Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 33


__ADS_3

...Beberapa Saat Kemudian...


Zeros sudah berada di kelasnya karna jam istirahat sudah selesai , Zeros kembali kelas tentu saja pastinya diganggu oleh para Pangeran


"Tuan Zeros boleh tanya Apakah kesukaan makanan anda" Bryan


Zeros mengerutkan keningnya setelah keluar dari kelas dan masuk tiba tiba ditanyai seperti itu semakin Membuatnya tidak nyaman


"Tusuk Daging" Zeros dengan singkat


2 Pangeran dari Melric ,Pangeran dari MelMoca dan Felisha dan Elisha menatap Zeros dengan terkejut


"Kenapa?" Zeros bertanya


"Tidak begitu Tuan Zeros , Tapi kami hanya terkejut jika tuan Zeros menyukai Makanan seperti itu" David


"Apa yang salah dengan makanan itu?" Zeros


"Tidak salah Tuan Zeros , Tuan Zeros berani beda sendiri dari bangsawan membuat anda semakin Unik" Bryan tersenyum


"Benar Kata Kakak Ke 1" Felisha


"Mungkin Tuan Zeros memang tidak ingin disamakan oleh Bangsawan mempunyai Sifat Rakus" Pikir Mereka semua dengan memasang wajah rumit


Zeros menatap mereka dengan sedikit bingung dan mengerutkan keningnya


"Hah? Berani beda sendiri? Memang apa salahnya jika Bangsawan memakan Tusuk Daging , Sial bisa bisa aku kena Sakit kepala jika terus berada dengan kalian .Ayolah Guru cepatlah kemari" Pikir Zeros dengan mengeluh


"Ada apa ini apakah kalian sedang membicarakan makanan?" Natasya menyerobot ke Kerumunan Pangeran


"Diamlah Gadi Kecil sekarang kamu lebih tidak sopan lagi" Felisha menatap ke arah Natasya dengan tatapn musuh


"Siapa kamu panggil Gadis Kecil!!?" Natasya


Disaat mereka berdua sedang menatap satu sama lain pintu kelas terbuka


Pintu terbuka menampakkan Dianne dan Dianne pun menyuruh semua murid untuk bersiap siap ke Lapangan latihan


Disaat Semua Murid sudah sampai di lapangan latihan ,Mereka melihat sebuah Batu Penguji yang juga dipakai disaat Ujian Masuk Sekolah


"Sekarang Aku ingin sekali kalian menunjukkan Sihir Terkuat Kalian , Aku ingin sekali melihat nya" Dianne menunjuk kearah Batu Penguji


"Contoh nya seperti ini" Dianne membuka tangannya lalu lingkaran sihir muncul diatas tangannya dan Air Air berkumpul diatas tangannya membentuk Bola kecil


"Water Magic : Incursio Bullet" Dianne mengarah kan tangan yang terdapat Bola Air kearah Batu Penguji


WOSH WOSH


Bola Air yang tadi terbentuk menjadi Serpihan Serpihan berbentuk Peluru dan Melesat kearah Batu Penguji


KRUSH KRUUSH


Peluru Peluru Air tersebut mengenai Batu Penguji membuat batu Penguji gemetar hebat namun tidak membuatnya hancur


"Ini adalah Hasilnya bagi kalian tidak ikut ujian masuk Academy Inggaly" Dianne menunjuk kearah Angka melayang layang diatas Batu Penguji dan menunjukkan Angka 800


"WOAH" Para Murid terpana melihatnya

__ADS_1


"Sekarang kita akan melanjutkan dengan secara urut" Dianne Memandang Papan tulis ditangannya


Lalu Semua Murid pun maju dengan perlahan , Sekarang Giliran Pangeran ke 1 Bryan


"Pangeran Bryan Rels Selanjutnya Anda" Dianne memandang Bryan


"Baik Guru" Bryan maju dengan perlahan


"Nee ,Menurutmu berapa pangeran dapatkan dari serangannya" Elisha berbisik ke Zeros


"Berisik sekali kau , Apakah Aku harus menimpa mu dengan Sihir Es saja untuk menutupi mulutmu yang berkicau terus" Zeros


"Upss" Elihsa terkekh mendengar membuat Zeros semakin jengkel


Bryan memasang Posisi ingin memukul lalu tangannya seketika Lingkaran Sihir keluar dan memasukkan Tangan Bryan ke tengah Lingkaran sihir lalu beberapa saat kemudian menghilang


"Sand Magic : Sand Blow" Bryan tangannya diselimuti Pasti dan membentuk Kepalan tangan


Lalu Bryan mengayunkan tanganya Membuat Pasir berbentuk Kepalan tangan melesat kearah Batu Penguji


BUKKK


Pukulan pasir mengenai Batu Penguji membuat Batu Penguji bergetar lalu mengeluarkan Cahay berbentuk Angka 600


"Woah ,Memang Hebat Pangeran Ke 1" Murid murid lainnya


"Hebat Pangeran , Sekarang anda bisa kembali" Dianne mengagukkan kepalanya dengan puas


Bryan mengagukkan kepalanya lalu kembali ke tempatnya berada semula


"Selanjutnya" Dianne menatap kearah Kerumunan Murid murid


"Selanjutnya Anda Tuan Zeros" Dianne


Zeros hanya mengagukkan kepalanya lalu berjalan kedepan dengan tenang


Zeros mengarahkan Jari tekunjuknya kearah Batu Penguji ,Lalu bergumam


"Ice Magic : Ice Thorn" Zeros


Duri besar terbuat dari Es terbentuk di samping Zeros lalu Duri es tersebut melesat kearah Batu Penguji


KRAAASH


Duri Es tersebut menancap Baru Penguji membuatnya membeku seketika


"Woah" Para Murid terpana melihatnya


Batu Penguji bergetar lalu Memunculkan Sinar angka 1000


"Hebat Sekali Tuan Zeros , Sudah diharapkan dari Anak Mantan Paladin terkuat di Kerajaan Melric" Dianne


"Sekarang Tuan Zeros bisa kembali ke tempat anda semula" Dianne


"Baik" Zeros dengan singkat


Zeros Kemabli dengan tenang lalu setelah sampai ditempat semula

__ADS_1


"Sudah Diharapkan dari Tuan Zeros" Bryan menatap kearah Zeros dengan kagum


Zeros hanya diam Mendengarnya lalu dia menatap kearah Dianne


"Perhatian Semuanya , Sekarang aku akan memberikan perinci kekurangan kalian" Dianne


"Kita Mulai dari murid murid mendapatkan nilai nial bagus".Dianne


"Kalian terlalu memperfokuskan kekuatan Damage tidak fokus Kepada Akurat dan Kecapatan , dari Kulihat Pangeran David dan Pangeran Bryan memiliki Kekuatan Strength lebih kuat namun bukan untuk kecepatan Kusarankan kalian tidak terlalu memperfokuskan Kekuatan Strength tapi Speed dan Akurat juga harus diperhatikan" Dianne


"Terimakasih Guru atas penjelasannya" David dan Bryan


"Anda Juga Pangeran ke 2" Dianne menatap kearah Elric


"Tcih" Elric memandangn kearah lain


"Lalu Untuk Pangeran Gents , Aku sama sekali tidak bisa menilai mu karna Kecepatan Sihir dan Strength sudah bagus , Kerja Bagus" Dianne


"Terimakasih Guru" Gents menundukkan kepalanya dengan hormat


"Lalu Tuan Putri dan Elisha , Aku bisa melihat Sihir kalian kurang akurat dan terlihat sangat gampang untuk dibaca seperti Pasir Peluru dari Tuan Putri yang terlihat lambat dan kekuatannya kurang" Dianne


"Kusarankan lebih banyak berlatih karna berpengaruh untuk pertarungan nyata karna Musuh tidak akan diam untuk diserang" Dianne


"Lalu Nona Selva , Sihir Es mu Cepat tapi membekukan nya terlalu lambat ditambah Kekuatanmu kurang , Kusarankan Lebih diperkuat lagi" Dianne


"Lalu Natasya Berlis , Sihir mu sangat Cepat dan Kuat terlebih Akuratnya hebat Dilihat Sikap mu dan penggunaan sihir bisa dilihat kamu pernah pertarungan nyata Hebat sekali Naatsya" Dianne


"Hmph ,Hmpph" Natasya membusungkan dadanya


"Lalu Tuan Zeros , Saya tidak bisa berkata apa apa karna sihir anda lebih kuat daripada sihir saya , Luar Biasa Tuan Zeros" Mengagukkan kepalanya


Lalu Dianne menyebutkan semua murid dengan kekurangan nya lalu setelah selesai menyebut kekurangan murid


"Sudah Waktunya pelajaran sekolah Academy Inggaly berakhir , Saya akan mengumumkan jika besok adalah hari dimana kalian pertama kali menerima misi" Dianne


Semua murid mengerutkan keningnya lalu Bryan mengangkat tangannya


"Iya , Pangeran Bryan ada kendala apa?" Dianne


"Bukankah ini terlalu cepat Guru?" Bryan


"Tidak Pangeran ,ini mungkin cepat bagi kalian tapi Kami mencoba untuk membuat kalian lebih mandiri dan kuat karna Ujian di Kutub Barat akan segera dimulai" Dianne.


"Terimakasih Guru" Bryan kembali kebawahkan tangannya


Lalu Zeros mengangkatkan tangannya membuat Semua orang menoleh kearah Zeros karna jarang jika Zeros bertanya


"Ada yang ditanyakan Tuan Zeros?" Dianne


"Kapan Ujian itu dimulai Guru?" Zeros


"3 Bulan Ke depan dari sekarang" Dianne


Semua murid terkejut mendengarnya karna merasa sangat cepat tidak seperti biasanya


"Karna itulah kami cepat cepat untuk membuat Kalian semua mengambil misi tersebut untuk bisa mandiri karna Ujian disana lebih mengerikan dari Ujian Masuk Academy Inggaly . Sekian Terimakasih" Dianne

__ADS_1


Semua Murid mengagukkan kepalanya lalu mereka semua kembali ke asrama masing masing karna hari mau gelap


END


__ADS_2