
Zeros berdiri tepat di depan Sieg yang berlutut karena kehabisan darah dan mana dan Zeros menawarkan hidup atau mati kepada Sieg
Sieg tampak berpikir keras ,membuat dia ingin berpikir dua kali untuk dibunuh yaitu perkataan Zeros tentang membuat keturunan membuatnya mengingat seseorang yang mengatakan seperti itu
...FLASBACK...
30 Tahun dikutub utara dan didaerah kutub utara terdapat desa yang hidupnya yang sengsara karena 30 tahun lalu merupakan saat saat dimana Kerajaan Ice Break masih dipecah menjadi 2 kubu membuat perang dimana mana di kutub utara
Kerajaan Ice Break terpecah menjadi 2 kubu dikarenakan 1 kubu yang merupakan kelompok pemberontak karena tidak terima dengan cara Raja Zerox yang adalah kakek Zeros menggunakan putri nya untuk dijadikan bahan/tumbal untuk menyuburkan tanah kutub utara dan memperpanjang umur nya raja itu sendiri
Kembali lagi dimana desa yang berada dibelakang gunung halheim yang mempunyai kehidupan sengsara karena sering diperlakukan tidak baik dari pihak kerajaan ice break karena dicurigai bekerja sama dengan kelompok pemberontak
...Di Desa...
Di desa dimana semua penduduk desa sedang di kumpulkan di satu tempat oleh para prajurit
Dan para prajurit tersebut mencabuk para penduduk desa dengan sihir api mereka membuat cambukan nya terasa sangat panas, para prajurit sengaja tidak memperkuat sihir api mereka agar bisa menyiksa para penduduk desa lebih sakit lagi
"Tuan tolong ampuni kami, kami bersumpah tidak bekerja sama dengan kelompok pemberontak durjana itu" Salah satu penduduk desa yang sedang dicambuki oleh para prajurit dari pihak kerajaan Ice break
"KAU MASIH SAJA BERBOHONG? Penjahat mana yang akan tidak berbohong" Teriak salah prajurit tersebut malah mencabuki penduduk desa dengan keras lagi
"Ampuni kami" Suara minta tolong dari para penduduk desa yang sedang dicambuki oleh prajurit
"DIAM!" Teriak salah satu prajurit tersebut membuat para penduduk desa semakin tertekan
Para penduduk desa dijadwali oleh para prajurit dengan kejam dimulai dari mengambil hasil panen mereka tanpa diberi upah, harus dicambuk dengan sihir api berbentuk tali setiap tengah hari berkisar 3 jam an dengan alasan hukuman untuk para pengkhianat, setiap anak anak yang berusia 9 tahun akan diambil paksa menjadi prajurit dengan latihan keras untuk menjadi seperti mesin pembunuh tanpa perasaan bahkan tidak kenal siapa orang tua mereka
"Gggh" Erangan seorang pria berambut hitam yang tampak rapi,mata merah darah ,mempunyai wajah tampan dan memiliki kulit pucat yang adalah Sieg 30 tahun lalu yang masih berumur 21 tahun
Sieg sedang bersembunyi disamping rumah warga didekat tempat berkumpulnya warga desa
"Sialan!" Sieg marah melihat semua penduduk desa yang di siksa berniat maju ingin membunuh semua prajurit disana
Pada saat itu juga ada seseorang vampir seperti Sieg memegang bahu Sieg menghentikan jalan Sieg
"Sieg jangan gegabah ,kau lupa manusia sekarang sedang memburu kita juga" Seorang pria berambut hitam dan wajah hampir sama dengan Sieg yang adalah Ayah Sieg itu sendiri
"Tapi ayah mereka lebih diperlakukan tidak layak daripada kita" Sieg
"Itulah sifat manusia nak, karena itu kita bangsa vampir harus lari dari ras manusia ini" Ayah Sieg menggelengkan kepala nya
"Walaupun begitu tidak semua manusia seperti pihak kerajaan Ice Break" Sieg
"Kau benar nak ,tapi sifat yang serakah dan munafik itu pasti manusia yang punya" Ayah Sieg
Sieg mengerutkan keningnya lalu dia memandang kearah kumpulan para penduduk desa yang sedang di cambuk oleh para prajurit
BANG
Sieg memukul perut ayahnya lalu berlari kearah para prajurit dari kerajaan Ice Break
"T-tunggu apa kau lakukan sieg" Ayah Sieg yang sedang mengerang kesakitan karena dipukul oleh Sieg tepat di perutnya
Sieg melesat kearah para prajurit dengan pedang yang terbuat dari darah merah
SLASH
__ADS_1
Salah satu prajurit tertebas oleh Sieg membuat para prajurit lainnya terkejut dengan kedatangan Sieg yang tiba tiba membunuh salah satu prajurit
"KAU SIAPA?" Teriak salah satu prajurit yang marah melihat rekan nya dibunuh
Sieg dengan mata merah darah menatap kearah para prajurit tersebut dengan tajam
Sieg tidak menjawab pertanyaan para prajurit dan malah berlari kearah para prajurit membuat para prajurit melawan Sieg
SLASH SLASH SLASH
Sieg membunuh beberapa prajurit dengan mudah tapi dirinya juga terluka parah karena terkena sihir api milik para prajurit
"Sial,dia sangat kuat" Prajurit ke 1
"Ya daritadi tubuhnya bisa beregenerasi,sebenarnya dia makhluk apa!?" Prajurit ke 2
Sieg sedang terengah engah kesakitan di tubuhnya terlihat urat urat milik Sieg menggeliat di permukaan luka Sieg berada dan daging milik Sieg yang terpotong dan berlubang mulai tumbuh lagi terlihat menjijikan
Para prajurit yang masih tersisa terkejut melihat tubuh Sieg beregenerasi dengan cepat kembali
"Vampir?" Prajurit ke 1 dengan wajah pucat tampak ketakutan
Para prajurit mendengar perkataan rekan mereka ikut tersadar membuat para prajurit semakin waspada dan ada rasa sedikit takut kepada Sieg
Para penduduk desa ikut ketakutan melihat Sieg yang semula nya melihat Sieg sebagai orang penyelamat dan sekarang menjadi seorang monster bagi mereka
"Sudah kuduga" Ayah Sieg melesat kearah Sieg untuk membawa Sieg
"Tunggu kalian jangan takut denganku" Sieg melihat para penduduk desa mulai memandang kearah Sieg seperti monster
"Aku sudah bilang apa" Ayah Sieg berada di belakang Sieg dan langsung menggunakan tangan seperti pedang mengayunkan nya ke tengkuk Sieg membuat Sieg seketika pingsan
...Beberapa Hari Kemudian...
Di kota Ice Break terdapat banyak orang yang sedang berkumpul di satu tempat tampak melingkari sebuah 2 kayu panjang berdiri
Dan di kayu tersebut terdapat 2 seorang vampir yang diikat dan dibawah 2 kayu berdiri tersebut terdapat kayu kayu seperti api unggun
"Dasar monster"
"kembalikan anak dan istriku!"
"Ras yang tidak boleh dibiarkan hidup"
"Hukum!" "Hukum!" "Hukum!"
Berbagai ocehan dari orang orang manusia yang sedang melingkari 2 vampir tersebut
2 vampir yang sedang diikat di kayu tersebut merupakan Ayah dan Ibu Sieg yang tertangkap oleh paladin paladin dari kerajaan Ice Break
"Aku sebagai paladin yang terhomat akan menghukum mereka atas mereka lakukan" Seorang paladin yang berada disana membawa obor di tangannya
Para warga ibukota kerajaan ice break bersorak kepada paladin menandakan paladin tersebut melakukan tindakan yang baik
"Kalo begitu ,apa kata kata terakhir kalian?" Paladin menatap kearah kedua orang tau Sieg
"Aku tidak akan pernah menyesal dalam kehidupanku sebelumnya" Kedua orang tua sieg berkata bersamaan sambil tersenyum
__ADS_1
Dari kejauhan tempat pengeksekusian kedua orang tua Sieg terdapat Sieg yang memakai sebuah jubah menutupi wajahnya yang marah ingin pergi ke tempat kedua orang tua nya berada tapi cincin milik ibunya mengunci pergerakan Sieg
Situasi ini berbeda dari Sieg yang mau menyelamatkan para warga desa karena disitu ibunya sendiri mengajarkan untuk menyelematkan semua orang maka Sieg tidak akan terkunci oleh cincin pemberian ibunya
Sedangkan situasi ini mengunci pergerakan Sieg karena ini adalah perintah ibu Sieg untuk tidak membahayakan nyawa sendiri
Disaat itu juga api membakar kedua orang tua Sieg membuat Sieg matanya berkaca kaca
Mata Sieg terbuka setelah melihat pergerakan mulut ibunya yang artinya
"Tetaplah hidup dan buatlah ras vampir tidak punah"
Perkataan itu diingat oleh Sieg tapi Sieg hampir melupakan nya karena terlena oleh rasa bersalahnya
...FLASBACK END...
Sieg mengingat perkataan ibu yang samar samar merenung sesaat lalu dia mendongak melihat Zeros
"Aku memilih untuk hidup" Sieg dengan penuh tekad
"Bagus" Zeros menjentikan jarinya
Seketika lingkaran sihir ungu muncul dibawah kaki Sieg lalu mengeluarkan sebuah siluet siluet tangan ungu memegangi Sieg
"Mungkin ini akan sedikit sakit" Zeros
"ARGGH!" Sieg meronta kesakitan
Lalu beberapa saat kemudian lingkaran sihir ungu dan tangan tangan ungu menghilang yang hanya tersisa hanyalah Sieg yang kesakitan
"Sial kau tidak mengatakan itu sebelumnya" Sieg
"Diamlah" Zeros dengan nada datar dan dia dengan santai menjentikan jarinya
"Uggh" Sieg semakin kesakitan
"Ternyata berhasil" Zeros
"Apa itu tadi?" Sieg
"Itu adalah kontrak sihir dari keluarga membuatmu tidak akan berkhianat kepadaku atau kau tidak bisa bunuh diri tanpa seizinku" Zeros
"Sial ini bukan jadi bawahan namanya tapi budak, aku sangat menyesal memlih untuk hidup" Sieg dengan nada kesal
Zeros hanya mengangkat kedua bahunya lalu dia mendongak melihat hari sudah malam menandakan akan malam
"Sudah waktunya membakar telur itu lagi" Gumam Zeros
...Beberapa Saat Kemudian...
Di hutan terdapat api unggun biru dengan dua orang yaitu Sieg dan Zeros
Di atas api biru unggun terdapat telur dengan ornamen biru tengah dibakar dengan api biru milik Zeros
Telur tersebut adalah Telur Celynder pemberian dari Raja Yedad yang cara menetasnya sangat susah yaitu menggunakan api biru
"Hey kau akan memakan itu semuanya?" Sieg menggaruk garuk kepala nya
__ADS_1
Zeros mengerutkan keningnya sambil menatap kearah Sieg dengan tatapan aneh
END