
Disebuah hutan ,terdapat Zeros yang sudah memasuki wujud manusianya dengan pedang sudah masuk di dalam tubuhnya
Zeros sekarang berada di tiduran pangkuan seorang wanita berambut hitam bermata merah yang adalah Dewi Cinta yang berada disana
Mata Zeros perlahan membuka pada saat itu juga ,dia melihat wajah Dewi cinta dari bawah dan bergumam
"Dimana ini" Zeros
"Oh, ternyata sudah bangun" Dewi cinta dengan tersenyum diwajahnya
Zeros mengetahui dirinya sedang dipangku oleh Dewi cinta seketika perlahan bangun dari tidur nya lalu berdiri menatap kearah sekitaran
"Dimana ini?" Zeros dengan nada bingung
"Kau berada di dunia lain" Dewi cinta
Zeros yang masih setengah sadar mencerna perkataan Dewi cinta lalu beberapa saat kemudian dia sedikit terkejut
"Apa!? Dunia lain!?" Zeros dengan nada terkejut
"Benar sekali" Dewi cinta mengagukan kepalanya
"Maksudnya?" Zeros
__ADS_1
"Tidak usah memikirkan itu, tapi ada yang harus kuberi tau" Dewi cinta menggelengkan kepala nya,seketika membuat Zeros kebingungan
"Apa itu? Lalu entah kenapa kau seperti berburu buru untuk mengatakan sesuatu" Zeros dengan nada bingung
"Dewa Ednes masih belum mati" Dewi cinta berkata dengan nada sedikit cemas ,perkataan Dewi cinta seketika membuat wajah Zeros menjadi serius ditambah terkejut
"Hah? Lalu jika dia belum mati ,lalu siapa yang kubunuh pada saat itu juga?" Zeros
"Itu hanyalah kloningan nya saja" Dewi cinta
Zeros dengan wajah penuh terkejut menatap kearah Dewi cinta dengan tatapan tidak percaya
"Sialan ,waktu itu aku merasa seperti diatas angin ternyata berada di dalam kolam" Gumam Zeros
"Lalu dia berada dimana sialan" Zeros menatap kearah Dewi cinta dengan tatapan kesal
Tubuh dewi cinta perlahan menjadi butiran butiran cahaya yang seperti ingin menghilang
"Maafkan aku ,karena badan bukanlah badan asliku, bisa dikatakan aku hanya bisa mengirim pesan ini saja karena badan asliku tidak bisa berpindah ke dunia lain" Dewi cinta seketika menghilang menjadi butiran butiran cahaya
Zeros melihatnya hanya bisa menghela nafas lelah ,karena dirinya tidak bisa berbuat apa apa
"Bagaimana jika aku pulang ke rumah? Pasti keluargaku akan merindukan ku" Gumam Zeros yang cemas
__ADS_1
Lalu dia mengingat jika dirinya bisa berpindah dimensi tapi pada saat dia melakukan sihir berpindah dimensi ,bukannya berpindah ke dunia nya malah melihat sebuah dungeon yang dipenuhi oleh monster
"Apa?" Zeros melihat robekan dimensi yang mempelihatkan sebuah goa yang dipenuhi oleh monster
"SIAL!" Zeros marah lalu dia melambaikan tangan nya membaut pohon pohon di sekitarnya terbakar habis ,begitu juga robekan dimensi yang terbakar oleh api biru
"Kenapa harus begini" Guman Zeros memasang wajah kesal lalu dia menatap kearah sekitaran melihat hutan yang perlahan terbakar membuatnya menghentakan kakinya
KRASH
Api biru yang membakar seluruh area hutan menjadi beku oleh Zeros
Zeros seketika duduk di tanah ,berusaha untuk tenang dalam situasi tersebut karena dirinya merasa seperti putus asa karena harus berpisah dengan keluarganya di dunia sihir dan pedang
Beberapa menit kemudian,Zeros sudah kembali tenang lalu dia berdiri dan melesat kearah suara yang sedikit bising di telinganya
Di langit ,munculah Zeros yang diselimuti oleh aura ungu gravitasi
Zeros melihat kebawah ,dan dia melihat banyaknya penduduk, mobil truk dan bangunan bangunan pencakar langit
Dan ada beberapa orang yang membawa pedang ,perlengkapan senjata dan alat alat pertarung yang sedang berpatroli
Mata Zeros terbuka lebar melihat semua yang apa dia lihat dan dia bergumam
__ADS_1
"Dunia modern?"
END