Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 108


__ADS_3

(Zeno adalah Zeros itu sendiri yang sedang menyamar)


1 jam sudah berlalu ,para penonton sudah duduk di bangku masing masing mereka dan mereka tampak menunggu turnamen tahap ke 2 dimulai


Pada saat itu juga ,Sakura berjalan dari sisi lorong arena turnamen ke tengah tengah arena turnamen


"Akhirnya 1 jam sudah berlalu, dan sudah waktunya untuk memulai turnamen tahap ke 2 yaitu pertandingan 1 lawan 1!" Teriak Sakura membuat seisi bangku penonton


"Ada 10 orang peserta yang masih ingin ikut ,10 lain nya memundurkan diri karena alasan sendiri sendiri" Sakura


"Jadi turnamen pertandingan ini akan berlangsung akan menjadi 1 hari saja" Sakura


"Maka dari itu mari mulai saja pertandingan nya" Teriak Sakura membuat seisi arena turnamen meriah seketika


"Babak pertama akan dimulai dari peserta bernomor 20 yang bernama Heken Hakami" Sakura


Heken keluar dari lorong disisi lain berjalan santai membawa pedang greatsword di pundaknya


"Disisi lain ,peserta yang bernomor 48 yang bernama Hanita Sagawa" Sakura melambaikan tangan nya kearah lorong sisi lain


Di lorong sisi lain terdapat Hanita keluar dari situ sambil berjalan dengan tegak dan terus memegangi gagang pedang yang sedang disarung dipinggang kirinya


Mereka berdua berjalan sampai di tengah arena ,mereka berdua berhadapan dengan jarak 40 cm


"Tak kusangka ,bisa secepat ini bertemu dengan mu ,heheh~" Heken terkekeh.


Hanita hanya memandang kearah Heken dengan tatapn jijik membuat Heken canggung dan menggaruk garuk kepala


"Kalau sudah melakukan salaman ,maka akan kuberikan peraturan dalam pertarungan di arena" Sakura yang berada di tengah tengah hadapan Heken dan Hanita


Sakura menjelaskan tentang peraturan pertandingan turnamen tersebut, didalam pertandingan akan diwaktu 1 menit saja selain itu kedua belah peserta bertarung dengan sepenuh kekuatan dan bahkan diperbolehkan untuk saling membunuh satu sama lain


Jika salah satu peserta sudah menyerah atau tidak sadarkan dan juga mati maka peserta tersebut dianggap kalah sedangkan peserta yang masih bisa berdiri dan bertarung dianggap menang


"Kalian mengerti?" Sakura menatap Heken dan Hanita


Heken dan Hanita mengagukan kepalanya mereka secara bersamaan ,Sakura melihatnya tersebut mundur kebelakang 2 langkah dan tiba tiba tubuhnya seperti es yang pecah menjadi serpihan yang jatuh ke tanah


Sesosok Sakura muncul di panggung yang telah disediakan oleh kerajaan yang berada di tengah tengah tempat bangku penonton


"Sekarang , Mari kita mulai ,dihitung mulai dari..." Sakura terputus sesaat


"Mulai!" Teriak Sakura secara tiba tiba membuat para penonton langsung bersorak


Heken yang jelas terkejut tidak bergerak sama sekali sedangkan Hanita melesat kearah Heken dengan memegang pedang yang sedang disrung pinggangnya kiri


"Water Magic : Amagi So" Hanita menarik pedangnya dari sarungnya lalu menebas kearah Heken secara vertikal dari atas ke bawah


Sebuah bilah yang diselimuti air bening melesat kearah Heken dari atas seperti air terjun yang deras


Heken secara reflek menangkis tebasan Hanita dengan pedang greatsword


CLANK BARST

__ADS_1


Heken merasakan berat di tubuhnya karena menahan serangan Hanita sampai sampai lantai yang dpijaki oleh Heken menjadi retak


Tubuh nya Heken juga menjadi basah kuyuh karena sihir air Hanita terlebih ada banyak luka gores karena sihir air terjun milik Hanita


"Sial ,sakit tau" Heken tersenyum menatap kearah Hanita


Hanita hanya memasang wajah datar lalu menendang perut


BANG


Heken terpental mundur tapi Heken menghentikan tubuhnya dengan menancapkan pedang greatswordnya ke tanah


"Apa ini, pertarungan sudah dimulai tapi dimulai oleh Hanita dengan sihir air yang membuat seisi arena menjadi basah becek" Sakura


UWOAH


Sorakan para penonton pada saat itu juga Heken hanya tersenyum lalu memegang pedangnya dengan kedua tangan


"Fiuh~,Flame Magic : Wash Blast" Heken menebas pedangnya secara vertical dari atas ke bawah kearah Hanita


Seketika bilah besar yang terbuat dari api melesat kearah Hanita


Hanita menghindar serangan tersebut dengan mudah dan serangan Heken menabrak sihir penghalang lalu meledak tapi penghalang sihir tampak biasa saja setelah terkena serangan tersebut


Heken tidak tinggal diam melihat serangannya berhasil dihindari oleh Hanita


"Masih belum" Heken dengan keras


Heken pun menebas secara terus menerus membuat bilah bilah berjumlah banyak yang terbuat dari api melesat kearah Hanita


"Woah ,Heken tampaknya melakukan serangan bertubi tubi kepada Hanita tapi Hanita masih bisa menghindari semua serangan Heken" Sakura


Heken berhenti menebas secara terus menerus membuat bilah bilah api kearah Hanita memberi kesempatan untuk Hanita menyerang balik


Siluet Hanita melesat kearah Heken ,dan tubuh Hanita terlihat seperti peluru air yang kuat melesat kearah Heken


Hanita berniat menebas kearah Heken dengan pedang nya tapi pada saat itu juga Heken menghilang setelah Hanita mengayunkan pedang nya kearah Heken


Sesosok Heken tiba tiba muncul di belakang Hanita lalu mengarahkan pedang greatswordnya ke bahu kiri Hanita


"Sudah berakhir" Heken dengan nada monoton


Hanita tampak terkejut melihat dirinya dikalahkan dengan mudah oleh orang yang dia anggap bodoh


"Bagaimana? Apakah kamu akan menerima ajakan kencanku?" Heken dengan nada riang dan tersenyum terpampang jelas di wajahnya.


Hanita mata nya melirik kebelakang menatap wajah Heken dengan tidak percaya


"Bagaimana bisa?" Hanita


"Simpelnya itu adalah kloningan saja ,disaat kamu sibuk menghindari serangan bertubi tubi dariku aku membuat kloninganku dengan sihir api,jadi yang kau tebas hanyalah api berbentuk menyerupaiku" Heken


"Kkh" Hanita menggertakan giginya lalu berkata

__ADS_1


"Bunuh aku" Hanita


"Tidak" Heken dengan singkat memukul tengkuk dengan tangan yang membentuk pedang membuat Hanita tidak sadarkan diri


"Sudah selesai ,pemenangnya adalah Heken!" Sakura melambaikan tangan nya


WOAH


Sorakan para penonton melihat Heken adalah pemenangnya khusus orang yang memegang taruhan untuk Heken


Di bangku penonton terdapat Zeno duduk di pojok sambil melihat pertarungan yang menurutnya singkat hanya memandangny dengan datar


"Sekarang pertarungan selanjutnya" Sakura


...1 Jam Kemudian...


Pertandingan sudah berlangsung 1 jam ada 4 orang yang lolos ke semi final sebenarnya ada 1 orang lagi tapi karena orang tersebut melakukan tindakan curang ,dia di bunuh langsung oleh pihak kerajaan


Termasuk Zeno telah mengalahkan peserta dengan mudah


Bagaimana tidak? Peserta tersebut ketakutan melihat Zeno membuatnya langsung mengundurkan diri


Di ruang tunggu peserta terdapat 5 orang ,terdiri dari Gents ,Zeno ,Heken ,dan Selendra


Suasana didalam ruang tunggu tampak sunyi tapi beberapa saat kemudian Selendra menghampiri Zeno yang sedang duduk di pojokan


"Hey, akan kukatakan sesuatu" Selendra berdiri didepan Zeno yang sedang duduk


Zeno tidak menoleh kearah Selendra sama sekali membuat Selendra sedikit kesal tapi dia melanjutkan pembicaraan


"Pertandingan selanjutnya adalah Kau dan aku, jangan melakukan pertarungan dengan setengah setengah kekuatan" Selendra menatap kearah Zeno dengan tajam


"Aku tau ,jika selama pertandingan kau hanya menahan seranganmu tapi sepertinya dirimu terlalu kuat bahkan serangan menahan dirimu bisa melukai orang lain atau bahkan membunuhnya" Selendra


Zeno sedikit terkejut tapi dia masih menatap ke bawah dalam hati Zeno


"Wanita ini tajam sekali" Zeno dalam hati


"Dan juga jika aku menang maka kau harus menjadi bawahanku" Selendra dengan nada sombong sambil melemabaikan rambutnya


"Lalu jika aku menang?" Zeno secara tiba tiba menjawab


"Lakukan sesuka hatimu denganku" Selendra dengan nada penuh percaya diri


Zeno mengerutkan keningnya sambil menatap ke bawah


Sedangkan Gents dan Heken hanya menatap kearah Selendra dengan aneh


"Biasanya seorang wanita bangsawan seharus tidak ingin menjual tubuhnya hanya untuk bertaruh saja" Heken membisik di telinga


"Abaikan saja" Gents melambaikan tangan nya kearah Heken dengan wajah jengkel


END

__ADS_1


Note : Mau adegan.......?


__ADS_2