
...Keesokan Harinya...
Terlihat banyak sekali orang yang sedang berada di kuburan mengenang para korban penyerangan kamarin malam
Banyak orang yang bersedih atas kematian para pejuang yang telah berjuang melawan serangan monster beserta orang orang terdekat terkena serangan monster tersebut
Pada saat itu juga air hujan menetes dari atas dan hujan lebat terjadi namun banyak orang yang tidak mau pergi untuk berteduh dan pemandangan seperti itu seperti langit ikut turut berduka atas hal ini
Disaat itu terdapat komandan Shieng yang sedang berhadapan dengan seorang wanita berambut merah dengan cokelat dengan iris mata biru safir dan wanita tersebut memakai pakaian merah dengan atas sedikit terbuka memperlihatkan belahan dada
"Yang Mulia Ratu!" Seorang Deviant Komandan seketika memberikan sebuah payung berbentuk bunga yang terbuat dari es sihir buatan nya
"Terimakasih Sunefer" Wanita tersebut berterimakasih kepada Deviant komandan yang bernama Sunefer dan wanita tersebut adalah seorang ratu kerajaan Fenrid yang bernama Fernanda
Lalu wanita tersebut menatap kearah Shieng yang tengah hujan hujan tapi masih berlutut di hadapan nya
"Shieng tolonglah berdiri"Fernanda tersenyum lalu berkata dengan nada lembut
"Baik!" Shieng dengan serontak sambil berdiri tegak di hadapan tersebut
"Dari laporan para prajurit ,mereka menemukan puluha- tidak tapi ratusan mayat orang berkerudung berserakan di jalanan ibukota bagian barat" Fernanda
Shieng hanya bisa terdiam sedangkan Sunefer hanya memasang wajah tegas di samping ratu Fernanda
"Aku merasa ada yang membantu kita pada saat prajurit ,murid murid academy dan petualang sedang melawan monster golem Vander" Ratu Fernanda
"Ada seorang yang membantu mu melawan Earth Titan?" Ratu Fernanda menatap kearah Shieng
"Benar Yang Mulia Ratu!" Shieng dengan sedikit tegas
"Dan terlebih ada sebuah serangan elemen cahaya yang membuat iblis yang merupakan dalang dari penyerangan ini seketika tewas" Fernanda
"Sepertinya dibalik ratusan mayat dan serangan sihir element itu sepertinya dari orang itu" Fernanda
Shieng mengerutkan keningnya lalu dia mengingat wajah Zeros yang tampak datar tapi pikiran nya berubah disaat dia mengingat dia sedang digendong oleh Zeros layaknya putri pada saat dia terjatuh karena efek sihirnya hal itu membuat wajahnya merah merona
__ADS_1
"Shieng? Kau baik baik saja kan?" Fernanda yang sedikit bingung melihat wajahnya Shieng memerah padam membuatnya sedikit khawatir takut jika Shieng sakit
"Tidak apa apa yang mulia ratu" Shieng menggelengkan kepalanya
"Kenapa Shieng? Kau seperti sedang sakit saja" Fernanda dengan wajah khawatir menatap kearah Shieng
"Tidak apa apa yang mulia ratu ,hanya mengingat kejadian yang paling kubenci" Shieng
"Kalau begitu tak apa, apakah kamu masih ingat siapa orang itu?" Fernanda
"Dia adalah Zeros Karyama, dia adalah seorang pria bermabut putih perak dengan iris putih legam dengan wajah datarnya" Shieng
"Hmm, aku mendengarnya kau seperti sudah lama mengenalnya saja" Fernanda memegangi dagunya.
"Eh!" Shieng seketika wajahnya memerah merona
Fernanda semakin bingung dengan wajah Shieng yang tiba tiba memerah ,awalnya Fernanda mengira Shieng sakit demam tapi di tersadar lalu Fernanda tersenyum
"Sepertinya kamu sedang berada di jembatan hati" Fernanda sambil menutup mulutnya dan terkekeh
"Yang Mulia Ratu a-apa ya-yang a-anda k-katakan" Shieng berkata dengan nada terbata bata dengan merah merona terpampang di wajahnya dan terlihat mata Shieng seketika menatap kearah lain dengan cepat seperti malu dengan Fernanda
Terlihat Zeros berada di hutan yang berada jauh dari kerajaan ibukota fenrid
Zeros melihat tongkat teleportasi ditangan nya lalu dia menyalurkan sihir mana nya membuat lingkaran sihir ungu muncul dibawah kakinya lalu mengeluarkan sebuah pilar cahaya ungu melahap tubuh Zeros
Zeros berpindah dunia dimana dia berada ditempat hutan blackwood yang berada di dekat kerajaan Melric
Zeros melihat kearah tongkat teleportasi sekarang hanya bisa digunakan satu lagi setelah itu tongkat sihir tidak bisa berpindah dunia selama 12 jam
Zeros memasukan tongkat sihir ke dalam cincin penyimpanan lalu mengeluarkan pedang FireFox
BURST
Zeros berubah menjadi Devil Triger, lalu melesat kearah benua utara atau lebih tepatnya benua dingin
__ADS_1
WOSH
Dengan sekejap Zeros telah sampai di benua dingin dia mendarat di atas reruntuhan gunung halheim yang merupakan tempat persembunyian Sieg dulu lalu dia berubah kembali menjadi manusia lalu mengeluarkan tongkat sihir teleportasi dair cincin penyimpanan
Zeros mengalirkan mana sihirnya ke tongkat sihir membuat tongkat sihir menciptakan sebuah lingkaran sihir ungu melahap tubuh Zeros
Di hutan dunia modern muncullah sebuah pilar ungu yang merupakan Zeros yang telah kembali ke dunia modern
Zeros memasukan tongkat sihir teleportasi ke cincin penyimpanan lalu menyalurkan mana sihir ke seluruh negara Oldrown dan ternyata masih belum melakukan penyerangan terhadap hutan kota B sama sekali dan masih dalam melakukan persiapan terlebih dahulu
Zeros seketika mengganti setelan bajunya dari baju dunia pedang dan sihir ke baju polos hitam dengan jacket hitam dunia modern dan celana panjang hitam
Zeros pun menghilang dengan skil berpindah dimensi, disisi lain di kota A terlihat keramaian orang orang kota yang sedang berjalan dan ditengah tengah itu munculah Zeros yang orang orang kota tanpa sadari
Zeros berjalan kearah sebuah gedung asosiasi hunter ,dia melihat gedung asosiasi sedang ramai sekali dengan hunter hunter yang keluar masuk ke dalam gedung hunter
Hunter hunter yang berada di gedung tersebut sedang melakukan latihan untuk persiapan menyerang hutan di kota B
"Hmm, aku ingat jika wanita itu bisa menggabungkan senjata dan menjadikan senjata itu lebih kuat lagi" Gumam Zeros
Wanita yang dimaksud oleh Zeros adalah Sakaya yang mempunyai skill penyatuan senjata atau disebut Form Weapon merupaka skil menyatukan 2 senjata menjadi 1 senjata yang lebih kuat lagi seperti The Destroyer pada saat ada portal misterius di kota A di districk 6
Lalu Zeros seketika memiliki ide bagus dan berniat mencobanya pada saat penyerangan itu terjadi
"Itu akan terjadi pada saat penyerangan mungkin element juga bisa" Gumam Zeros lalu dia menatap kearah lain lalu berjalan kearah lain yang dimana Zeros menemukan sebuah toko eskrim dengan papan di atasnya yang berlogo bonek salju dengan tongkat diujung terdapar eskirm tangan ranting kanan
Zeros mengerutkan keningnya lalu bergumam
"Tunggu, bukankah sudah 10× aku melihat toko seperti ini?" Zeros gumamnya dengan kebingungan
Karena penasaran Zeros masuk ke toko tersebut lalu mencoba eskrimnya
(Saya gak bermaksud untuk menghina atau iklan ,ini cuma sebatas bercanda aja)
Setelah mencoba eskrim dari toko tersebut Zeros berjalan berniat mencari hotel terdekat untuk bisa disinggahi olehnya
__ADS_1
Setelah beristirahat Zeros akan mengintai keadaan Hunter hunter apakah sudah siap untuk melakukan penyerangan atau belum
END