Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 81


__ADS_3

...Di Taman...


Zeros kembali ke dunia nyata setelah pergi dari tempat milik Dewi Cinta


"Sial!" Gumam Zeros dengan nada kesal


Zeros berpikir bahwa bunga yang berada di pulau melayang misterius adalah perbuatan profesor yang gila akan tetapi sesosok dalang tersebut adalah Dewa Ednes


Membuat Zeros semakin kesal dengan Dewa Ednes dan berpikir tujuan Dewa Ednes itu apa sudah jelas perbuatan penyuka sesama adalah melawan hukum dunia tapi masih saja ingin membuat seperti itu


Zeros mendongak keatas melihat langit langit di tengah malam yang dihiasi bintang bintang yang indah


Zeros mengingat jika keberadaan Dewa Ednes tidak bisa diketahui oleh Dewi Cinta maka dari itu Zeros akan mencari nya sendiri walaupun harus masuk ke Underworld


Zeros pun tidak mendongak keatas lalu menatap kearah sekitar dan pulang ke rumah nya untuk mengistirahatkan tubuh nya


...6 Hari Berlalu...


Di halaman depan kediaman Karyama terdapat kereta kuda yang tengah menunggu kedatangan Zeros


Zeros keluar dari rumah nya dengan pakaian academy inggaly dan dia bersama dengan Ayah Zeros dan Ibu Zeros untuk mengucapkan selamat tinggal pada putra mereka


"Apakah kamu mau pergi jauh lagi setelah pulang dari Kerajaan Elves?" Ibu Zeros


"Kalau tidak salah ini adalah hari untuk pergi ke kutub utara untuk ujian bertahan hidup di sana" Ayah Zeros mengelus dagu nya


"Apapun itu aku tidak akan khawatir dengan kekuatanmu sekarang nak, bahkan jika kalau kau mau ,kau pasti bisa menghancurkan 1 Kerajaan sendirian" Ayah Zeros tersenyum ceroboh lalu tertawa bahak bahak tapi dia tersedak setelah di pukul punggung nya oleh Ibu Zeros


"Jangan dengarkan dia anak ku" Ibu Zeros tersenyum ramah pada Zeros


Zeros hanya diam melihat kegaduhan di dalam rumah nya yang terasa sangat berat untuk di tinggalkan


"Terimkasih, ibu ayah" Zeros tersenyum kepada Ayah dan Ibu nya


"Uuhh! Kamu semakin imut jika tersenyum" Ibu Zeros tanpa sadar mencubit dua pipi Zeros


"Uggh !,Ibu hentikan" Zeros menggoyangkan kedua tangan ibu nya yang mencubit pipi nya


Ibu Zeros berhenti mencubit pipi Zeros


"Ehem ehem, kalo begitu nak-" Ibu Zeros tersela melihat ayah Zeros yang terkejut tanpa berkata apapun sambil menatap kearah Zeros


"Nak? Apa yang merasukimu sampai sampai tersenyum menjijikan seperti itu" Ayah Zeros secara tidak sengaja berkata seperti itu

__ADS_1


Ibu Zeros memasang wajah kesal lalu menatap kearah Ayah Zeros dengan tajam membuat Ayah Zeros ketakutan


...2 Jam Sebelum Keberangkatan Zeros...


Di Academy Inggaly lebih tepatnya di depan gang terdapat sebuah rombongan kereta kuda yang sangat banyak merupakan rombongan yang akan pergi ke kutub utara untuk melakukan ujian bertahan hidup


"Dimana Tuan Zeros? Ini sudah hampir mau melakukan perjalanan untuk ke sana" Seorang pria paruh baya berambut putih yang adalah kepala sekolah Jier


"Tenang saja ,Tuan Zeros pasti sedang dalam perjalanan" Salah wanita dari OSIS yang adalah Karen


"Tapi ini hampir mau waktu nya untuk berangkat" Jier


Tiba tiba 2 seorang gadis berambut merah dan berambut abu abu datang mendekati Jier dan juga di ikuti 3 pria di belakang yang adalah Pengeran Ke 1 ,Pangeran Ke 3 dari Kerajaan Melric dan Pangeran ke 1 dari Kerajaan MelMoca


Mereka adalah Bryan , David dan Gents sedangkan 2 wanita tersebut adalah Felisha putri kerajaan Melric dan Elisha seorang bangsawan tingkat tinggi yang berkeluarga Kemender di Kerajaan Melric


"Tuan Jier, Maafkan saya karna mengganggu anda tapi saya ingin bertanya sesuatu?" Bryan


Jier menoleh kearah Bryan yang datang kearah dan mendengar perkataan Bryan dia menggelengkan kepala nya


"Oh, Pangeran Ke 1 tidak perlu berkata sesopan itu kepada saya" Jier setelah menggelengkan kepala nya dia menundukkan badan nya


"Dan juga apa hal yang anda ingin tanyakan dari saya" Jier


"Benar sekali di katakan Kakak ke 1 kenapa Tuan Zeros lama sekali atau dia memang punya urusan lain untuk dikerjakan" Felisha


"Mungkin yang dikatakan oleh Tuan Putri benar karena Tuan Zeros sekarang memiliki jabatan lebih tinggi dari pangeran di kerajaan melric" Gents


"Pangeran Gents mungkin yang anda katakan benar mungkin saja Tuan Zeros memang punya urusan yang harus dikerjakan oleh nya" Jier setelah terdiam sesaat karna memikirkan perkataan oleh Gents


"Kalo begitu bagaimana kita pergi tanpa bersama dengan Tuan Zeros?" Elisha


"Tapi jika tidak ada Tuan Zeros maka bagaimana Tuan Zeros untuk bisa lulus Academy Inggaly jika tidak ikut Ujian bertahan hidup" Karen


"Tenang saja , Bahkan dia tidak masuk sama sekali dengan gelar nya dia bisa meluluskan dirinya sesuka hati" Jier


Karen tampak mengerti dengan perktaan Jier lalu dia pun mengagukan kepala nya


"Kalo begitu cepat panggil Dianne untuk menyuruh semua murid untuk berkumpul" Jier


"Baik Tuan Kepala Sekolah" Karen menunduukan kepala nya lalu pergi untuk memanggil Dianne seorang wali kelas 1A


Lalu Dianne menghadap kepada Jier lalu Jier menyuruh Dianne untuk mengumpulkan semua murid Kelas 1A untuk mengumumkan untuk berangkat tanpa Zeros

__ADS_1


Lalu semua murid setuju dengan pendapat Jier lalu semua murid masuk ke kereta masing masing , untuk bangsawan tingkat tinggi dan pangeran/tuan putri memiliki kereta kuda yang mewah dan juga Jier bersama guru dan OSIS pun juga memiliki kereta kuda yang mewah juga


Lalu rombongan kereta kuda sekolah academy pun berangkat ke arah utara dan ada 1 kereta kuda yang kosong yang di khusus untuk Zeros namun di pulangkan oleh Jier karna Zeros tidak hadir


...Beberapa Saat Kemudian...


Kereta Kuda Zeros sudah sampai di depan gerbang lalu kereta kuda berhenti lalu Zeros keluar dari kereta kuda lalu melihat sekitaran tapi keadaan sekitar sudah sangat sepi dan hanya prajurit penjaga gerbang saja masih berada di sana


"Dimana mereka semua?" Gumam Zeros


Lalu prajurit yang menjaga di sana terpana melihat kedatangan Zeros lalu berburu buru mendekati Zeros


"Dimana rombongan kelas 1A?" Zeros bertanya dengan nada datar kepada kedua prajurit tersebut


"Lapor Tuan Zeros ,Mereka sudah berangkat 2 jam lalu pak" Prajurit ke 1 tanpa sadar memanggil Zeros dengan kata "Pak"


"Hah? Mereka pergi tanpa ku?" Zeros


"Benar Tuan Zeros, mereka mengira anda sedang mengerjakan tugas sebagai General Fentral jadi mereka berpikir untuk berangkat mulai jam 5 pagi" Prajurit ke 2


Zeros terdiam sesaat padahal jika di pikiran Zeros menjadi general fentral tidak lah sulit karna tidak memiliki Hak untuk mengatur dan juga tidak punya Hak untuk di atur oleh Kerajaan Melric kecuali Raja itu sendiri


'Bagus aku ditinggalkan sekarang apa yang harus ku lakukan?' Dalam hati Zeros


"Kalo begitu terimakasih atas laporan kalian" Zeros berbalik badan pergi ke kereta kuda


"Sama sama Tuan muda !" Kedua prajurit tersebut bersamaan


Zeros mendekati kereta kuda setelah beberapa saat berpikir lalu berkata kepada kusir kuda setelah masuk ke kereta kuda


"Pak Tua!" Zeros memanggil kusir kuda nya


"Ada apa Tuan muda" Kusir Kuda


"Apakah kamu pernah pergi berhiburan?" Zeros


"Saya sesekali pergi ke hiburan kerajaan sebelah saja" Kusir kuda


"Kalo begitu mari kita pergi berhibur di kutub utara!" Zeros tersenyun sinis dengan kilatan misterius di mata kiri nya


"Baik , Tuan Zeros" Kusir kuda menundukan kepala nya tapi dia menghadap kearah depan lalu menjalankan kereta kuda nya


Kereta kuda Zeros pun berjalan kearah utara menuju ke kutub utara dan seperti nya Zeros sudah menunggu saat saat ini untuk pergi ke sana

__ADS_1


END


__ADS_2