkan baik baik untuk pemilihan anda" Salah satu orang dari Gereja Kerajaan memiliki tampang seperti Kakek tua dengan wajah yang penuh beribawa dan tenang
Raja Abner hanya menoleh kearah Orang dari Gereja tersebut yang disebut Paus dengan senyuman ramah
"Perhatian Para Rakyatku , Para bangsawan , Para petinggi Kerajaan yang Kucintai Sekalian" Raja Abner menenangkan keramaian yang disebabkan oleh dirinya
"Aku sebagai Raja dari Negeri ini sudah menetapkan bahwa Zeros Karyama menjadi General Fentral pada Usia yang sudah kutentukan sendiri" Raja Abner
Para bangsawan mendengarnya masih tidak terima karna Zeros bukanlah Orang dari keluarga kerajaan
Dikarenakan syarat menjadi General Fentral harus orang orang dari keluarga Kerajaan
"Tapi Yang Mulia , Tuan Muda Zeros tidak lah orang dari keluarga Kerajaan , bukankah Yang Mulia Raja tau jika aturan menjadikan General Fentral harus dari Keluarga Kerajaan dari leluhur Kerajaan Ini" Paus dari Gereja
"Aku tidak peduli dengan aturan seperti dulu" Raja Abner menegaskan membuat Para orang di dalam ruangan
"Dan terlebih di dalam aturan itu bahwa hanyalah orang orang yang mempunyai Berkharisma dan mempunyai kekuatan yang kuat yang pantas menjadi seorang General Fentral" Raja Abner
"Walaupun di tuliskan jika Orang orang yang berkharisma dan mempunyai kekuatan besar , tapi apakah Tuan muda Zeros memiliki kedua syarat itu?" Paus dari Gereja
"Benar kata Pendeta Yang Mulia Raja , Tuan Muda Zeros masih berumur 17 tahun walaupun sudah memasuki Tier 6A melebihi dari paladin paladin Kerajaan pada era ini tapi kami masih tidak yakin dengan pengalaman Tuan Muda Zeros" Salah satu Bangsawan Kelas atas yang memiliki jiwa kepedulian kepada kerajaan karna takut pengambilan keputusan oleh sang Raja
"Hoooh~, Kalian ingin mencoba pengalaman Zeros Karyama?" Raja Abner dengan senyuman misterius
Para bangsawan kebingungan setelah mendengar sedangkan Paus dari Gereja atau bisa disebut Pendeta menyimpitkan matanya
"Karna para petinggi Kerajaan sangat tidak setuju dengan penghargaan yang kuberikan kepada Zeros dan ingin melihat bukti !" Raja Abner berteriak sampai ruangan menjadi sunyi dan para rakyat baik para petualang yang melihat siaran tersebut diluar Istana dan murid murid Academy Inggaly menjadi serius mendengarnya
"Maka kunyatakan Zerd Karyama sang Kaisar Api dari Kerajaan Melric dan Zeros Karyama Ao Oni sang Iblis Biru akan bertarung untuk membuktikan apakah Zeros layak memegang Gelar ini" Raja Abner seketika membuat seisi Ruangan terkejut mendengarnya begitu juga luar Istana
Didalam keramaian di ibukota yang sedang melihat siaran langsung yang terkejut membuat banyak yang berbising bising
"Apa Kepala keluarga Karyama disuruh oleh Yang Mulia Raja untuk melawan anaknya sendiri hanya untuk membuktikan seberapa pantas Tuan Muda Zeros?" Salah satu Rakyat
"Kita ambil positif saja , Mungkin Yang Mulia Raja memang sudah tau kemampuan Tuan Muda Zeros dan ingin membuat seluruh Rakyat Kerajaan Melric melihat seberapa hebat Tuan Muda Zeros" Rakyat ke 2
Sekelompok Party dengan pakaian sama dan terlihat seperti seragam sebuah sekolah berada didekat sana mendengar percakapan kedua rakyat tersebut salah satu dari mereka bertanya kepada kepada Kedua Rakyat biasa tersebut
Tampaknya party tersebut belum mengetahui tentang keluarga Karyama dan tentang keberhasilan Zeros melakukan misi
"Permisi , Pak ,Jika boleh bertanya siapakah Keluarga Karyama?" Seorang pemuda berambut Pirang dengan wajah ramah dan tampan bertanya kearah kedua orang itu sambil tersenyum
Kedua orang itu terkejut mendengar bahwa pemuda tersebut tidak tau siapa itu Keluarga Karyama
"Kau tidak tau Keluarga Karyama?" Rakyat ke 1 dengan heran menatap kearah
"Maafkan saya karna tidak tahu" Pemuda itu dengan sopan
__ADS_1
"Tidak perlu seformal begitu , kau pasti adalah orang orang dari pendesaan karna itulah kau tidak mendapatkan informasi ini" Rakyat Ke 2
"Keluarga Karyama adalah Keluarga ternama di Kerajaan Melric dan Sang Kaisar Api Zerd selaku mantan Paladin terkuat di Kerajaan Melric menjadi kepala keluarga Karyama" Rakyat Ke 1
"Dan sekarang Tuan muda Zeros sedang diberikan penghargaan karna telah menyelesaikan misi penting bagi kelangsungan Kerajaan Melric" Rakyat Ke 2
"Misi tentang apa itu Tuan?" Pemuda itu
"Misi menyelamatkan Tuan putri Elf dari kerajaan Elves" Rakyat ke 1
"Bahkan aku mendengar rumor bahwa Kerajaan Elves sempat diserang oleh Kerajaan Lain namun ada Tuan Muda Zeros yang membantu Kerajaan Elves" Rakyat ke 2
"Begitu juga dengan kejadian Kerajaan Alba yang sempat diserang oleh ribuan monster namun dibantai oleh Tuan Muda Zeros" Rakyat ke 1
"Memang hebat tuan muda zeros akan tetapi aku tidak yakin jika tuan muda zeros bisa bertahan selama lebih dari 20 menit" Rakyat Ke 1
"Kita tidak tau sebelum melihatnya" Rakyat ke 2
Pemuda itu mendengar informasi inj hanya mengagukkan kepalanya dan berkata
"Terimakasih untuk infonya Pak" Pemuda itu menundukkan badannya
"Tidak usah khawatir , semua orang pasti akan bertanya kepada orang lain jika mereka tidak tau" Rakyat ke 2 melambaikan tanganya
"Kalo begitu saya permisi dulu" Pemuda berambut pirang menenundukkan badannya
"Ya" Kedua rakyat itu bersamaan
Pemuda tersehut berjalan kembali ke Kelompok partynya dan memberitahukan tentang apa saja yang dia tanyakan kepda dua orang tersebut
"Begitu , Jadi Mereka adalah keluarga yang berpengaruh pada Kerajaan ini" Seorang teman pemuda berambut pirang bernama Refan
"Tapi bukankah Pria yang bernama Zeros sangat tampan sekali bahkan hampir sama persis Renov bedanya di rambutnya saja" Salah satu wanita berambut Pirang dengan wajah cantik , Kulit putih yang mulus dan membawa tongkat sihir di tangan kanannya yang bernama Sanaka
Sanaka melihat ke layar siaran sangat antusias dan matanya hanya tertuju kepada Zeros yang sedang duduk dengan hormat dihadapan Raja Abner
Begitu juga wanita lainnya yang didalam party tersebut menatap kearah Zeros lewat layar siaran dengan tatapan fanatic
"Heeh, Walaupun tampan tapi tetap saja dia hanyalah NPC bagi kita seorang Pahlawan dunia lain" Salah satu pria tersenyum mengejek dan memasang wajah remeh yang bernama Kevin
"Hey , Kevin ! Sudah kubilang berapa kalipun jika orang orang di dunia ini bukan NPC !" Pemuda berambut pirang yang bernama Haya yang adalah seorang ketua kelas party itu
"Tcih" Decih Kevin
Di belakang rombongan party tersebut , terdapat wanita berambut Ungu dengan iris mata yang ungu indah dan tampak seperti kristal lalu dia memiliki wajah yang cantik tengah melihat sekelilingnya
"Kamu sedang mencari apa Fanya?" Salah satu wanita berambut hitam bergelombang didekatnya bernama Haruno
"Aku mencari Renov berada , Kamu tau dia berada dimana?" wanita yang berambut Ungu tersebut Bernama Fanya Desil
Wanita yang sudah dianggap keluarga sendiri oleh Zeros adalah Fanya Desil namun sedikit berbeda dengan mata dengan Fanya di dunia bumi Zeros dulu akan tetapi sifat dan wajahnya sangatlah mirip
"Aku tidak tau , Kamu sendirikan tau dia pasti menghilang entah kemana bahkan di bumi juga dia sering melakukan seperti itu" Haruno
Fanya memasang wajah khawatir dan berkata kearah lain
"Semoga dia baik baik saja" Fanya
...Disisi Lain...
__ADS_1
Di sebuah bangunan tinggi di ibukota Melric dan berada disisi berbeda dari tempat Party pahlawan tersebut dengan dibawah bangunan tersebut terdapat banyak orang orang melihat Layar siaran tersebut
Dan diatap banguanan yang tinggi tersebut , terdapat seorang Pria berumur 17 tahun dengan penampilan rambut hitam , mempunyai Iris mata dan mempunyai wajah yang tampan
Di pinggang kiri pemuda tersebut terdapat pedang yang telah disarung
Pemuda tersebut memandang kearah layar siaran langsung terbuat dari sihir dengan seksama
Dia adalah Renov Verlagard penampilan nya tidak berbeda dengan Zeros di buminya
...Disisi Ruangan Tahta Raja...
Terdapat banyak orang orang yang terkejut khususnya Ibu Zeros
"Yang Mulia Raja kenapa Putra kami harus melawan Suamiku hanya untuk pembuktian saja?" Ibu Zeros protes
"Benar Yang Mulia , Kami belum mengerti situasi ini" Ayah Zeros
"Tenang Saja Haruna , Suamiku tidak akan membuat peraturan pertarungan hidup dan mati tapi hanya memuji Zeros untuk bertahan 20 menit melawan suamimu" Ratu mendekati Ibu Zeros dan menenangkan nya membuat Ibu Zeros tidak punya pilihan lain selain setuju
"Benar kata istriku ,aku akan menetapkan jika Zeros bisa bertahan 20 menit maka dia Hak menjadi General Fentral" Raja Abner
"Hah~, Aku tidak punya pilihan lain selain melawan putraku kah..." Ayah Zeros
Zeros duduk dengan hormat sekali sekali menengok kearah Ayahnya dengan curiga
"Bagaimana Zerd? Apakah kamu bersedia membantuku?" Raja Abner
"Ya , Aku akan bertarung dengan putraku tapi sebagai gantinya kau harus bertanggung jawab untuk kerusakan yang akan ditimbulkan" Ayah Zeros
"Tenang saja Zerd" Raja Abner tersenyum lalu Raja Abner memandang Zeros
"Apakah kau sudah siap?" Raja Abner
"Baik Yang Mulia" Zeros hanya diam mematuhi nya
"Prajurit !" Raja Abner memanggil
Salah satu prajurit berjalan dengan hormat dan sedang membawa sebuah batu teleportasi dan memberikan batu tersebut kepada Raja Abner dengan sopan
"Aku akan meneteleportkan kalian ke temoat lain dan melihat kalian dengan Eye Of Sand ku dan ku publikasikan ke layar sihir" Raja Abner memegang batu tersebut lalu menyalurkan mana nya ke batu tersebut
"Baik !" Zeros dan Ayahnya bersamaan
Kedua orang tersebut tiba tiba menghilang bersamaan lingkaran sihir di bawah mereka menghilang
END
Renov Verlagard
Souce : Pinterest
Fanya Desil
Souce : Pinterest
__ADS_1