Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 75


__ADS_3

Zeros dan Zerd ayahnya sendiri kembali ke istana disambut dengan tatapan terpana dari para bangsawan


"Selamat datang Sayang!?" Ibu Zeros menyambut kedatangan kedua orang itu dengan senyuman lembut namun bagi Zerd merasakan ngeri


"Ha-lo , sa-yang ka-mi berdua hanya bermain main saja kok , benarkan nak?" Zerd menaruh lengannya di atas bahu Zeros


"Benarkah , Nak? Jawablah sejujurnya saja biarkan ayahmu yang kuuruskan nanti" Ibu Zeros tersenyum kepada Zeros


"Te-ntu , Ibuku walaupun sakit tapi itu sangat menyenangkan" Zeros tersenyum memaksa


"Benarkan , kataku kan" Zerd menepuk punggung Zeros


"Hah~, Yaampun kalian berdua memang sama persis terlalu serius dalam hal melakukan pertarungan" Ibu Zeros memeluk Zeros dan Zerd bersamaan


Para bangsawan dan orang orang dari gereja hanya terdiam melihatnya


"Bagaimana dengan pendapat kalian tentang Zeros? Apakah dia layak atau tidak? Dia berumur segitu namun bisa bertahan dengan sang Kaisar Api Zerd" Raja Abner


Para bangsawan berbisik bisik sebentar beberapa saat kemudian mereka mengangkat tangan ke atas dan berkata


"Setuju!" Para Bangsawan serentak


Para orang dari gereja pada sedikit tidak setuju namun pendeta gereja mengangkat tangan nya


"Aku setuju dengan pendapat anda Yang Mulia Raja" Pendeta


"Tapi Tuan-" Pria dari gereja ingin protes kepada pendeta


"Kenapa? Tuan Zeros sudah membuktikan bahwa dia layak untuk mendapatkan posisi ini" Pendeta


"Tapi-" Pria itu


"Diamlah Mark" Pendeta


Pria itu yang bernama Mark tersebut terdiam setelah di beri tahu oleh pendeta gereja


"Terimakasih atas persetujuan mu" Raja Abner tersenyum misterius


...Keesokan Harinya...


Di hutan terdapat bukit yang tinggi di atasnya terdapat Zeros memandang Ibukota kerajaan melric dari kejauhan


Zeros menghirup udara dengan tenang lalu mengeluarkan dengan pelan pelan


"Rasanya sejuk sekali , Aku sangat bahagia hidup yang tidak penuh dengan polusi dan keluarga yang masih ada" Zeros tersenyum sekian kali nya dia bersyukur dengan hidup nya sekarang


"Untuk sekarang harus menyingkirkan hama yang menggagu lalu bisa hidup sejahtera" Zeros dengan nada dingin


"Hah~" Zeros melentangkan kedua tangannya merasakan angin berhembusan


Zeros bisa berada di bukit ini karna ingin berjalan jalan santai di area Kerajaan Melric dan menemukan bukit nyaman


Pandangan Zeros teralihkan oleh sebuah sungai yang jernih yang berada di bawah bukit


Zeros berpikir ingin memakai sungai tersebut untuk membersihkan tubuhnya

__ADS_1


Zeros meloncat dari bukit k bawah yang tingginya 100 meter


Zeros mendarat dengan tenang karna dia menggunakan sihir gravitasi untuk meringankan beban tubuh membuatnya bisa mendarat dengan tenang tanpa merusak tanah


"Misaki" Zeros berjalan sambil memanggil Misaki kuda murasaki milik nya


Misaki keluar dari lingkaran sihir lalu Misaka juga yang merupakan anak dari Misaki Kuda mirusaki yang memiliki tubuh kecil


"Waktunya untuk mandi" Zeros tersenyum sedikit kearah peliharaanya


Kedua Kuda tersebut mengangkat kedua kaki depannya dengan bersamaan lalu berteriak melengking tampak senang


Zeros berjalan ke depan sungai tersebut yang terlihat jernih lalu menyalurkan mana di sungai tersebut


"Ternyata ada monster kecil" Zeros duduk di depan singai lalu menyentuh air sungai tersebut


"Corius Flame" Zeros


Air sungai tiba tiba mengeluarkan asap uap lalu tanpa sadar membunuh monster monster ikan menjadi abu dan abu tersebut ikut terbakar oleh Api biru Zeros membuat sungai tersebut bersih bahkan air nya menjadi panas karna api biru Zeros



Source : Pinterest


"Kalian berdua sekarang bisa mandi dulu" Zeros melepaskan baju nya


Kedua kuda peliharaan Zeros tampak senang dengan berteriak dengan melengking lalu berlari ke kolam sungai untuk membersihkan badan dan bermain main air


"Enak sekali" Zeros sudah sekarang hanya memakai celana panjangnya lalu tanpa memakai baju sama sekali telanjang dada


Tiba tiba ada sebuah patah ranting kayu di belakang Zeros membuat Zeros sedikit terkejut karna tidak menyalurkan Mana disekitar tempat itu


Zeros menengok dengan mata terbakar oleh api biru bersiap untuk mengeluarkan sihir


"Maafkan kami karna mengganggu anda !" Seorang pemuda berambut pirang dengan iris mata hijau emerlad


Dia adalah Haya dari party pahlawan dari dunia lain


Di belakang Haya terdapat teman teman Haya yang sedikit terkejut melihat Zeros berendam di sungai


"Maafkan kami karna menggagu kalo begitu kami permisi" Haya menundukkan badan nya


"Ayo teman teman kita balik arah" Haya mencoba mebujuk teman teman nya


"Bukankah Tuan Zeros yang di siarkan kemarin" Sanaka semangat melihat ingin mendekati Zeros tapi dihalang oleh Haya


"Apa kau mau lakukan Sanaka? Kita tidak kenal dengan dia bahkan kita tidak tau sifat nya" Haya


"Tapi-" Sanaka tersela oleh wanita berambut ungu mempunyai wajah cantik dan memiliki iris mata ungu perak yang adalah Fanya


"Benar kata ketua , kita tidak tahu sifat nya akan bahaya kita tidak sadar menyinggungnya" Fanya


"Diam kau !, kau sudah mempunyai Renov kenapa kau masih ingin menghalangi ku" Sanaka


"Aku sudah bilang aku dengan Renov tidak mempunyai hubungan sama sekali" Fanya

__ADS_1


Zeros melihat ke arah Fanya dengan mata terbuka lebar


"Lihat bukankah itu monster?" Refan menunjuk


"Benar !" Seluruh laki laki di party pahlawan menjaga posisi untuk bertarunh karna merasa terancam dengan kehadiran dua kuda penghancur yang sedang bermain main air di kolam


"Jika kalian menyerang kedua kuda itu maka akan kematian yang akan datang pada kalian" Zeros dengan nada datar tapi pihak party pahlawan merasa tertekan dengan perkataan Zeros kecuali Haya yang mengerutkan keningnya


"Jika mereka berbahaya kenapa anda terlihat tenang bahkan menikmati momen kebersamaan mereka?" Haya


Karena mereka berdua..." Zeros terputus karna di hampiri kedua kuda mirusaki tersebut yang ingin di elus kepala mereka


Party pahlawan terpana melihat makhluk yang terlihat sangat bahaya tunduk kepada seorang manusia


"Mereka adalah peliharaan ku" Zeros


Di tengah tengah party pahlawan yang sedang terkejut terdapat siluet jatuh dari pohon di dekat Fanya


Seorang pria berambut hitam dengan wajah tampan seperti persis Zeros mempunyai iris mata hitam legam yang adalah Zeros di dunia lain Renov


"Renov?" Fanya terkejut dengan kedatangan Renov


"Ayo pergi Fanya" Renov meraih tangan kanan Fanya


"Tapi bagaimana dengan teman teman?" Fanya


"Tidak usah dipikirkan karna orang itu tidak akan menyakiti mereka karena bukan hobi nya" Renov berjalan menjauh sambil membawa Fanya


"Tidak Renov, Aku ingin disini kamu juga harus disini" Fanya


"Kalian ingin pertengkar dengan pasangan kalian sendiri maka pergi lah dari sini aku ingin santai santai disini" Zeros dengan nada datar


"Aku dengan-" Fanya tersipu malu wajah nya memerah berniat menbantah perkataan Zeros tapi dia tersela oleh Renov


"Ya maafkan aku , Aku akan membawa wanitaku pergi dari kau" Renov


Fanya wajah nya semakin memerah mendangar perkataan Renov


"Apa kau bilang Renov?" Renov tersipu malu


Renov mengendong Fanya tanpa menjawab pertanyaan Fanya membuat Fanya semakin tersipu malu


"Eh , Mau kemana?" Fanya


Renov tanpa menjawab sama sekali pergi melesat dengan cepat kearah Ibukota kerajaan melric


"Sudah kuduga , mereka mempunyai hubungan" Sanaka


"Sudah wajar karna mereka adalah teman masa kecil" Ven


"Maafkan teman saya yang lancang itu" Haya menundukkan badanya kearah Zeros


Zeros hanya melambaikan tangan nya tapi diam diam berpikir


"Aku tidak percaya bahwa aku se agresif seperti itu" Zeros berkata dalam hati

__ADS_1


END


__ADS_2