Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 113


__ADS_3

Bola yang terbuat dari darah dan juga mengurung Sieg bersama Darson didalamnya lama kelamaan menjadi meleleh lalu jatuh ke tanah membuat genangan darah disekitaran situ


Di tengah tengah genangan darah tersebut terdapat kerangka tulang Darson dan juga didepan kerangka tersebut adalah Sieg


Bryan dan Gents yang telah pulih dari luka nya dengan menggunakan potion melihat Sieg yang sudah membunuh Darson


Gents dan Bryan mengambil posisi bertarung bersiap untuk bertarung dengan Sieg lagi tapi pada saat itu juga terdapat sebuah suara yang membuat pandangan semua orang disana teralihkan


"HENTIKAN KALIAN SEMUA!" Teriak wanita berambut putih perak yang adalah Velanda bersama dengan Paladin Senya


Para murid yang sedang bertarung dengan kedua hewan peliharaan Zeros seketika berhenti menyerang lalu mundur jauh dari kedua hewan peliharaan Zeros tersebut


Bryan dan Gents terhenti untuk berniat bertarung melawan Sieg lalu pandangan mereka teralihkan kearah Velanda yang membuat semua orang yang berada disana berhenti


Sieg mendengarnya hanya mengangkat tangan kanan nya memberi aba aba kepada hewan peliharaan Zeros untuk tidak menyerang


"Tolong semua orang untuk berhenti untuk bertarung ,berhentilah membuang nyawa seseorang dengan sia sia" Velanda


Murid murid dari academy inggaly ,Noufu ,Yegad dan Academy Shuanlong mendengar ucapan Velanda lalu kebanyakan mereka juga terluka parah karena bertarung atau bahkan mati dalam pertarungan mereka


"Apa maksud anda Yang Mulia Ratu!?" Teriak salah satu seorang murid dari Academy Noufu


"Kalian semua dengarkanlah" Velanda berkata dengan nada tinggi


Para murid termasuk Liyan terdiam dan memasang wajah serius sedangkan Sieg hanya memasang wajah datar sedangkan kedua hewan peliharaan Zeros hanya mengeram marah sambil menatap kearah kubu academy


'Apa yang kau ingin katakan Ratu? Apakah kau ingin mengatakan hal itu?' Pikir Liyan yang sudah mengerti tentang ritual tumbal untuk memperpanjang umur Raja dan menyuburkan tanah kerajaan


"Kalian telah salah untuk memihak kerajaan ice break ,jadi tolong berhenti lah untuk bertarung demi kerajaan ice break" Velanda berkata dengan nada memohon


Para murid disana kebingungan ,khusus nya Gents dan Bryan yang seketika bingung setelah mendengarnya


"Apa? Apa maksud anda yang mulia ratu? Kerajaan anda sedang diserang dan bahkan rakyat rakyat mu jugai ikut kena imbas nya tapi kenapa anda kepada kami jika kami bela adalah salah?" Gents berkata dengan nada terkejut


"Kamu benar pangeran, tapi rakyat rakyat kami memang berhak untuk terkena imbasnya" Velanda


Para murid semakin bingung lalu mulai berpikir bahwa Ratu Velanda mulai tidak waras karena insiden ini

__ADS_1


"Kalian akan mengagapku sudah gila ,tapi aku tidak peduli karena ini adalah fakta, begitu juga Raja Zerox yang harus dihukum" Velanda


"Yag Mulia Ratu ,tolong jelaskan apa yang terjadi,kenapa rakyat biasa di ibukota harus ikut terkena imbasnya? Dan raja Zerox kenapa harus di hukum?" Bryan berkata dengan tenang lalu berkata dengan nada lembut


Lalu Velanda menceritakan ritual penumbalan seorang putri raja yang paling muda yang bertujuan untuk memperpanjang umur raja Zerox dan juga menyuburkan tanah kerajaan ice break


Ritual ini diketahui oleh rakyat rakyat dan mereka bukan nya tidak terima tapi mereka menyebut hal tersebut adalah hal yang sangat wajib bahkan malah mendukungnya


Murid murid di academy shuanlong tidak tahu dengan ritual tersebut karena kerajaan ingin jika benih yang dia tanam akan menjadi ancaman bagi raja atau bisa disebut takut jika ada salah satu murid yang mencintai putri kerajaan tidak terima atau murid yang tidak terima ritual tersebut akan memberontak melawan kerajaan ice break


"M-mustahil ,apakah selama ini academy shuanlong menyembunyikan kenyataan ini dari kami?" Ucap salah satu murid shuanlong dengan wajah tidak percaya


"GURU APA MAKSUDMU MENYEMBUNYIKAN HAL INI DARI KAMI!" Teriak salah satu murid shuanlong sambil menatap kearah Liyan


Liyan hanya memasang wajah menyesal lalu berkata dengan nada menyesal


"Maafkan aku tapi ini terpaksa untuk kemajuan kerajaan ini bisa dijaga" Liyan


Gents dan Bryan saling memandang lalu menghela nafas lega ,mereka berdua takut akan tujuan Zeros mengobrak abrik kerajaan tanpa alasan tertentu


Tapi Gents tersadar ada hal yang membuatnya penasaran lalu dia bertanya dengan Velanda


"Ehem ,karena Zeros adalah cucuku dan suamiku" Velanda sambil batuk yang seperti ingin sombong


Gents dan Bryan mereka berdua terkejut mendengarnya tapi mereka berubah mod mereka mendengar Velanda berkata dengan nada sedikit sombong


'Apa? Anda disaat saat ini malah pamer?' Pikir Bryan Gents


Paladin Senya yang berada dibelakang Velanda hanya bisa diam sambil menatap ke seluruh murid yang mulai tenang lalu Senya menatap kearah Velanda dengan tatapan kagum


'Anda memang hebat ,bisa menenangkan semua orang dengan satu kalimat becanda' Pikir Senya


Elisha yang berada disana perasaannya sekarang menjadi campur aduk antara lega atau masih merasa marah


Lega karena Zeros melakukan semua ini bukan tanpa alasan ,marah karena kakaknya telah dibunuh


Pikiran Elisha semakin lama semakin berantakan ,dan bahkan Felisha dan Erina yang berulang kali memanggilnya tidak terdengar oleh Elisha

__ADS_1


David yang berada didekat Erina ,Felisha dan Elisha ikut memanggil Elisha untuk menyadarkan nya


Pada saat pikiran Elisha tidak terkendali suara langkah kaki Zeros yang berada di dekat sana


Murid murid disana menoleh kearah Zeros karena mereka tau hawa keberadaan Zeros sangatlah besar karena itulah mereka bisa tau ada Zeros disana


Sieg menatap kearah Zeros dengan tatapan terkejut lalu bergumam


"Apakah semudah itu bagi tuan untuk melawan Raja Zerox? Ini bahkan belum 30 menit tapi tuan sudah membawa kepala nya" Gumam Sieg


Pada saat itu juga kedua hewan peliharaan Zeros mendekati Zeros


"Kerja bagus" Zeros mengelus kepala kedua peliharan nya satu satu


Lalu Zeros menatap kearah Sieg dan dia juga melihat kerangkan tulang yang adalah Darson di dekat Sieg


"Akhirnya kau telah membalas dendam mu" Zeros dengan nada datar


"Ya tuanku" Sieg membungkukan badan ala bangsawan


Zeros melihatnya mengagukan kepala nya lalu dia menatap kearah Velanda lalu berjalan mendekatinya


"Yang Mulia ratu tolong mundu-" Senya yang berniat melindungi Velanda tapi tersela melihat Velanda menggelengkan kepala ya


Semua murid yang berada disana hanya bisa diam melihat Zeros berjalan yang kian lama mendekati Velanda


Suasana disana entah kenapa mencekam karena kebanyakan orang pasti berpikiran negatif ,takut jika Zeros mendekati Velanda hanya untuk membunuhnya


Zeros telah sampai tepat didepan hadapan Velanda lalu berkata


"Nenek?" Zeros


"Ada apa cucuku tersayang" Velanda dengan nada riang dan wajahnya tampak tersenyum


"Hah~,benar kata ibuku ,nenek tidak suka dengan cara kakek" Zeros menghela nafas lega


END

__ADS_1


Note : Nanti kalo ini end lanjut yang mana? Lanjut ke anak nya Zeros apa gimana? Tapi ini masih belum dekat dengan tamat lho aku hanya bertanya walaupun nanti bakalan bosen juga kalo di buat lama


__ADS_2