Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 144


__ADS_3

...Keesokan Harinya...


Zeros dan Sakaya beserta keluarga Zeros sedang berkumpul di belakang halaman sedang santai


Dimana Sakaya ,Vina, Ibu Zeros, dan Velanda sedang menyirami kebun bersama ernada yang sedang bermain main dengan kuda mirusaki yang kecil atau misaki atau bisa disebut salah satu hewan peliharaan Zeros


Sedangkan Zeros dan ayahnya sedang duduk di teras belakang mansion dengan meja bundar yang mewah di depan mereka


"Ayah ,kamu sepertinya santai sekali ,apakah tidak ada kerjaan dari kerajaan melric?" Zeros berkata dengan nada biasa saja


"Hnmm.., sepertinya benar kata kamu nak entah kenapa hari hari ini kerajaan tidak memberikan sebuah kesibukan untuk ayah" Ayah Zeros sambil memegang dagunya


Ayah Zeros walaupun dia merupakan sudah pensiun dari seorang paladin tapi dia masih diberi tugas itu tidak bersifat wajib namun bisa di kerjakan maupun tidak kerjakan juga boleh saja


Dan tugas itu hanyalah menjadi pelatih bagi prajurit maupun paladin untuk bisa memperkuat mereka maupun bisa mengerti teknik teknik untuk bertarung


"Lalu kamu nak? Kamu sepertinya tampak terbebani dengan urusan dunia lain itu? Kalau tidak salah namanya Yendoles" Ayah Zeros menatap kearah Zeros


"Aku mempunyai urusan sangat penting dengan seorang dewa ayah, dan dewa itu sedang bersembunyi di dunia Yendoles itu" Zeros


"Dewa? Dewa apa yang bisa membuatmu mencarinya?" Ayah Zeros yang tampak tidak terkejut sama sekali


Zeros melihat ayahnya yang tampak tidak terkejut sama sekali malah terlihat seperti berpengalaman tentang dewa


"Ayah aku curiga denganmu, entah kenapa aliran mana ayah setiap hari seperti tidak stabil dan terus meluap seperti ingin meledak saja" Zeros berkata dengan nada datar


"Apa yang kamu sembunyikan ayah?" Zeros berkata dengan nada biasa tidak ada rasa ancaman sama sekali pun


Ayah Zeros mendengarnya hanya bisa menghela nafas lelah lalu menoleh kesekitaran tempat dan melihat keluarga lain sedang sibuk di kebun lalu dia menatap kearah Zeros


"Nak ,aku sudah tidak bisa menyembunyikan apapun darimu karena dirimu sudah berada di level Dewa jadi akan kuceritakan masa lalu ayah sebelum bertemu dengan ibumu bahkan menjadi seorang paladin" Ayah Zeros berkata dengan wajah serius


Zeros mendengarnya mengerutkan keningnya lalu dia berpikir jika ayah nya yang biasanya sembrono berkata dengan nada serius dan wajah yang serius membuatnya serius mendengarnya


"Ayah dulu bukan orang dari kerajaan melric melainkan orang dari Klan yang memiliki ajaran untuk membenci para dewa" Ayah Zeros

__ADS_1


"Kamu pasti ingin bertanya tanya bagaimana klan ayah bisa mempunyai ajaran untuk membenci para dewa" Ayah Zeros


Zeros mendengarnya hanya bisa mengagukan kepalanya seperti ayam mematuk beras banyak


"Klan ayah memiliki nama yaitu Klan Xenosvle ,klan yang memiliki sejarah yang panjang dan lama sekali atau bahkan sebelumnya perang dunia terjadi tentang dewa dewa Yendoles" Ayah Zeros


"Klan ayah dulunya adalah klan penganut dewa matahari yaitu Dewa Ganasya tapi ketaatan klan ayah sirna setelah melihat Dewa Ganasya turun ke bumi dan kehadiran nya hampir membuat 1 benua kekeringan dan banyaknya korban berjatuhan dan semua itu hanya karena Dewa Ganasya ingin melampiaskan kemarahan nya tentang konflik konflik di dunia atas" Ayah Zeros


"Dunia atas? Tunggu dulu ayah, dunia atas itu apa?" Zeros terkejut tidak main setelah mendengarmya


"Dunia atas adalah dunia yang dimana dunia yang ditinggali oleh para Dewa dan True Angel" Ayah Zeros


Zeros mengerutkan keningnya lalu berpikir sejenak


"Tunggu, bukankah kata si dewi cinta itu jika para dewa hidup secara pisah pisah? Apakah aku sedang dibohongi atau dewa dewa khusus yang tinggal di beberapa titik di dunia ini?" Pikir Zeros lalu Ayah Zeros meneruskan cerita nya


"Aku tidak tahu apa yang kamu pikirkan tapi aku bisa yakin jika kamu sepertinya memikirkan tentang siklus tempat tinggal para dewa" Ayah Zeros membuat Zeros terdiam mendengarnya


"Jika kamu diam maka tebakan ayah benar ,jadi dewa dewa ada yang hidup di titik tertentu seperti Dewa laut hidup di kerajaan bawah atau Dewa kebencian hidup di dalam bayang bayang kebencian makhluk dan dewi cinta hidup di balik dimensi cinta dan kasih sayang seorang makhluk itu semua ada dewa dewi masing masing tersendiri ,sedangkan dunia atas merupakan tempat tempat dewa dewa yang memiliki kekuatan untuk meggatur dunia yang lebih tinggi seperti dewa matahari, dewa kehancuran dan dewa kekosongan" Ayah Zeros


"Lalu bagaimana dengan klan ayah? Apakah setelah kejadian turunnya Dewa Ganasya?" Zeros


"Klan ayah mengganti ajaran mereka menjadi ajaran untuk membenci para dewa yang memiliki sifat yang sama hal nya dengan makhluk makhluk fana sama sama memiliki tamak,egois ,tidak peduli dan sombong karena itu lah ajaran klan ayah berganti dan klan ayah mencari eksitensi yang memiliki sifat yang sempurna yaitu baik, tidak emosi , pemaaf dan jelas lebih kuat dari para dewa di dunia atas" Ayah Zeros


...Di Sisi Lain...


Tempat dimana yang hanya berisi kegelapan dan tidak ada pencerahan sama sekali tapi beberapa saat kemudian ada makhluk humonoid yang memiliki tubuh seperti manusia namun kepala bukanlah manusia melainkan sebuah orb berisikan universe yang dimana universe tersebut adalah universe tempat ditinggali oleh Zeros


"Sudah berapa lama aku tidur?" Makhluk tersebut berkata dengan nada lembut selembut sutra


Lalu makhluk tersebut merasakan sesuatu yang ganjal di universe di kepala nya


"Hmmm, ada yang hilang planet planet di luar dimensi di dunia tengah" Makhluk itu


"Baiklah akan kubuatkan lagi" Makhluk tersebut melambaikan tanganya

__ADS_1


WOSH


Lambaian makhluk itu seperti diselimuiti oleh bintang bintang yang berwarna warni yang indah


Di luar dimensi terciptalah sebuah planet planet yang dulunya dirusak oleh Zeros bersam Dewa Ednes dan malaikat jatuhnya


Planet planet yang tergolong sangat besar bisa dengan mudah tercipta oleh makluk tersebut


"Baguslah kalau begitu mari tidur lagi" Makhluk tersebut berkata dengan nada lembut


Disisi Zeros dan Ayahnya yang sedang berbicara tentang makhluk yang sudah membuat planet planet yang dulunya Zeros hancurkan


"Nak apakah kamu merasakan nya?" Ayah Zeros


"Ya planet yang dulunya kuhancurkan telah dibuat lagi" Zeros


"Pasti makhluk itu" Ayah Zeros


"Mungkin makhluk yang klan ayah cari, dia dengan mudah membuat planet dalam beberapa detik saja" Zeros


"Kamu benar nak, dewa dewa lain tidak bisa membuat seperti planet maupun matahari dan hanya bisa mengkontrol tekanan untuk bisa membuatnya stabil saja" Ayah Zeros


"Lalu ayah ,bagaimana cerita ayah selanjutnya? Ayah bisa sampai disini bagaimana? Apakah berpamitan keluar dari klan ayah?" Zeros


"Klan ayah telah hancur dari dulu dan hanyalah ayah saja yang masih hidup" Ayah Zeros


"Klan ayah bisa hancur bagaimana?" Zeros


"Dewa Ednes dan Dewa Ganasya telah menurunkan para malaikatnya bawahanya untuk menghancurkan klan ayah dan ayah bisa hidup berkata orang tua ayah menyelamatkan ayah dari penyerang itu dengan meneteleportkan ayah pada saat usia 15 tahun ke kerajaan melric" Ayah Zeros


"Maafkan aku ayah karena menbuat ayah mengingat orang tua ayah" Zeros berdiri lalu membungkukan badan nya kepada ayahnya untuk meminta maaf


"Tidak apa apa anakku, sekarang aku memiliki ibumu, dan ibu mertua beserta dirimu yang membuatku selalu mengingat orang tua ayah di hati ayah" Ayah Zeros tersenyum lembut


END

__ADS_1


__ADS_2