
Zeros menoleh kearah Jier yang memanggilnya dengan santai lalu berkata dengan nada biasa
"Ada perlu apa Paktua? Jik ada yang kamu ingin katakan ,Katakan saja disini" Zeros
10 Anggota Osis Bibir mereka berkedut mendengar ucapan Zeros yang sedikit lancang
"Beraninya kau bertindak lancang!!? ,Pak kepala sekolah biarkan saya mengurus Anak ini" Ucap Pria Berbadan Kurus dengan Wajah Licik dan Sombong
"Clay!!? ,Bisakh kau diam!!? Tuan Zeros jika mau bisa menimbun mu di tanah dengan mudah!!?" Bentak Jier
Pria bernama Clay itu hanya bisa diam dengan menggertakkan giginya
"Baik" Clay
"Maafkan Muridku ini" Jier
"Kenapa? Biarkan saja dia menyerangku dengan begitu..." Zeros terhenti sesaat
KRAAKK
Keadaan disekitar ruangan retak ,dinding terbuat dari kayu retak ,Seluruh Orang didepan Zeros kecuali Jier merasakan Beban yang sangat berat
10 Anggota Osis bergidik ngeri melihat Zeros diselimuti Aura Ungu menyala dan merasakan Berat badan semakin berat sampai membuat mereka berlutut
"Maka 1 Sampah akan tersingkirkan" Zeros berada didepan Clay yang sedang berlutut karna Gravitasi
Dengan tangan yang diselimuti Aura Ungu Gravitasi Zeros mengayunkan tangannya
BANGG
Zeros memukul kearah Clay namun Clay dilindungi Batu berbentuk setengah bola yang Clay berada di dalam bola batu Jier ,Namun Batu itu terlihat Berlubang setelah terkena serangan Zeros
Zeros menoleh kearah Jier yang sedang menyentuh tanah dan Mengeluarkan Batu itu adalah Jier sendiri
Jier melihat kearah Zeros dengan perasaan ngeri
'Umur Semuda itu sudah bisa sampai Tier 6B? Terlebih dia mempunyai Atribut Gravitasi?' Pikir Jier yang sedikit merasa tubuhnya terbebani oleh Gravitasi Zeros
"Hah~,Katakan apa mau mu Paktua? Aku tidak punya waktu banyak untuk kalian" Zeros menghilangkan Gravitasi kepada 11 Orang itu
10 Anggota Osis merasa lega sekaligus merasa ngeri sambil menatap kearah Pemuda Yang tampan itu
Jier pun mengajak Zeros ke Ruangan yang merupakan Ruangan Kepala sekolah dan sekarang mereka sedang berhadapan dengan Zeros dan Jier duduk di Kursi
"Cepat katakan sesuatu Paktua" Zeros menompang Dagunya menatap kearah lain tidak menatap kearah Jier didepannya
Jier hanya bisa membiarkannya lalu mengetakan
"Tuan Zeros ,Bisakah aku meminta Tolong?" Jier
"Katakan saja tidak usah Berbelit Belit" Zeros
Jier mengagukkan kepalnya lalu berkata dengan Serius
__ADS_1
"Karna Jajaran Academy Inggaly sangat tinggi ,dan Aku ingin membuat Sebuah Kelompok yang ber Isikan Orang orang kuat di Academy Inggaly" Jier menatap kearah Zeros
Zeros hanya mengerutkan keningnya lalu berkata
"Maksudnya Apa Paktua?" Zeros
"Inti nya aku ingin kau menjadi salah satu Kelompok itu ,Tentu saja kami akan memasukkan orang orang yang Pantas untuk menjadi Anggota" Jier
"Lalu untuk apa Kelompok ini dibuat?" Zeros
"Untuk menjaga Peraturan Sekolah Inggaly ,Kau pasti tau Pembulyan sering terjadi di Academy Inggaly ,Entah itu adalah Pembulyan terhadap Rakyat Jelata atau Penganiayaan Salah satu siswa" Jier
"Tunggu ! Bukankah itu tugasnya Anggota OSIS? Aku tidak mau melakukan pekerjaan Merepotkan itu" Ucap Zeros
"Para Anggota OSIS telah disibukkan oleh tugas mengatur Ujian atau Misi dari Kerajaan Melric , Karna itulah Aku ingin membuat Kelompok untuk mencegah terjadinya yang tak kuinginkan" Jier
"Setelah melihat kekuatan anda ,Saya jadi yakin untuk membuat kelompok ini" Jier
"Apakah kamu Mau menjadi Anggota Kelompok yang akan kubuat? Jika maasalah nama. Anda bisa menyebutkan nya apapun itu" Jier
"Cuma 1 yang ingin kukatakan ,Kamu terlalu banyak Omong Paktua Setidaknya berikan Aku waktu untuk berpikir" Zeros
bibir berkedut mendengarnya namun hanya menghela nafas lalu berkata
"Oke ,Saya akan memberi Anda waktu berpikir" Jier
Zeros mengagukkan kepalanya lalu berdiri berniat pergi
"Eh? Mau kemana katanya mau berpikir?" Jier tersenyum
"Terserah kau Paktua" Zeros melambaikan tangannya
"Kalo Begitu jika anda sudah mendapatkan keputusan ,Anda bisa kesini lagi" Jier
Zeros keluar tanpa menoleh kearah Jier yang berada dibelakangnya
Zeros pun pergi ke tempat parkiran Gerbong Kereta ,Berniat mengambil barang barang nya
...Sedangkan Disisi Lain...
Di Asrama Wanita ,Terdapat Seorang Wanita Berambut Abu Abu dengan Iris Mata Abu abu dengan Pupil Hitam Pekat sedang duduk di Kasurnya
Wanita itu menundukkan kepalanya , Memikirkan Sesuatu
...Flasback...
"Elisha ! Apa yang kamu lakukan? Coba lah jadi seperti Kakakmu !" Seorang Pria Paruh baya memarahi kepada Wanita berumur 7 Tahun
"Maafkan Aku Ayahanda !" Wanita berumur 7 Tahun meneteskan air mata
"Tcih , Kalo begini terus kau akan merusak citra Keluarga Kemender" Pria Paruh Baya
...Flasback END...
__ADS_1
Disaat Wanita itu sedang menundukkan kepalanya .Tiba Tiba ada suara yang menyadarkannya
"Ada Apa Eli?" Seorang Wanita berambut Merah wajah Cantik ,Mempunyai Iris Mata Abu Abu dengan Pupil berbentuk Segitiga
"Tidak Apa Tuan Putri, Aku hanya memikirkan Pelajaran untuk kedepannya" Wanita tersebut adalah Elisha
"Begitukah , Jangan terlalu banyak berpikir" Wanita Berambut merah adalah Felisha Putri kerajaan Melric dan ternyata mereka berdua satu kamar di Asrama
.....Disisi Zeros.....
Zeros saat ini sudah sampai di tempat Gerbong Kereta Miliknya Berada
"Silahkan Tuan Muda" Kusir sambil memberi Tas berisi barang barang Zeros kepada Zeros
"Terimakasih Paktua" Zeros
Gelang milik Zeros yang merupakan pemberian dari Academy Inggaly bergetar lalu mengeluarkan Cahaya berbentuk Tulisan
Zeros : 1000 Poin
Kelas : 1A
Kamar: 3B
Kamar adalah Tempat Zeros yang akan tinggal berada di Asrama ,Jika Kelas Zeros adalah Kelas 1A merupakan Kelas kelas yang mempunyai Murid murid berbakat
Zeros melihat Keterangan dari Gelang yang dia pakai bergumam
"Praktis sekali ini barang" Gumam Zeros
Zeros berjalan masuk ke halaman Academy Lagi berniat merapikan barang barang nya di Asrama
...Beberapa Saat Kemudian...
Zeros sudah sampai didepan Sebuah Mansion yang besar dan dipenuhi oleh Orang orang yang masuk ke Mansion tersebut ,Yap itu adalah Asrama Pria
Zeros masuk ke Mansion menghiraukan tatapan dari Orang orang disekitarnya
Setelah Lama mencari kamarnya ,Akhirnya Zeros pun sudah sampai di Kamar 3B seperti yang diterapkan oleh Pihak Academy Inggaly
Zeros membuka Pintu nya ,Dia melihat Seorang Pria berambut Hitam ,Wajah tampan ,tak asing bagi Zeros karna bersama mengikuti Ujian masuk sekolah Apalagi Zeros mengancam nya
"Kamu?" Pemuda itu adalah Gents yang adalah Teman Sekamar Zeros
Zeros mendengar ucapan Gents hanya diam lalu merapihkan barang barangnya di tempat Kasur sebelah Kasur Gents
Seketika Keadaan Hening sesaat ,Tiba Tiba Gents bertanya
"Apa maksudmu Ujian yang kamu katakan disaat itu?" Gents
"Cari sendiri" Zeros yang hanya fokus merapihkan barangnya tanpa memandang Gents sama sekali
Gents tampak kesal diabaikan namun hanya bisa membiarkan Zeros
__ADS_1
Hari tanpa terasa sudah gelap ,para orang yang sudah merapihkan barangnya di Asrama pun tidur ,Karna Jier mengatakan jika Pelajaran akan dimulai besok pagi
END