Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 83


__ADS_3

Di suatu terdapat sebuah hutan yang lebat ,semula keadaan yang tenang dan sunyi tapi pada beberapa saat suara lesatan petir berjalan dengan cepat di tengah tengah hutan tersebut


Sesosok siluet melesat tersebut seorang pria menunggangi kuda mirusaki


Sang Pria memiliki penampilan berjubah sobek sobek ,memakai armor serba hitam ,memakai topeng yang memiliki bentuk tengkorak hitam ,dan berambut hitam dengan 2 pasang mata perak legam


Pria itu adalah Zeros yang mengganti penampilan dengan sihir nya dan armor hitam tersebut dari Kerajaan Yedad telah lama tidak di pakai


...1 Jam Lalu...


Singkat cerita Zeros menerima permintaan Raja Yedad


"Lalu untuk apa kau memintaku untuk menjaga anakmu? Kenapa tidak suruh salah satu paladin mu untuk menjaga nya?" Zeros


"Anda tidak tahu sama sekali?" Raja Yedad terkejut mendengarnya


"Aku saja di tinggal pergi oleh sekelasku sendiri" Zeros dengan nada datar


Raja Yedad mendengarnya hanya melihat Zeros dengan tatapan kosong lalu dia berpura pura batuk


"Ekhem Ekhem, jadi gini Tuan Zeros ujian ini awal nya bukan di kutub utara akan tetapi dari awal perjalanan ke kutub utara" Raja Yedad


"Tentu saja pihak yang mengatur ujian akan memberikan sebuah alat yang bisa membuat pengguna nya untuk menyalurkan penglihatan nya pada alat tersebut" Raja Yedad


"Alat ini sebenarnya terbuat dari batu yang bisa memanipulasi indera manusia seperti penglihatan manusia" Raja Yedad


Atau lebih tepat nya ini seperti kamera pada dunia Zeros namun lebih realistis karena batu ini termasuk batu kuno yang hanya di temukan di tambang underworld


Masing masing sekolah academy akan di berikan 1 alat tersebut


Tujuan nya untuk di merekam semua kejadian yang murid murid lalui di saat perjalanan


Contoh nya saja yaitu adalah.....


...Kembali Ke Sisi Zeros...


Zeros menunggangi kuda dengan cepat dengan kilat petir melambai lambai di sekitar nya


"Yang benar saja aku harus mengurus 1 kelas sekaligus?" Gumam Zeros dengan nada sedikit jengkel


Beberapa saat Zeros telah keluar dari hutan dan melihat padang rumput akan tetapi di kejauhan Zeros melihat sebuah rombongan kereta kuda yang terhenti karena ada sebuah monster menyerupai naga barat namun tubuh nya lebih kecil dan memiliki kaki 2 menghadang di depan rombongan kereta kuda tersebut


Dia juga mempunyai ekor yang berduri dan sisik keras tetapi lebih lemah dari Celynder dan Naga


Wyvern memiliki sisik berwarna hijau tua lalu makhluk itu mengaum sekencang kencang


Tetapi ada sebuah pasir dari sisi kiri nya berbentuk tali besar dan juga sebuah batu berbentuk tali dengan ukuran besar di sisi kanan terlihat seperti mengunci pergerakan Wyvern


Di saat itu juga atas kepala Wyvern terdapat sebuah pasir berputar putar yang lama kelamaan membentuk sebuah tombak besar


Tiba tiba tombak besar tersebut jatuh tepat punggung Wyvern tapi tidak menembus sisik sang Wyvern


CLANK


Tombak pasir tersebut setelah mengenai punggung Wyvern hancur menjadi butiran pasiran jatuh ke tanah


ROAAR


Kedua tali pasir dan tali batu hancur ketika Wyvern meronta ronta sambil mengaum dengan ganas


Zeros melihat nya langsung loncat dari punggung misaka dan tubuh nya di selimuti cahaya lama kelamaan tubuh nya menjadi butiran cahaya lalu butiran butiran cahaya melesat kearah Wyvern dengan cepat


Misaka menghilang setelah di hilangkan oleh sebuah lingkaran sihir ungu


Rombongan kereta yang dihadang oleh Wyvern adalah rombongan kereta dari Academy Inggaly


"Uggh !" Murid murid merasakan hempasan angin dari auman Wyvern


Sedangkan 10 anggota osis tidak merasakan apa apa begitu juga Jier dan Wali kelas 1A tidak merasakan apa apa


"Guru, kita mana mungkin bisa mengalahkan keturunan naga jika hanya dibantu untuk mengunci nya saja!!"Bryan


"Maafkan kami ,Yang Mulia Pangeran tapi ini adalah salah satu pelajaran untuk bisa bertahan dari kematian" Jier


"Walaupun Wyvern ini berada di tier lebih tinggi dari kami tapi tetap saja susah" Bryan


"Bagaimana kakak ke 1?" David


"Kalau begitu, kalian semua!! Siapkan serangan terkuat kali sedangkan aku akan mengunci Wyvern nya" Bryan


Para murid kelas 1A tampak mengerti lalu mengagukkan kepala nya lalu mereka menyiapkan serangan terkuat mereka


Bryan maju sedikit di depan lalu melentangkan tangan nya


"Sand Magic : Chain Of Ekrs" Bryan melambaikan kedua tangan nya ke depan kearah Wyvern

__ADS_1


Seketika pasir pasir berbentuk rantai melesat kearah Wyvern lalu mengunci tubuh nya tapi rantai rantai pasir tersebut seperti mau hancur jika Wyvern bergerak terus menerus


"Sand Magic : Sand Of Fist" Bryan menyatukan dua tangan lalu mengerat kepalan kedua tangan nya


Tiba tiba sebuah telapak tangan terbuka yang raksasa di atas punggung Wyvern terbuat dari pasir lalu jatuh tepat diatas Wyvern mengunci pergerakan Wyvern


"Cepatlah! Aku sudah tidak tahan lagi" Bryan merasakan guncangan di tubuhnya karena efek mengunci Wyvern


Semua murid mengeluarkan sihir terkuat mereka mengerahkan ke Wyvern bersamaan


Sihir api, batu berbentuk tombak, pasir berbentuk bilah, petir petir kuning berbentuk bola berjumlah banyak dan lain serangan melesat kearah Wyvern dengan ganas


BLARRRR


Tempat Wyvern berada terkena serangan acak yang kuat dari murid murid kelas 1A meledak dengan hebat membuat kawah dan ketika asap menghilang menampakkan Wyvern berada di Tier 6B terluka cukup parah


Tubuh nya tertusuk oleh tombak batu besar , sayap kiri nya tertebas oleh bilah pasir ,sisik sisik nya hancur karena serangan Api ,bola petir kuning dan lain nya


BZZ


Tiba tiba dari atas punggung Wyvern siluet petir biru melesat jatuh ke punggung Wyvern dengan ganas


BLAAR


Ledakan besar terjadi di tempat Wyvern berada membuat kawah semakin dalam pada asap mengepul tiba tiba ada siluet listrik menyala nyala di dalam asap


Ada seseorang yang mengangkat pedang nya yang diselimuti petir secara terbalik bilah pedang berada di bawah


Dan tubuh seseorang tersebut terdapat listrik yang mengalir ke sekujur tubuhnya


"Lightning Magic : Lightning Megavron" Sesosok tersebut adalah Gents teman sekamar Zeros


Gents menancapkan pedang yang diselimuti petir ke punggung Wyvern


BLAARRR


Ledakan besar sekali dari serangan Gents sampai membuat Gents terpental dari tubuh Wyvern


Gents di tangkap oleh sebuah tangan raksasa terbuat dari pasir milik Bryan


"Apakah berhasil?" Felisha


Asap yang menutupi kawah lama kelamaan menghilang menampakan Wyvern punggung nya terdapat lubang besar dan sekujur tubuhnya gosong


"Hey Bung, tadi adalah serangan yang hebat" Bryan mengulurkan tangan nya ke Gents


"Ya, terimakasih" Gents menerima uluran tangan Bryan lalu berdiri membersihkan badan nya


Butiran cahaya melesat melewati rombongan sekolah Academy Inggaly dengan cepat


Gents dan Bryan merasakan butiran cahaya melewati mereka


"Apa itu?" Gents


"Tidak tau tapi aku tidak meraskan bahaya sama sekali dari sesosok yang melewati kita" Bryan


...Di Suatu Hutan...


Terdapat sebuah hutan yang sekitar 5Km dari rombongan kereta academy inggaly sebuah rombongan kereta yang terhenti juga seperti rombongan inggaly namun mereka dihadang oleh bandit bandit yang kuat


Singkat cerita rombongan kereta tersebut adalah rombongan murid academy di kerajaan Yedad bernama Yegad


Academy Yegad di cegat oleh sekawanan bandit yang terkenal memiliki kekuatan setara dengan paladin kerajaan kecil karena pemimpin nya memiliki Tier 6B


Lalu Academy Yegad terpojok oleh serangan kelompok bandit tersebut


"Sial, ini bukan bagian dari ujian tapi ini benaran serangan dari mereka" Seorang anggota osis menjaga keselamatan murid murid kelas 1A dari academy Yegad


"Apa yang kalian lakukan!? Apakah kalian tidak takut dengan perbuatan kalian yang mengundang kemarahan sang yang mulia Raja Yedad!?" Teriak guru kepala sekolah


"Hehehe~ ,Kami adalah serigala , kami tidak akan takut walaupun harus melawan singa sekalipun" Seorang bandit memiliki penampilan pria paruh baya wajah banyak goresan dan dia tersenyum


Para murid kelas 1A ketakutan melihat senyuman lebar dari pria paruh baya itu yang adalah pemimpin bandit


"Tcih ,kemarilah bajingan" Salah satu pangeran pertama maju dengan cepat dengan pedang yang bilah nya diselimuti api biasa


Pemimpin bandit melihat nya dengan tatapan main main lalu mengayunkan kapak


"Jika kamu adalah pengguna api maka aku juga pengguna api" pemimpin api


Kapak yang di ayunkan oleh pemimpin bandir mengeluarkan bola api biasa lalu melesat kearah Pangeran ke 1 bernama Ken


Ken menebas bola api tersebut secara vertikal namun dia tidak kuat untuk menebas alhasil dia terpental mundur


Disaat bola api hilang Pemimpin bandit melesat menabrakkan sikut nya ke perut Ken

__ADS_1


"Guargh!" Ken terpental menabrak 5 pohon di sana 4 pohon dilewati nya tumbang


"Pangeran !" Salah satu anggota osis di sana


"Ternyata hanya cuma segitu untuk seorang pangeran yang berada di Tier 6C" Pemimpin bandit


"Kau!!" Anggota osis melesat kearah pemimpin bandit


3 teman nya juga ikut melesat kearah pemimpin bandit tapi pemimpin bandit hanya mengibaskan kapak


4 anggota osis terpental oleh kibasan kapak pemimpin bandit


"Hm~, apa apaan dengan kekuatan kalian ini? Mana mungkin kalian bisa bertahan dengan kekuatan seperti itu di kutub utara" Pemimpin bandit


"Jika aku tidak dalam masa tua sudah kulawan dari tadi tapi aku sekarang sudah tua untuk melakukan itu" gumam Kepala sekolah academy Yegad


"Mereka sudah merencanakan ini" Gumam kepala sekolah kembali


"Kalo begitu saat nya meng eksekusi sang pangeran" Pemimpin bandit berjalan mendekati pangeran tersandar di pohon


"Hentikan !" seorang wanita melentangkan tangan nya menghentikan jalan kaki pemimpin bandit


"Erina? Jangan !menjauh lah dari sana!!" Pangeran ke 1


Pangeran ke 2 dan ke 3 tidak bisa berbuat apa apa karena di halangi oleh kepala sekolah


Erina adakah gadis berambut pirang keputihan dengan mata biru kristal memiliki wajah cantik body yang sudah dewasa membuat gairah seorang pria menjadi tinggi


Erina adalah anak dari Raja Yedad ke 4 atau lebih tepat nya putri kerajaan Yedad


"Hooh~ , Ada seorang gadis kecil disini" dengan senyuman menjijikan dari pemimpin bandit membuat Erina gentar


"Kumohon hentikan" Erina


"Lalu apa yang kau berikan padaku untuk menghentikan ku?" Pemimpin bandit


"Kami akan memberikan uang sebanyak yang engkau mau jadi tolong hentikan ini" Erina


"Heeh, uang tidak cukup bagiku..." Pemimpin bandit menjilati jari kiri nya


"Tapi dengan tubuh mu sebenarnya sudah cukup untuk menghentikan mu" Pemimpin bandit


Erina gentar ketakutan tapi hanya bisa berkata


"Baiklah kalau begitu" Erina


"Hahaahah, Hey sepertinya kalian akan mendapatkan santapan bagus untuk malam ini" Pemimpin bandit tertawa terbahak bahak


Para bandit bersorak dan berkata "Bos memang baik hati"


"Tidak Erina!! Tolong hentikan mereka" Pangeran ke 1


Murid murid kelas 1A hanya terdiam karena ketakutan untuk melawan sedangkan sisa anggota osis adalah seorang wanita jadi mereka pun juga ikut ketakutan dan berpikir jika perbuatan tuan putri mereka adalah benar


Pangeran ke 2 dan ke 3 meronta ronta ingin menolong nya tapi tidak bisa karena di tahan oleh kepala sekolah


"Hey Paktua, Apakah kamu bodoh? Hanya diam melihat murid murid nya di serang oleh sekawanan mereka" Pangeran ke 2


Kepala sekolah hanya diam memalingkan wajah nya karena dirinya tidak mampu apalagi tier nya sangat kecil berada 6C apalgi sudah tua


Disaat kelompok bandit dan pemimpin bandit mendekati Erina yang sudah siap terdapat sebuah suara yang dingin


"Sampah!" Kata seorang pria berjubah dengan topeng tengkorak hitam melayang di udara tubuh diselimuti aura ungu gravitasi


Kelompok bandit dan pemimpin bandit terhenti lalu menoleh keatas langit melihat sesosok pria berjubah itu yang adalah Zeros


Para murid murid dan pengeran dan putri kerajaan terpana melihat kedatangan Zeros


"Satu pihak yang serakah dan hanya ingin memuaskan diri sendiri" Suara Zeros menggema di telinga mereka


"Di lain pihak hanya mementing keselamatan diri sendiri lalu mengorbankan salah satu teman nya tanpa memikirkan perasaan orang lain yang jadi korban" Zeros


Zeros menghilang dari tempat nya lalu muncul di belakang kelompok bandit dan pemimpin bandit dengan membawa pedang terbuat dari cahaya hitam


"Itu adalah pemandangan yang tidak ingin kulihat" Zeros dengan nada dingin


Tubuh sekelompok bandit beserta pemimpin bandit terbelah belah menjadi bagian bagian daging membuat nya tanpa bereaksi sama sekali


END



Erina


Source : Pinterest

__ADS_1


__ADS_2