
Note:Kalo chapter nya pada bab 78 ada dua yang sama , tolong maafkan saya karna eror
...FLASHBACK...
Terdapat sebuah kota yang damai dan meliki pasokan makanan yang banyak yang bernama Kota Parwana
Kota parwana sangat ramah kepada orang orang yang berkunjung karna tidak memiliki biaya untuk masuk ke kota tersebut
Kota parwana memiliki banyak sekali pasokan makanan dan minuman di karenakan memiliki tanah yang subur
Kota parwana dulu nya adalah kota tanpa di bawah kerajaan mana pun bahkan bukan di bawah naungan Kerajaan Melric
Di kota tersebut terdapat sebuah panti asuhan yang besar yang berisikan anak anak yang tidak mempunyai keluarga maupun di terlantarkan oleh keluarga nya
Disana para anak anak sangat bahagia karna di perlakukan dengan baik oleh para sister di sana
Tapi keadaan itu sirna setelah muncul nya seorang yang mengaku adalah malaikat yang turun atas perintah dari dewa kepercayaan kota parwana
Malaikat tersebut mengajak seluruh kota yang menganut kepercayaan Dewa Edne yang adalah Dewa kebencian untuk mengorbankan seluruh yang mereka punya
Seperti kesuburan tanah di kota , anak anak di bawah umur 10 tahun harus di tumbalkan pada setiap bulan , wanita wanita di kota itu tidak boleh melawan jika anak nya harus di tumbalkan karena ini adalah kewajiban mereka
Awal nya para penduduk kota tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh malaikat tersebut namun malaikat tersebut langsung membakar salah satu warga yang ingin protes dengan sekali lambaian tangan lalu malaikat tersebut berkata dengan nada dingin dan mencekam
"Jika kalian tidak menuruti peraturan maka Dewa Edne tidak akan segan menjatuhi hukuman kalian" Malaikat
Pada saat itu banyak warga yang ketakutan terutama para wanita hamil yang merasakan ketakutan karna anak nya bisa dalam bahaya
Dan mereka semua pun langsung melakukan nya semua yang malaikat katakan , kesuburan tanah di ambil oleh Dewa Ednes sehingga banyak tanaman yang mati yang menjadi pasokan makanan mereka dalam masa kritis, banyak terjadi kekerasan di kota parwana karna banyak wanit yang anak nya di jadikan tumbal melawan balik
"Tolong jangan ambil anakku , dia hanya satu satu nya yang ku punya atau jadikan aku saja pengorbanan" Wanita yang memohon kepada warga sekitar yang mengambil paksa anak nya
"Maafkan kami , tapi ini adalah kewajiban kita sebagai pengikut Dewa Ednes" Seorang pria
Pada saat itu malaikat melihat tersebut ikut berbicara melihat sekumpulan orang orang yang melihat kejadian tersebut
"Banyak yang melawan balik karna anak nya dijadikan korban padahal itu adalah perbuatan yang mulia tapi karna kalian memulai duluan maka putuskan wanita yang melawan maka di hukum jadikan mereka budak sek* seumur hidup" Malaikat
Situasi semakin memburuk karna banyak anak anak terutama dari panti asuhan di penjara di bawah tanah panti asuhan untuk jadi bahan pengorbanan sedangkan wanita wanita yang melawan balik menjadi budak sek* di tahan di bawah tanah gereja
Banyak petualang berhenti untuk mengunjungi kota parwana lagi karna tidak memiliki tampilan yang sangat suram
8 Bulan berlalu warga warga di kota tersebut mengalami kelaparan yang hebat namun mereka masih setia kepada kepercayaan kepada Dewa Ednes
...Di Dalam Gereja...
"Wahai malaikat yang agung , kota kami mengalami kekrisisan makanan karena kesuburan tanah kami telah di ambil Sang Dewa Endes yang agung ,bagaimana yang harus kita lakukan" Wali kota berkata dengan nada memohon menatap kearah Malaikat yang berdiri
Malaikat mendengar nya lalu menjawab nya dengan tegas
"Atas saran dari Dewa Ednes kalian diperbolehkan memakan bangkai anak anak yang sudah di korbankan untuk di jadikan pasokan kalian" Malaikat
__ADS_1
"Tap-" Wali kota tersela oleh perkataan Malaikat
"Kau ingin melawan saran dari Dewa Ednes!?" Malaikat menatap kearah Wali kota dengan dingin
"Ba-ik!" Wali kota terbata bata karna ketakutan
Para warga hanya menuruti nya lalu memakan sisa bangkai anak anak yang di korban kan
Banyak warga yang mendapatkan sebuah kutukan menjadi monster karna memakan bangkai anak anak di bawah umur
Monster yang akan takut pada cahaya matahari dan sangat setia pada Dewa Ednes bahkan berbulan bulan kota terjangkit oleh kutukan tersebut tapi masih melakukan pengorbanan di tempat bawah tanah panti asuhan
Arwah anak anak yang dijadikan korban tidak bisa tenang pun terperangkap di kota parwarna dan bergentayangan di kota tersebut menjadikan nya tersiksa
Para wanita yang menjadi budak sek* mati karena tidak tahan sering digunakan terus menerus tanpa istirahat bahkan para warga menjadi monster pun juga masih suka kepada wanita manusia membuat nya semakin keras mereka menggunakan para budak sek*
Menjadikan kota parwana kota terbengkalai dan menjadi wilayah kerajaan melricn sendiri karna wali kota yang memimpin kota tersebut ikut menjadi monster juga
...FLASHBACK END...
Zeros mengingat gambaran yang terjadi kepada kota parwana yang dia lagi pijaki menjadi bernafas tidak beraturan lalu tanpa sadar Batu Rune Refil menjadi material kecil kecil lalu menyatu dengan pedang FireFox nya
"EDNES!!!?" Zeros berdiri lalu berteriak sambil mengeluarkan aura sihir yang sangat kuat bahkan sampai merobohkan ruangan bawah tanah begitu juga panti asuhan yang ikut roboh
"APAKAH INI YANG DISEBUT DEWA YANG MEREKA PERCAYAI DAN MENYURUH PADA PARA PENGIKUT NYA UNTUK MELAKUKAN SEKEJI ITU!!!" Zeros mengatakan dengan marah dan tegas
"KEMARILAH DASAR PENAKUT DAN LAWANLAH!!" Zeros berteriak di tengah tengah kota yang sunyi di malam hari
Monster monster berjumlah sangat banyak berlari ke tempat panti asuhan yang roboh karna Zeros
"Kalian mengganggu" Zeros melambaikan tangan kanan nya
BURST
Seketika monster monster terbakar oleh api biru lalu menjadi abu
Beberapa saat sebuah tombak cahaya melesat kearah Zeros namun Zeros dengan refle menangkap nya dengan tangan kosong
"Malaikat jatuh lemah seperti mu tidak akan bisa melawanku! panggil lah tuan mu untuk menghadap kepadaku" Zeros dengan nada dingin sambil mengegam erat tombak cahaya tersebut sampai pecah
"Hanya seorang manusia fana tapi berani sekali melakukan tidak sopan kepada Dewa Ednes yang agung seperti itu , harus kuberi hukuman untuk mu" Ucap malaikat yang melayang di langit
Mempunyai karakteristik seperti manusia namun memakai kerudung emas , mempunyai wajah yang bukan seperti manusia melainkan hanya seperti topeng dan dia juga memakai armor emas di tubuh nya
Malaikat jatuh tersebut bernama Zeke yang memiliki atribut cahaya berada di tier 7C, karena malaikat di dunia Zeros memiliki wujud yang beda beda dan juga memiliki kekuatan yang berbeda beda
Zeros menatap dengan dingin lalu berkata dengan nada dingin
"Ku peringatkan sekali lagi bajingan , panggil dewa mu itu yang perkasa itu" Zeros menatap keatas atau lebih tepat nya menatap kearah Zeke
Zeke menghilang dengan seperti percikan cahaya dan sekarang berada di depan Zeros dengan pedang terbuat dari sinar cahaya lalu mengayunkan nya kearah Zeros
__ADS_1
Zeros menangkis serangan Zeke dengan pedang nya yang diselimuti api biru dengan mudah
BLAR
Efek serangan mereka yang bertemu menyebabkan ledakan besar berjarak 800 meter hampir meledakan 2/3 kota parwana
Asapa mengepul memperlihat kan Zeros dan Zeke saling beradu pedang dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat dengan mata biasa
BRUAK BRUAK BRUAK
Tempat tempat di dekat mereka terdapat banyak goresan yang besar karna tebasan mereka berdua
Zeke tertebas oleh Zeros di dada nya secara horizontal membuat luka yang dalam
Zeros tidak tinggal diam langsung menarik tangan kiri Zeke lalu menebas nya membuat tangan kiri Zeke terputus dan menendang perut Zeke
Zeke terpental di batu besar yang membuat batu tersebut hancur menjadi serpihan kecil
Zeros menyarungkan pedang nya lalu melesat kearah Zeke lalu menendang dada Zeke sampai membuat gempa
Zeros memukul kepala Zeke berulang kali sampai Zeke membuka tangan kanan nya lalu mengarah kan ke perut Zeros
BLAR
Sebuah ledakan sinar cahaya membuat Zeros terpental menjauh dari Zeke
"Dasar Manusia Fana!! Aku akan tunjukkan betapa hebat nya kekuatan Yang Mulia Dewa Ednes!" Zeke membuka telapak tangan dan mengarahkan nya ke atas
"Devine Cannon" Zeke melambaikan tangan nya ke bawah
Di langit yang tepat berada di atas Zeros terjadi banyak tombak tombak cahaya berjatuhan mengarah ke Zeros
"Kalo begitu aku akan menghentikan itu dengan 1 serangan saja" Zeros mengalirkan sihir mana nya ke pedang nya
BURST
Zeros berubah menjadi setengah Iblis ata lebih tepat nya masuk ke mode Devil Triger tapi sekarang dia memiliki sayap menyurupai sayap naga di sisi punggung kanan nya
"Fiuh~ ,Devide Flame" Zeros menebas ke atas mengeluarkan Bilah api biru dengan diselimuti naga naga biru
Bilah api biru tersebit mengenai salah satu tombak cahaya membuat pemicu ledakan besar
BLAAR
Sebuah ledakan yang besar terjadi membuat gempa yang hebat sampai Ibukota melric terkena dampaknya
Semua tombak cahaya meledak tanpa tersisa sama sekali
Zeke melihat itu terkejut namun di belakang nya terdapat Zeros yang bersiap menebas
"Selamat tinggal" Zeros menebas secara horizontal.
__ADS_1
Tebasan Zeros seketika menghilangkan Zeke bahkan tidak terisisa Abu sama sekali dikarenakan api biru Zeros pada dalam mode Devil Triger telah mencapai di tingkat membakar konsep
END