
Di Ibu Kota Kerajaan Elves,banyak orang orang ras manusia menyerang Ibukota yang adalah Pasukan dari kerajaan RiseBert
Bangunan bangunan Ibukota banyaka sekali yang rusak seperti terbakar atau hancur remuk
Raja Elf dan Vonis membunuh banyak sekali orang yang dari pasukan kerajaan Vonis
Ditengah tengah Raja Elf dan Vonis sedang menahan pasukan RiseBert ,Tim penyalamat sedang mengevakuasikan Para penduduk Elf
"Yang Mulia, Saya sudah menyiapkan pasukan penyerang seperti anda inginkan" Renks datang dengan Pasukan Berjumlah 1.000
"Bagus, Sekarang kita bisa menyerang balik mereka" Raja Elf dengan pedangnya meneteskan darah dan banyak Mayat mayat manusia di depannya ada juga tertebas ada juga terkena anak panah
Vonis dari Atas Bangunan sedang membidik pasukan pasukan Kerajaan Risebert turun dari Kapal Terbang terbang di sisi kanan Kapal di kendarai Kendo baik Sisi kiri juga
Salah satu Pria Paladin dari Kerajaan RiseBert turun dari Kapalnya dengan Membawa Tombak dan penampilan Berambut Hitam wajah biasa saja
"Semuanya Serang!?" Paladin itu yang bernama Alert
WOAAAH
Pasukan berjumlah 300 Orang yang berlari menuju kearah Pasukan Raja Elf begitu juga Pasukan Raja Elf maju serentak sesuai Arahan Raja Elf
...Disisi Silvia...
Disebuah Kebun dibelakang Istana Kerajaan Elves ,Terdapat Putri Silvia yang sedang membawa bunga di tangannya
Disaat dia sedang melihat bunga ,Genesha tiba tiba datang dengan tergesa gesa
"Tuan Putri,Gawat!? IbuKota sedang diserang oleh Para Manusia!?" Genesha
Silvia yang nunduk mendongak melihat kearag Genesha dengan sedikit kesal
"Ada apa Genesha? Aku tidak punya waktu untuk bermain main denganmu" Silvia
"Ini seriusan , Tuan Putri! Lihatlah asap mengepul dari arah Ibukota!?" Genesha menujuk kearah Ibukota
Silvia menyimpit matanya dan menatap kearah Asa mengepul yang menjulang keatas langit
"Tcih, Ini pasti ulah manusia itu!" Decih Silvia
"Benar , Sekali Tuan Putri Orang yang menyelamatkan Putri Sovia seharusnya tidam boleh masuk ke kawasan Kerajaan Elves!" Ujar Genesha
"Ikuti Aku, Kita harus mempersiapkan untuk menyerang balik" Silvia berjalan melewati Genesha
"Baik Tuan Putri" Genesha tersenyum licik disaat itu juga
Genesha menyiapkan sebuah kain yang basah berniat untuk menerkam Silvia dari belakang tapi disaat hampir berhasil
Silvia berhasil mengetahuinya langsung menghempas kan nya dengan Sihir angin hijau
"Apa maksudmu tentang ini Genesha?" Silvia nada dingin
"Heh~" Genesha terpental mundur 3 langkah lalu menyeka darah di pipinya
"Tuan Putri Silvia, Apakah kau mau menerima cintaku?" Genesha dengan nada serius
__ADS_1
Silvia mengerutkan keningnya mendengar ucapan Genesha yang terlalu tiba tiba
"Apa maksud? Cinta?" Silvia
"Tuan Putri Silvia ,Aku sudah tau jawabanmu karna itulah aku menghianati Kerajaan dan bekerja sama dengan kerajaan elves" Genesha
Silvia mengerutkan keningnya tampak bingung sekaligus marah
"Tujuanmu apa dengan menghianati kerajaan sendiri bahkan Ras sendiri?" Silvia semakin dingin
Genesha melentangkan kedua tangannya dan berkata dengan nyaring dengan senyuman
"Untuk bisa memperebut Kerajaan Elves menjadi genggaman Kerajaan RiseBert , Untuk bisa membuatmu bebas dengan Beban yang harus kau terima sejak kecil" Genesha
Silvia sedikit terkejut karna Genesha bisa tau dengan beban pikiran Silvia
Sebagai Anak pertama dari Sebuah Raja pasti akan di nobatkan menjadi Raja selanjutnya sedangkan Silvia yang adalah Anak pertama dari Raja Elf membuatnya tertekan karna dirinya Wanita dianggap Aib
"Kau pasti sangat menderita.Tuan Putri".Genesha berhenti melentangkan kedua tangannya
"Sekarang tidak apa , Kau bisa melepaskan itu semua itu" Genesha memberikan tangan kananya kepada Silvia
Plak
Silvia menampar tangan Genesha dengan wajah marah
"Kau pikir akan semudah itu menerima mu" Silvia membuka telapak tangan kanan
BOOSH
Genesha mundur 4 langkah membuatnya terkena goresan disekujur tubuhnya
"Tuan Putri kalo itu maumu ,Terpaksa akan melakukanya dengan paksa" Genesha
Disaat Genesha memasang posisi bertarung ada suara entah darimana
PLAK PLAK PLAK
Suara Tepuk tangan dari sisi samping mereka membuat mereka berdua menoleh ke arah asal suara tersebut
Orang yang menepuk tangan adalah Zeros duduk di atas pagar besar seperti tembok yang menutupi Kebun belakang Istana Elves
"Pertunjukkan yang Bagus" Zeros dengan sedikit riang tidak seperti biasanya
"Sungguh Kisah cinta yang sangat menyentuh hati" Zeros tersenyum ramah membuat Kedua Elf didepannya kebingungan
"Tapi sayang sekali , aku tidak bisa membiarkan momen romantis ini berjalan" Zeros menjentikkan jari tangan kananya sambil mengarahkannya kearah Genesha
"Blaze Magic : Corius Flame" Zeros
BURRST
Seketika setengah badan di bagian kanan Genesha menjadi Abu lalu terbakar oleh Api Biru
"Huh?" dalam hati Genesha yang tidak sadar dirinya terbakar oleh
__ADS_1
"Kenapa aku hanya bisa melihat dengan 1 Mata kiri saja, apalagi bagian kanan tubuhku seperti tidak berfungsi" Dalam Hati Genesha
Bruak
Tubuh Genesha jatuh ke tanah,Pandangannya lama kelamaan semakin kabur tapi masih mendengar suara yang samar samar
Silvia terkejut bahkan tidak reflek melihhat sihir yang seperti tak kasat mata membakar setengah tubuh Genesha dalam Sekejap
"GENESHA!?" Sontak Silvia yang masih mengagap Genesha sekutu walaupun sudah berkhianat
"Mengnonaktifkan alat sihir anti teleportasi, menteleportasikan Sovia ke wilayah kerajaan RiseBert dan menghianati Kerajaan Sendiri bahkan Ras nya sendiri hanya untuk membuat Wanita ini milikmu saja itu benar benar membuatku jijik sekali" Zeros turun dari pagar dan berjalan dengan santai kearah Silvia dan Genesha tergeletak
Silvia menoleh kearah Zeros lalu memasang posisi waspada
"Kau tau,diluar sana masih banyak lagi ras ras yang setia kepada rasnya sendiri dan kelompoknya masing masing" Zeros
"Sedangkan kau! Aku tidak bisa berkata apa apa lagi, Kau sudah seperti manusia serakah" Zeros
Mata kiri Genesha bergetar hebat setelah mendengar ucapan zeros seperti tidak percaya, Takut ,dan keterkejutan tapi semua itu berhenti setelah mata Genesha sudah memudar menjadi putih saja
Benar benar mati tenggelam di lautan fakta untuknya
Zeros melihat Genesha sudah tidak bernafas lagi bahkan kehilangan setengah wajah tidam membuatnya tidak bisa bernafas tapi hanya tidak bisa bertahan hidup
Zeros menoleh kearah Silvia yang memandangnya dengan tidak percaya dengan tatapan datar
"Kau! Bagaimana bisa tau rencananya?" Silvia
"Cepatlah pergi ke tempat pengungsian Kerajaan RiseBert sedang melakukan serangan terhadap Kerajaan Elves" Zeros
Silvia menggelengkan kepalanya lalu berkata
"Lalu apa yang kau lakukan setelah ini?" Silvia
"Membantu mereka" Zeros memandang kearah Asap bagian Barat Pulau Kerajaan Elves
"Tunggu-" Silvia Tersela karna melihag Siluet Zeros menghilang dengan sekejap
Siluet Zeros menghilang cepat bahkan tidak bisa diikuti mata Silvia
"Cepat" Ucap Silvia
END
Note: Maaf gak bisa Up setiap hari karna gak ada waktu buat
Silvia Sandra
Source : Pinterest
Sovia Sandra
__ADS_1
Source : Pinterest