Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 127


__ADS_3

Dimensi ruang milik Zeros, terdapat Zeros yang berdiri di tengah tengah ruangan dimensi yang hanya berwarna putih menatap kearah makhluk yang mempunyai tampilan seperti naga tapi tubuhnya seperti terbuat dari api biru dan ukuran nya terbilang cukup besar


Makhluk tersebut mempunyai dua tanduk meruncing kedepan di kepalanya dan mempunyai 2 sayap yang sangat lebar diselimuti oleh api biru


Setiap makhluk itu menghempaskan kedua sayap terdapat api biru yang membara di bawahnya


"Ternyata api biru ku membuatnya terlalu berkembang pesat" Gumam Zeros tersenyum pahit


Makhluk tersebut adalah Celynder merupakan makhluk yang berasal dari telur pemberian Raja Yegad


ROARR


Celynder mengaum sangat keras ,jika ini bukan di dimensi melainkan dunia nyata sudah pasti tanah sekitaran akan gempa


"Tenanglah" Zeros mendekati Celynder membuat Celynder seketika berhenti terbang lalu mendarat ke lantai


Kepala Celynder membungkuk di hadapan Zeros tampak ingin di elus oleh Zeros


Zeros hanya mengelus kepala Celynder karena dirinya sudah 4 hari telah menetas sejak Zeros telah pindah ke dunia modern tapi perkembangannya sangatlah pesat bahkan kekuatan nya hampir setara dengan hunter terkuat di dunia modern yang berada di tier 7C



Celynder


Source : Pinterest


Celynder tampak sangat patuh terhadap Zeros bahkan dia mengagap Zeros adalah ayah nya sendiri


"Good boy" Zeros berkata dengan santai tapi Celynder bersikap seperti tidak terima dan menatap kearah Zeros dengan tajam karena dirinya bukan lah pria melainkan wanita


"eewe" Zeros yang peka langsung canggung lalu berkata


"Good Girl" Zeros membuat Celynder seketika menjilati tangan Zeros


"Hentikan itu geli" Zeros mencoba menghentikan Celynder yang menjilati tangan kanan nya


Lalu Celynder berhenti menjilati tangan kanan Zeros dan hanya menatap kearah Zeros dengan tatapan penuh harapan untuk bisa ikut keluar dari dimensi bersama Zeros


"Kau sepertinya ingin sekali keluar bersama ku" Zeros


Celynder tampak mengagukan kepalanya seperti mengiyakan perkataan Zeros


"Baiklah, kalau begitu bisakah kamu menjadi cincin?" Zeros


Celynder seketika menundukan kepalanya lalu tubuhnya lama kelamaan menjadi sebuah api biru yang bergerak ke tangan kiri Zeros lebih tepat mengumpul di jari manis lalu menjadi sebuah cincin berbentuk naga/Celynder berwarna biru


Zeros melihat kedua tangan nya yang memiliki 5 cincin yaitu cincin penyimpanan, cincin Misaka dan Misaki, cincin Juilihard ,cincin Celynder dan cincin pintu masuk ke dunia laut


"Jika dilihat lihat aku seperti orang yang pamer perhiasan" Zeros tersenyum pahit


Zeros berhenti memikirkan hal tersebut lalu dia menyalakan mata kiri nya berubah menjadi merah ruby berpindah dimensi ke dimensi dunia nyata


Zeros berpindah di halaman belakang kediaman Karyama dan Zeros mendongak keatas melihat hari sudah malam


Zeros pun masuk ke rumahnya ,berniat beristirahat 1 malam setelah itu dia akan pergi ke dunia modern lagi untuk mencari tahu keberadaan Dewa kebencian atau kita bisa sebut Dewa Ednes


Di ibu kota kerajaan melric tanpa sepengatahuan Zeros ,tengah mengadakan pesta atas kepulangan Zeros ,mereka bahkan tidak peduli jika Zeros akan hadir ke acara itu atau tidak yang penting mereka sangat senang atas prestasi dan kepulangan nya karena mereka tau jika Kerajaan Ice Break telah melakukan kejahatan menumbal putri kerajaan dan memiliki permusuhan dengan kerajaan melric


Kini sesosok Zeros sekarang sudah menjadi motivasi para pemuda untuk menjadi lebih kuat ,seperti ayahnya yang memiliki nama baik dan besar di dunia pedang dan sihir


Di dalam kediaman karyama atau mansion, Zeros tengah berjalan di lorong dan dia berpas pas an dengan Vina dan Ernada


Zeros melihat Vina dia hanya menyapa dengan mengangkat tangan kanannya lalu berkata


"Selamat malam bibi" Zeros dengan nada datar tapi di dalam hati dia sedikit tidak terima karena bocah seumuran nya adalah bibinya sendiri


"Selamat malam Zeros" Vina menyapa kembali dengan nada lembut dan dia pun tersenyum sedikit


Sedangkan Ernada bersembunyi di belakang kaki Vina membuat Zeros tidak tahan karena merasa dirinya seperti di takuti padahal Ernada pada saat siang hari tadi sangat akrab dengan Ibunya dan Ayahnya


"Bolehkah saya mengucapkan terimakasih dengan anda karena telah menyelamatkan menyelamatkan adik saya" Vina membungkukan badan nya


"Tidak usah seformal itu" Zeros dengan nada monoton sambil melambaikan tangan nya lalu dia menatap kearah Ernada


"Kenapa kamu seperti takut denganku?" Zeros berjongkok


"Hmph, karena kakak ,ayahanda Ernada telah tiada" Ernada menatap kearah Zeros dengan tajam dan air mata mengalir dari matanya


"Ernada, kamu tidak boleh berkata seperti itu" Vina

__ADS_1


"Apakah dia tidak tahu jika ayahnya telah menunggu dia matang untuk menjadi tumbal?" Zeros menatap kearah Vina


Vina hanya menggelengkan kepalanya tampak mengiyakan perkataan Zeros lalu Zeros menatap kembali kearah Ernada


"Maafkan kakak ini nona, tapi ayah anda telah melakukan kejahatan yang banyak Zeros berkata dengan nada lembut


"Apa maksudmu? Ayahku tidak pernah melakukan kejahatan sama sekali bahkan dia sangat mencintai keluarganya dan rakyat rakyat nya" Ernada berkata dengan tersedu sedu


"Itu jika kamu lihat dari depan nona,maafkan aku karena berkata kasar tapi ayah anda berniat menggunakan kamu sebagai tumbal untuk memperpanjangan umurnya" Zeros menggelengkan


Ernada mendengar seketika tidak percaya wajahnya tampak tidak percaya sambil menatap kearah Zeros


"Tida! Mustahil ayahanda melakukan hal seperti itu" Bentak Ernada


"Ernada ,yang dikatakan tuan Zeros memang benar bahwa ayahanda memang memiliki niatan seperti itu dan itu juga alasan kenapa Ibunda suka bertengkar dengan ayahanda" Vina berbalik kebelakang lalu berjongkok dihadapan Ernada dan berkata dengan nada selembut mungkin untuk bisa membuat Ernada tetap tidak takut tapi itu tidak berpengaruh sama sekali


Karena Ernada terlihat ketakutan karena Vina yang mengatakan seperti membua Ernada menurutnya itu hal yang benar


"T-tidak mungkin" Ernada air mata mengalir dari mata nya dan berkata dengan nada dengan tidak percaya


"Kakak!" Ernada memeluk Vina sambil menangis tersedu sedu


Vina hanya bisa memeluk Ernada dengan niatan untuk menenangkannya


"Tidak apa apa, sekarang Ernada sudah aman karena ayahanda telah tiada" Vina berkata dengan nada lembut sambil tersenyum


Zeros melihatnya dia pun berdiri lalu dia berkata


"Hari sudah malam bibi bawa dia ke kamar ,dia mungkin akan tertidur lelap setelah menangis" Zeros menatap kearah Vina


"Baik tuan Zeros" Vina menggendong Ernada yang masih membenamkan wajahnya ke dada Vina


"Sudah kubilang jangan seformal itu" Zeros dengan nada monoton


"Baiklah Zeros" Vina pergi sambil menggendong Ernada


Melihat Vina telah masuk ke kamar yang berada di ujung lorong pun menoleh kearah jendela melihat malam yang sedikit berisik


"Padahal ini sudah tengah malam kenapa masih ramai sekali?" Zeros


"Karena di kota sedang mengadakan acara kepulangan mu wahai cucuku" Velanda dari sisi lain lorong mengampiri Zeros


"Apakah nenek dari tadi telah menguping pembicaraan tadi?" Zeros berkata dengan nada penasaran


"Nenek tadi sedang bersih bersih di dapur bersama Erd tapi mendengar suara Ernada yang berteriak nenek pun kesini" Velanda


"Nenek kenapa ikut bersih bersih, biarkan Erd untuk mengerjakan nya" Zeros


"Persis yang dikatakan Erd pada saat di bantu oleh nenek,nenek tidak apa apa karena nenek dulunya ingin sekali menjadi ibu rumah tangga biasa tapi karena dulunya nenek mengira Kakekmu adalah seorang pengembara ternyata seorang raja yang sedang menyamar menjadi seorang pengembara dan nenek pun dipaksa menikah dengan nya" Velanda


"Hah? Bagaimana cerita nya nenek bisa bertemu dengan bajingan itu?" Zeros kebingungan


"Cerita nya begini" Velanda


Lalu Velanda menceritakan cerita dimana dirinya bertemu dengan Zerox yang sedang berusia 12 tahun di ibukota Ice Break


Velanda dulunya adalah seorang anak dari peternak domba Es yang merupakan hewan di kutub utara dan rumah Velanda dulunya berada


Velanda bersama dengan ibunya dan ayahnya pergi ke ibukota ice break untuk membeli bahan bahan untuk peternakan nya


Disaat ayahnya dan Ibunya Velanda sedang membeli barang ,Velanda berjalan jalan di ibukota sendirian pada saat itu juga Velanda bertemu dengan Alexa seorang elf berambut pirang dan seorang pria berambut putih perak yang adalah Zerox seorang putra ke 4 raja kerajaan ice break yang masih berumur 12 tahun sedang naik kereta kuda di jalanan ibukota ice break


Banyak orang yang memberikan jalan kepada Zerox dan melihat Zerox duduk dengan santai bersama dengan seorang wanita elf cantik di sampingnya


Velanda melihatnya menurutnya biasa saja kepada Zerox tapi yang membuatnya Velanda takjub adalah desain kereta kuda yang sangat mewah dan cantik


Pandangan Zerox tiba tiba teralihkan kearah Velanda yang memiliki paras cantik yang setara dengan Alexa yang sebagai budaknya karena pada saat itu Alexa masih berstatus budak milik Zerox


Zerox melihatnya seketika tertarik kepada Velanda membuat Velanda yang memiliki sifat buruk langsung berlari menjauh


Zerox pun menyuruh bawahannya untuk menyelidiki tentang Velanda


Zerox berbicara kepada Alexa mengenai hal ini dan berniat setelah menikahi Alexa dia akan menikahi gadis yang dia lihat pada saat itu


Alexa hanya bisa tersenyum sambil menyemangati Zerox


Zerox mendapatkan informasi bahwa gadis yang di lihar pada saat itu atau Velanda hidup di pendesaan sedikit jauh dari ibukota ice break dari prajurit bawahanya


Zerox mendengar informasi tersebut sedikit senang lalu 7 tahun kemudian

__ADS_1


Zerox telah sudah menikahi Alexa dan menjadi pemenang pewaris tahta raja ice break dengan memenangkan turnamen tersebut


Zerox yang masih mengingat dengan jelas kecantikan Velanda pun berpamitan kepada Alexa berserta orang tuanya untuk pergi ke pendesaan untuk mencari istri keduanya


Orang tua Zerox mendengarnya tampak tidak melarangnya karena mereka tau jika Zerox telah kuat dan bisa menjaga diri


Alexa ingin sekali ikut bersama Zerox untuk pergi pendesaan tersebut namun Zerox tidak ingin Alexa terluka pada saat perjalanan membuatnya terpaksa untuk tinggal di istana kerajaan ice break


Dimulai lah Zerox menyamar sebagai pengembara dengan mengganti rambutnya dari semula putih perak menjadi hitam dengan pakaian lusuh untuk berkamuflase


Zerox menunggangi kuda berjalan kearah pendesaan Velanda tinggal ditengah tengah badai salju yang sangat dasyhat


1 hari Zerox telah sampai di pendesaan tapi dengan keadaan pingsan di dekat peternakan kedua orang tua Velanda


Velanda yang sedang mengambil air dari sumur menemukan tubuh Zerox yang tengah terkubur oleh salju di dekat sana langsung membopongnya masuk ke rumahnya lalu menidurkan tubuh Zerox ke kasur kamarnya dan meminta kedua orang tuanya untuk mengobati Zerox


Setelah seharian pingsan ,Zerox bangun dari pingsan bersamaan Velanda yang sedang membersihkan kamar tersebut


Velanda melihat Zerox(masih belum diketahui oleh Velanda jika dia putra kerajaan) yang sudah sadar seketika senang


Zerox melihat Velanda yang adalah gadis yang dia cari cari sedikit terkejut namun dia sedikit senang karena dirinya merasa keberuntungan sedang memihaknya


Pada saat itu juga hubungan antara Velanda dan Zerox menjadi dekat ,Zerox mengaju bawah dirinya adalah seorang pengenbara yang sedang mencari kebebasan


Pada saat dimana Zerox dan Velanda di tinggal oleh kedua orang tua Velanda


Zerox pun menyatakan cintanya kepada Velanda membuat Velanda langsung menerima nya tanpa berpikir panjang


Setelah menyatakan perasaan cinta Zerox pun mengungkapkan identitas dirinya sebagai putra kerajaan ice break dihadapan Velanda


Velanda yang terkejut melihat Zerox yang adalah pria yang bersama dengan seorang elf pada saat umur 12 tahun


Velanda berubah pikiran untuk menerima cinta dari Zerox karena dirinya hanya ingin meneruskan peternakan ayah dan ibunya


Hal ini membuat Zerox sedikit kesal dengan perasaan marah Zerox pun memperk*sa Velanda disaat itu juga


Zeros mendengar cerita dimana Zerox langsung berubah menjadi seorang bajing*n pada saat tidak terima cintanya hanya bisa mengerutkan keningnya


Lalu Velanda pun melanjutkan ceritanya yang dimana Ayah dan Ibunya Velanda telah terbunuh oleh segerombolan bandit yang tengah mencegat ayah dan ibunya


Membuat Zerox memiliki peluang besar untuk menbawa Velanda pergi dari peternakan tersebut


Zerox setelah memperkosa Velanda sampai Velanda pingsan langsung membawa Velanda pergi dari sana ke ibukota kerajaan


Alasan Velanda tau jika kedua orang tuanya mati karena Zerox pada saat menbawa kabur Velanda ,Zerox menemukan kedua mayat orang tua Velanda ,Zerox yang memiliki respect tinggi kepada kedua orang tua Velanda membungkus kedua mayat orang tua Veland lalu memasukan nya ke cincin penyimpanan


Pada saat telah sampai di ibukota Zerox disambut oleh Alexa tapi Alexa terkejut melihat Zerox membawa Velanda yang tengah pingsan di punggung Zerox


Singkat cerita Velanda telah sadar dan dia melihat mendapati dirinya telah berada di kamar istana yang mewah dan seorang maid yang telah membersihkan kamarnya


Maid melihat Velanda telah sadar seketika menghampiri Velanda di kasur lalu mempertanyakan perihal kesehatan Velanda


Velanda yang masih bingung hanya bisa berkata jika dirinya tidak apa apa


Zerox pun masuk ke kamarnya dan dia senang melihat Velanda telah sadar dan dia pun memeluk Velanda dan berkata jika kedua orang tua Velanda telah tiada dengan alasan itulah Zerox membawanya ke istana itulah yang dikatakan Zerox


Velanda mendengarnya seketika menangis lalu membalas pelukan Zerox


Setelah itu Zerox mengajaknya untuk menguburkan kedua mayat orang tuanya


Singkat cerita setelaha acara penguburan dan penghormatan kepada kedua orang tua Velanda selesai ,Velanda mulai menerima ajakan Zerox untuk menikah


"Jadi begitulah ceritanya cucuku" Velanda


Zeros tidak bisa berkata apa apa, dia mengira Velanda dan Zerox memiliki cerita seperti konflik biasa antara bangsawan dengan keluarga kerajaan ternyata tidak


"untung saja ayahku tidak seperti itu" Zeros tersenyum pahit


"Ayahmu juga seperti itu cucuku" Velanda


"Apa maksud nenek?" Zeros mendengarnya seketika mengerutkan keningnya


"Ibumu dulu juga memiliki cerita dimana ayahmu memperk*sa ibumu sampai pingsan tapi ibumu malah senang karena dirinya tidak perlu mengungkap cinta kepada ayahmu lalu mereka berdua menikah,oh ya ibumu berkata jika dia belum mengandungmu sebelum menikah jadi bisa dikatakan ayahmu gagal menanam benih pada saat itu" Velanda


Zeros sekali lagi terdiam seribu kata lalu bergumam


"Tidak aku tidak akan menjadi seperti mereka berdua" Zeros seketika lupa akan dirinya yang dulu pernah memperk*sa dengan anak dari korupsi


END

__ADS_1


__ADS_2