Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 145


__ADS_3

Di dunia Yendoles terdapat sebuah negara bernama Dengans, negara yang yang memiliki pasukan hunter yang terkuat ke 2 setelah negara Jengsan


Di kota A negara Dengans terdapat sebuah districk yang dikuasai oleh seorang hunter kelas S yang adalah seorang wanita


Hunter wanita tersebut saat ini berada di markasnya yanh merupakan bangunan kuno seperti masa kerajaan ,wanita tersebut berada di ruangan yang tertutup


Wanita tersebut sedang duduk di dekat sebuah pintu yang terbuka menampakan hari yang sudah malam dan wanita tersebut menatap kearah langit sambil menghirup sebuah rokok (Maaf saya lupa namanya jadi saya namai rokok saja)


"Sakaya ,apa yang sedang kamu lakukan sekarang?" Wanit berkata dengan nada penuh rindu akan sahabatnya yaitu Sakaya


"Semoga saja kamu tidak salah mengambil keputusan untuk melawan pemerintahan negara Oldrown" Ucap wanita tersebut


Wanita tersebut memiliki penampilan berambut coklat muda ,dengan mata coklat muda dan serta memiliki wajah cantik dan menawan


Wanits tersebut adalah Reyna teman masa kecil Sakaya yang dipisah oleh orang tuanya dari Sakaya



Source : Pinterest


...Disisi Zeros...


Di malam hari ,di kediaman Karyama terdapat kamar Zeros yang berisikan Zeros dan Sakaya yang sedang saling bercerita sambil duduk di kasur milik Zeros


"Lalu sayang ,apakah kamu tau jika teman masa kecilmu masih hidup atau tidak?" Zeros


"Masih hidup sayang tapi dia sedang berada di bawah kendali negara Dengans" Sakaya berkata dengan nada sedikit berat karena mengingat dia mendapatkan informasi jika Reyna menjadi seorang hunter kelas S dan berada di bawah kendali negara Dengans


Zeros melihat wajah murung Sakaya seketika peka lalu dia mengelus pipi Sakaya dengan tangan nya


"Jika kamu sangat ingin menyelamatkan nya maka kita akan kembali ke dunia modern lalu menyelamatkan teman mu itu" Zeros tersenyum lembut kepada Sakaya


Sakaya seketika memeluk Zeros lalu membenamkan wajahnya ke dada Zeros berkata dengan nada penuh syukur dan berterimakasih


"Terima Kasih Sayang" Sakaya


"Tidak apa apa" Zeros mengelus ngelus kepala Sakaya


Tapi sesaat itu tangan Sakaya meraba raba paha Zeros lalu lama kelamaan bergerak ke selangkang*n Zeros


Zeros tiba tiba merasakan tongkat nya seperti elus elus oleh Sakaya lalu dia melihat Sakaya yang wajahnya memerah padam

__ADS_1


"He~, sepertinya kamu sangat bergairah sekali" Zeros tersenyum lembut sambil berkata dengan nada menggoda


Lalu kamar Zeros seketika dipenuhi suara erangan mereka berdua


Vina yang bejalan di lorong dekat kamar Zeros mendengar suara erangan mereka berdua lalu dia melihat suara erangan tersebut berasal dari kamar Zeros membuatnya langsung berpikiran mesum dan wajahnya berubah menjadi merah


Lalu Vina segera pergi dari sana dan masuk kekamarnya dengan cepat


...Keesokan Harinya...


Tampak Zeros dan Sakaya berada di benua utara berniat menteleportkan diri mereka ke dunia Yendoles


Beberapa saat kemudian Zeros dan Sakaya telah berpindah tempat ke tempat hutan di kota A negara Oldrown


Lalu Zeros menatap kearah Sakaya lalu berkata sambil membukakan sebuah celah dimensi


"Sebaiknya kamu bersembunyi di dimensi ruang" Zeros


Sakaya hanya bisa mengagukan kepalanya dan menuruti nya lalu berjalan masuk ke celah dimensi


Setelah Sakaya sudah masuk ,Zeros pun menutup celah dimensi tersebut lalu dia menatap kearah langit


Seketika Zeros hilang dari tengay tengah hutan ,lalu munculah sesosok Zeros di atas langit kota A melayang layang dengan tubuh diselimuti oleh aura sihir ungu


"Hey, apa itu!?" Teriak salah satu penjalan kaki melihat keatas langit yang terdapat portal ungu yang muncul


Banyak penduduk penjalan kaki biasa melihat portal portal ungu bermunculan di atas kota A ,dan mereka bukannya melarikan diri akan tetapi mengabadikan foto munculnya portal


Efek munculnya portal ungu tersebut menimbulkan awan awan didekat Zeros menjadi gelap membuat suasana kota A menjadi mencekam


Tapi sesaat itu Zeros berkata dengan nada dingin dan bisa didengar olehnya sendiri


"Jatuhlah" Zeros


Dari dalam portal ungu munculah monster monster undead milik Zeros dan berjatuhan di kota A


Para hunter yang sedang berpatroli disana wajah mereka menjadi gelap seketika karena melihat jumlah monster yang banyak beserta kekuatan yang juga besar


"A-apa itu!" Salah satu penduduk ketakutan melihat puluhan monster undead berjatuhan


Monster monster undead sesudah mendarat di tanah mereka langsung menerkam orang orang di kota A

__ADS_1


"HEY SEGERA PANGGILKAN BALA BANTUA-" Teriak salah satu hunter yang tersela karena dirinya sudah di makan hidup hidup oleh seekor monster undead


Keadaan kota A seketika menjadi lautan api dan hancur berantakan ,terlihat banyak penduduk biasa berhamburan lari sedangkan hunter hunter disana banyak yang terbunuh dan sekarat


Zeros hanya menatap mereka dengan pandangan sinis lalu menghilang dari sana meninggalkan kota A dalam kehancuran oleh monster monster nya


Berita hancurnya kota A di negara Oldrown segera tersebar dipenjuru dunia dan sekarang pihak asosiasi hunter di negara Oldrown sedang sibuk dengan kota A


Di negara Dengans ,lebih tepatnya di asosiasi hunter terdapat ruangan dan ruangan tersebut terdapat beberapa orang yang adalah hunter kelas S di negara Dengans


"Sepertinya portal portal monster akhir akhir ini semakin parah terlebih di negara Oldrown sekarang sedang diserang puluhan- tidak ratusan monster di kota A" Seorang pria berambut hitam bernama Singo


"Benar tuan, apakah kita akan membantu mereka ketua?" Seorang wanita berambut merah yang bernama Narawati


"Tidak usah nona Narawati, yang harus kita pentingkan adalah negara kita sendiri , kita harus menjaga negara ini untuk berjaga jaga jika ada portal misterius muncul di negara Dengans seperti negara Oldrown" Ketua asosiasi hunter


Tapi beberapa saat kemudian seseorang menorobos masuk ruang rapat para hunter S


"HEY KALAU MASUK HARUS BERKATA PERMISI DULU!" Teriak seorang pria garang bernama Demos kepada seseorang yang menorobos tersebut


"M-maafkan saya tapi ada sesuatu yang harus kusampaikan" Ucap seseorang dengan terburu buru


"Tenang Demos" Ucap ketua dengan nada tenang lalu ketua tersebut menatap kearah seseorang tersebut


"Tolong sampaikan hal apa yang membuatmu tergesa gesa" Ketua


"I-tu tuan di kota A sedang di serang oleh ratusan monster yang muncul dari portal misterius yang berjumlah sangat banyak" Ucap seseorang tersebut dengan nada gemetar ketakutan


Seketika seisi ruangan terkejut akan hal tersebut dan Reyna yang sedang berada di ruang rapat seketika pucat lalu dia berkata


"Apakah hal itu benar!?" Teriak Reyna berdiri dari duduknya


"Benar Nona Reyna dan ada juga sesosok pria berambut putih perak sedang berdiri di langit langit sedang menatap kehancuran kota A" Ucap seseorang tersebut berkata dengan nada gentar


Semua orang yang berada di dalam ruangan langsung berpikiran "Pasti orang itu dibalik semua ini"


"Itu bisa diurus nanti saja sekarang cepat panggilkan tim penyelamat dan kerahkan semua hunter dari guild mana pun untuk pergi ke kota A" sontak Ketua tersebut berkata dengan nada tegas


"BAIK!" Ucap semua orang di dalam ruang rapat lalu pergi keluar dari ruangan hanya menyisakan ketua asosiasi hunter Dengans


"Apakah sesosok yang di ramalkan itu memang benar benar ada?" Gumam ketua asosiasi hunter

__ADS_1


END


__ADS_2