Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 84


__ADS_3

Zeros membunuh tanpa merasa bersalah lalu dia menoleh kearah Erina yang ketakutan dengan potong potongan daging yang berceceran di tanah


Erina tersungkur melihat siluet mata yang datar penuh dengan kekejaman milik Zeros


Pedang terbuat dari cahaya hitam hilang menjadi partikel partikel kecil


Zeros membungkukan badan nya dengan ala bangsawan kepada Erina yang tersungkur


Erina terdiam seribu kata tampak pikiran sedang mencerna apa yang terjadi


"Perkenalkan nama saya adalah Zeno, yang hanya lah seorang petualang yang disewa oleh Ayah anda untuk melindungi anda" Zeros


Zeros mendongak sedikit ke atas lalu terdapat sebuah kilatan misterius di mata kiri nya lalu tersenyum di balik topeng nya


"Jadi mohon bantuan nya" Zeros


Seluruh murid kelas 1A ,para pengeran ,tuan putri dan semua anggota osis merasakan ngeri karna Zeros mengeluarkan aura tier 7C yang sangat mencekam bagi mereka


"Mustahil" Kepala Sekolah Academy Yegad bernama Enkar bergetar hebat tubuh nya dan memasang wajah tidak percaya


"Tier 7C?" Renkar dengan nada tidak percaya


...Beberapa Jam Kemudian...


Di hutan terlihat rombongan orang orang dari sekolah academy Yegad tengah memulihkan diri mereka setelah di pojok kan oleh sekumpulan bandit


Zeros duduk di pohon yang tumbang yang berada di pojokan sendirian karena banyak orang orang dari sekolah academy Yegad ketakutan mendekati nya tentu saja karena Zeros awal awal sudah membuat ngeri bagi mereka


Kepala sekolah sangat berminta maaf kepada tuan putri begitu juga murid lain nya karena tidak bisa membantu tuan putri tadi


Para pengeran sebenarnya ingin marah tapi setelah mengerti situasi ini adalah situasi yang bisa membahayakan nyawa diri sendiri dan juga memaklumi sifat manusia ,para pengeran hanya bisa diam melihat adik nya dimintai maaf oleh kepala sekolah dan murid murid


Zeros mendengar nya berdiri dari duduk nya lalu menghampiri mereka dengan santai sambil berkata


"Apakah kalian akan begini pada saat ujian bertahan hidup di kutub utara?" Zeros membuat semua murid murid dan kepala sekolah tertegun lalu menoleh kearah Zeros


"Kudengar monster di kutub utara sama ganas nya dengan benua barat" Zeros

__ADS_1


"Monster di sana akan kuat sekali bahkan ada yang lebih kuat dariku atau pemimpin bandit tadi" Zeros berkata dengan nada monoton semakin memanas keadaan membuat para murid semakin tertekan


"Jika kalian hanya menggunakan teknik mengorbankan teman itu hanya akan berlaku pada manusia lalu bagaimana dengan monster yang hanya mementingkan hasrat makan nya tidak punya pemikiran seperti manusia" Zeros dengan nada sedikit main main


Para Pangeran merasa tertekan apalagi pangeran ke 1 yang menundukkan kepala nya lalu memikirkan tentang masa depan yang di katakan oleh Zeros bisa saja terjadi kapan pun


Pangeran ke 1 memikirkan kejadian apa saja yang mungkin terjadi mengeratkan kepalan nya


"Oh Ya kalian kan bisa mengorbankan salah satu teman kalian untuk di jadikan santapan monster itu lalu disaat monster sedang menikmati makanan siang nya kalian bisa membuat kesempatan itu untuk kalian kabur" Zeros melentangkan kedua tangan nya


"Diam !" Pangeran ke 1 dengan nada penuh emosi


"Belum lagi kalian harus mencari makan untuk bertahan hidup , aku takut jika kalian nanti akan memakan salah satu teman kalian di saat tidak ada bahan makanan lagi" Zeros


"Diam Brengs*k!" Pangeran 1 berteriak sambil maju kearah Zeros meraih kerah Zeros


"Kenapa Yang Mulia? Apakah yang semua yang kukatakan adalah fakta yang tidak bisa di terima olehmu?" Zeros tersenyum di balik topeng tengkorak nya namun bisa dilihat sekilas oleh Pangeran ke 1


Pangeran ke 1 kedua tangan yang sedang meraih kerah Zeros bergetar karena perkataan Zeros


Murid murid kelas 1A tampak tertekan karena perkataan Zeros begitu juga dengan Erina menundukkan kepala nya tampak ikut tertekan oleh perkataan Zeros


Pangeran ke 1 melihat kedatangan rombongan kereta yang dia ketahui langsung melepaskan tangan nya dari kerah Zeros


Zeros melirik kearah rombongan kereta yang dia kenal hanya diam karena ini sedang penyamaran nya


Jier selaku kepala sekolag academy inggaly turun dari kereta kuda lalu menghampiri rombongan sekolah academy yegad


Jier menghampiri Renkar lalu menundukan kepala nya lalu berkata


"Selamat siang Renkar" Jier menyapa Renkar dengan nada hormat dan sopan


"Selamat siang senior" Renkar tersenyum ramah membalas sapa an Jier


"Kenapa kepala sekolah yegad berhenti disini? Apakah karna ada serangan monster?" Jier


Renkar terdiam mendengarnya beberapa saat kemudian pangeran ke 2 mendekati Jier

__ADS_1


"Selamat siang tuan kepala sekolah academy inggaly" Pangeran ke 2 membungkukan badan nya ke pada Jier


"Tuan Pangeran tidak boleh sesopan itu kepada saya ,saya sendiri tidak tau jika anda juga ikut bahkan tidak menyapa anda ,saya meminta maaf" Jier membungkukan badan nya


"Tolong berdirilah tuan kepala sekolah" Pamgeran ke 2


"Baik tuan pangeran" Jier berdiri tegak


"Jadi , kenapa anda dan kelas mu berhenti disini? Bahkan kami juga berniat untuk beristirahat disini" Jier


Disaat Renkar ingin berbicara ,pangeran ke 1 yang berjalan mendekati mereka bertiga menyela Renkar


"Jadi begini cerita nya tuan kepala sekolah" Pangeran ke 1


Pangeran ke 1 menceritakan semua hal terjadi tadi pada saat di sergap oleh sekumpulan bandit sampai Zeros membantai kumpulan bandit dengam kejam


Jier menoleh kearah Zeros lalu menghampiri nya setelah sampai dia membungkukan badan nya


"Terimkasih karena telah menyelamatkan juniorku dan murid murid nya, Tuan Zeno" Jier


Zeros menatap kearah Jier dengan tatapan biasa karena sudah tau sifat Jier yang baik hati dan peka


"Senior kenapa kamu membungkukan badan anda pada dia? Dia adalah seorang pembunuh kejam-" Renkar tersela oleh Jier


"Jaga ucapanmu Renkar , walaupun dia membunuh orang orang dari kelompok bandit tapi dia adalah penyelamat murid muridmu dan kamu" Jier dengan nada tegas membuat junior nya benar benar terdiam


Zeros menatap dengan tatapan datar dan memasang wajah datar di balik topeng nya


Ini adalah perbedaan setiap orang jika diberi bantuan oleh seseorang yang tidak dikenal


1 orang yang tidak tahu diri karena tanpa berpikir panjang langsung menilai orang yang memberi pertolongan pasti ada niatan tersembunyi lebih walaupun bagus tapi lebih tidak sopan sama sekali


1 nya lagi malah lebih beradap bahkan mewakili teman nya yang tidak tahu berterimkasih untuk berterimakasih karena memiliki pemikiran yang positif pemikiran nya lebih jauh ke masa depan


Jier berpikir jika Zeros melakukan pembunuhan tersebut adalah hal yang baik karena bisa membahayakan orang lain jika di biarkan hidup


Sedangkan menurut Renkar perbuatan Zeros adalah perbuatan keji karena sesuai aturan setiap orang bersalah maupun pembunuhan harus di penjara untuk membuat orang nya bisa taubat tapi apakah hanyya dipenjara orang jahat seperti pemimpin bandit tadi bisa menjadi orang baik?

__ADS_1


Jawaban nya tentu saja sangat susah orang merubah diri dari kebiasaan nya adalah hal paling sulit karena itulah pemikiran Renkar sangat kurang jauh ke masa depan


END


__ADS_2