
Di tengah tengah kota parwana yang telah hancur karena pertarungan Zeros dan Malaikat jatuh bernama Zeke
Terdapat Zeros berdiri di atas reruntuhan kota parwana dan sebuah orb putih bergelinding lalu berhenti tepat di depan Zeros
Zeros menundukkan kepala nya , beberapa saat kemudian hujan deras turun menghujani tubuh Zeros yang masih berada di mode Devil Triger
WOSH
Zeros kembali ke mode manusia lalu mendongak ke langit
"Sial ,Lagi lagi aku bertemu dengan orang orang yang malang" Gumam Zeros
Roh roh anak kecil muncul di depan Zeros dan itu adalah roh korban di jadikan tumbal oleh warga kota parwana
"Kakak" Roh anak kecil wanita yang adalah roh yang menunjukkan jalan ke panti asuhan pada Zeros
Zeros berhenti mendongak lalu menatap kearah para roh anak kecil di depan nya dengan wajah murung
"Terimakasih karna telah menyelamatkan kami dan membebaskan kami dari jeratan batu Rune Refill" Roh anak kecil sambil memiringkan kepala nya lalu tersenyum terpanpan di wajah nya dan kedua tangan nya berada di belekang
Zeros dengan wajah sedih dan kecewa lalu berjongkok di depan roh anak kecil tersebut lalu mengelus ngelus kepala roh anak kecil tersebut
"Maafkan aku , padahal ini kejadian masih 1 tahun lalu tapi aku tidak pernah berpikir jika aku harus pergi kota yang indah seperti ini" Zeros
Roh anak kecil tersebut menggelengkan kepala nya lalu berkata
"Kakak tidak salah sama sekali ,ini mungkin adalah takdir yang dibuat khusus untuk kami para warga parwana karna menyembah dewa yang berada di pihak jahat" Roh anak kecil
"Tap-" Zeros tersela oleh perkataan Roh anak kecil
"Sudah waktu nya kami untuk pergi" Roh anak kecil tubuh dia secara perlahan menjadi partikel kecil dengan senyuman masih terpasang
Begitu juga roh anak kecil lain nya ikut menjadi partikel kecil
"Terima kasih banyak kakak!" Ucap para roh anak kecil bersamaan sambil tersenyum bahagia lalu menghilang
Zeros terdiam memandang para roh anak kecil yang perlahan menghilang lalu dengan wajah tersenyum
"Sama sama" Zeros tersenyum lembut
__ADS_1
Tapi di dalam lubuk hati Zeros sudah tertulis jika dia membenci Dewa Ednes bahkan dia berjanji akan membunuh nya
...Beberapa Jam Kemudian...
Zeros telah menyerap inti mana membuat nya merasakan kesakitan namun dia telah berhasil berada di Tier 7C membuat nya lebih kuat dalam aspek apapun , seperti fisik maupun mana
Di kota parwana yang telah hancur menjadi reruntuhan , sesosok Zeros memberikan sebuah batu sebagai penanda kuburan walaupun mayat tidak ada .Lalu Zeros pun menyatukan kedua tangan nya dengan telapak tangan terbuka lalu menundukkan kepala nya
"Semoga tenang disana" Gumam Zeros
Disaat itu juga suara kusir kuda dari belakang Zeros yang datang dengan kereta kuda nya lalu berhenti dan turun dari kereta kuda menghampiri Zeros
"Tuan muda !" Kusir kuda mendekati Zeros
"Ada apa paktua?" Zeros menoleh kearah Kusir kuda
"Apakah Tuan muda baik baik saja? Aku melihat sebuah ledakan besar di sini" Kusir kuda
"Hancur seperti ini!!?" Kusir kuda dengan terkejut nya melihat sekitar kota parwana yang telah menjadi reruntuhan
"Ayo kita pergi , Kota ini telah menjadi kosong bahkan di huni oleh monster sebelum kedatangan kita kesini" Dengan nada sedih Zeros masuk ke dalam kereta kuda
"Dimengerti Tuan muda!" Kusir muda mengagukkan kepala nya
Kereta kuda milik Zeros pun berjalan mengarah ke ibukota kerajaan melric untuk melaporkan kejadian ini pada Guildford
...Di Malam Hari nya...
Kereta kuda milik Zeros telah sampai di ibukota kerajaan melric lalu masuk kota tersebut
Zeros keluar dari kereta kuda sambil melempar kan kantong koin kepada kusir kuda lalu pergi tanpa berkata apa apa meninggalakan kusir kuda yang kebingungan
Zeros berjalan ke guild petualang lalu masuk dan naik tangan ke lantai tanpa berkata apapun
Hal ini membuat sorotan oleh petualang dan resepsionis di sana
Zeros membuka pintu ruangan kantor miliki Guildford dengan wajah kesal
Pintu terbuka menampakkan Guildford sedang sibuk melakukan pekerjaan nya dengan dokumen dokument di atas meja nya
__ADS_1
Guildford berhenti melakukan pekerjaan nya setelah melihat Zeros datang
Oh? Kau sudah selesai ya? cepat sekali" Guildford tanpa merasa bersalah
"Apa maksud mu dengan semua ini?" Zeros mendobrak meja sampai retak
"Kenapa masalah pada kota parwana baru di publikasikan di guild petualang 3 bulan lalu!?" Zeros dengan nada tegas
"Aku tidak tahu ,apa yang terjadi di sana ,tapi aku sangat minta maaf" Guildford merasa bersalah setelah melihat raut wajah Zeros
"Minta maaf? Setelah apa yang mereka alami tanpa bantuan sama sekali" Zeros
Zeros sebenarnya tidak bisa menyalahkan siapa siapa karena kota parwana bukanlah termasuk wilayah kerajaan siapapun maka dari itu Guild petualang kurang untuk memperhatikan kota seperti itu
"Kau tau sendiri bahwa guild petualang kurang untuk memperhatikan kota yang bukan dalam bagian kerajaan, maka dari itu keadaan di kota itu sangat minim di ketahui karenakan bukan dalam bagian kerajaan" Guildford
Zeres tidak bisa menjawab nya karena memang benar apa yang dikatakan Guildford
"Maafkan aku" Guildford menundukkan kepala nya
"Tidak usah berkata seperti itu..." Zeros terhenti sesaat lalu memandang ke arah jendela
"Seharusnya aku yang meminta maaf" Zeros
Begini lah cara dunia bekerja ,selalu tidak berjalan tidak sesuai kemauan kita para makhluk
Suara kecil dari makhluk yang menderita sama sekali tidak terdengar oleh dunia bahkan seperti mengabaikan suara kecil itu
Dewa di ciptakan untuk menjaga keseimbangan dunia itu berlaku hanya pada pihak Dewa baik tetapi pihak jahat lebih mementingkan nafsu mereka seperti ingin membuat seluruh dunia terisi oleh kebencian itu adalah impian Dewa Ednes yang adalah Dewa kebencian dan Dewi kebencian juga menginginkan hal seperti itu juga
Dewi cinta yang memiliki niat untuk meluruskan pikiran dan akhlak semua makhluk dengan susah payah namun Dewi kebencian malah membuat pikiran makhluk tidak lurus seperti ingin membuat makhluk menyukai sesama jenis
Ada beberapa Dewa yang tidak berada di pihak mana pun baik pihak Dewa baik maupun pihak jahat
Salah satu nya adalah Dewa Iblis ,Dewa iblis hanya mementingkan rakyat nya yang adalah Iblis jika ada salah satu 2 pihak melukai rakyat nya dia akan memusuhi 2 pihak tersebut tanpa masuk ke pihak manapun
Dewa laut juga bukan berada di pihak mana pun walaupun dia baik dan bisa dikatakan bisa dimasukan ke kategori pihak baik tapi tidak ikut peperangan yang membuat dunia semakin tidak stabil
Dewa laut lebih memilih menjaga keseimbangan laut dari pada ikut urusan itu
__ADS_1
END