Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 91


__ADS_3

...Di Kutub Utara...


Di dalam goa tersebut terdapat cahaya api yang menyinari kegelepan di dalam goa


Disana terdapat seorang pria tampan berambut perak dengan iris mata perak di kedua mata nya tengah sedang duduk di depan api biru unggun buatan nya


Pria tersebut adalah Zeros tengah membakar kelinci liar di api biru unggun buatanya sendiri


Di dekat Zeros terdapat Misaka dan Misaki sedang memakan bangkai monster monyet dan rusa salju bersama dengan lahab tampak puas dengan makanan siang ini


Zeros sendiri tidak tertarik dengan daging monster karena daging monster sangatlah berbahaya jika dimakan oleh manusia walaupun kondisi kritis manusia pada umumnya tetap memilih memakan bangkai manusia sesaman nya sendiri


Bangkai monster di dunia Zeros memliki zat yang mengerikan di tubuh nya bahkan darah nya saja tampak seperti racun jika di minum oleh manusia,elf,dwarf,dan demi human


Zeros melihat tusuk daging yang dia bakar di api biru unggun telah matang langsung memakan nya


Zeros bisa mengerti daging bisa matang atau tidak karena menghitung waktu 1 menit maka daging sudah matang


Zeros memegang tusuk daging di tangan kanan sedangkan tangan kiri membawa segelas teh verbal yang panas


Zeros setelah menggigit tusuk daging langsung meminum teh verbal panas tampak menikmati teh verbal dan makanan nya


"Sial ,aku hampir lupa tujuan ku untuk kesini" Zeros tersenyum pahit


...Disisi Lain...


Di kastil yang merupakan tempat untuk pertemuan semua murid murid academy


Murid murid academy masih berbaris dengan kelas nya masing masing pada saat itu terdapat seorang pria yang adalah salah satu panitia ujian berkata dengan tegas


"Sekarang! Kalian akan di teleportkan di tempat yang random untuk memulai ujian" Panitia ujian dengan nada tegas


Para murid yang tadi nya ramai berbicara seketika hening dan memasang wajah serius


"Kalo begitu kami akan memulainya" Panitia ujian menatap kearah teman rekan nya


Teman nya yang memegang sebuah alat berupa tongkat kecil dan pendek di tangan kanan nya lalu mengangkatnya ke atas langit


"Kalian sudah siap? Ingat kalian hanya punya batas waktu 1 bulan sebelum sesudah tahun baru datang jika tidak sampai dalam waktu tertentu maka kalian akan dinyatakan gagal dan jika tidak kembali dari waktu 1 bulan maka kalian akan di nyatakan mati lalu kami pihak pengatur ujian akan mencari kalian atau jasad kalian jika kalian mati" Panitia ujian dengan nada serius


Para murid mendengar nya hanya menelan ludah mereka bagi mereka ini adalah ujian yang sulit untuk mencapai impian mereka masing masing jadi mereka merasakan tegang


"Para guru wali kelas dan kepala sekolah di mohon untuk ke tempat kelas masing masing ,karena dengan kehadiran kalian pasti akan membantu mereka untuk bertahan hidup" Panitia ujian


Anggota osis yang menemani kelas 1A dari masing masing sekolah sudah di pulangkan kembali ke kerajaan masing masing atau academy masing masing

__ADS_1


Para guru dan kepala sekolah berdiri di barisan kelas nya masing masing


"Kalo begitu aku hitung mundur dari 3....2....." Panitia Ujian yang memakai alat tongkat teleportasi


"1!" Panitia ujian menyalurkan mana nya ke alat tersebut


Seketika para murid murid seketika menghilang di lahap oleh lingkaran sihir putih


...Disisi Lain...


Didekat goa tempat Zeros sedang berada terdapat hutan yang lebat dengan salju salju di ranting ranting pohon dan ditengah tengah hutan tersebut terdapat lingkaran sihir putih


Menampakan murid murid beserta guru nya yang ikut serta dalam ujian bertahan hidup dan murid murid tersbut adalah murid murid dari academy Elven dari kerajaan Elves


Para murid murid Elven kebingungan dengan tempat mereka berada tapi kepala sekolah mereka, yang bernama Herdinso mengatakan


"Tenang, kita berada di tengah tengah hutan ,tapi aneh nya tidak ada monster sama sekali disekitar ini" Herdinso dengan nada penuh beribawa


Salah satu murid pria berambut panjang berwarna pirang memliki wajah tampan bertanya kepada Herdinso


"Kenapa anda bisa tau?" Tanya pria muda tersebut yang adalah pangeran ke 2 dari kerajaan Elves bernama Vonis


"Pangeran saya bisa merasakan melalu aliran mana yang saya salurkan ke tanah dan aliran mana bisa menyebar ke seluruh area tergantung kapasitas pengguna, jadi ini adalah cara untuk melacak seseorang yang berada di dekat kita jika kita memliki keunggulan di kapasitas mana" Herdinso dengan nada penuh beribawa


"Tapi saya merasakan aliran mana yang sangat kuat dari goa di dekat kita" Herdinso dengan nada khawatir


"Ada 1 manusia bersama dengan 2 monster di dalam goa" Herdinso


"Seperti nya kedua monster nya adalah makhlik peliharaannya atau kontrak hewan oleh seorang manusia itu" Herdinso


Herdinso memikirkan sesuatu yang memungkin jika orang tersebut bukanlah orang baik malah orang yang jahat maka akan membuat pihak sekolah nya akan tambah kesulitan melawan nya atau kemungkinan mengerikan yaitu banyak orang yang mati


"Tidak ,untuk sekarang kita harus menjauhi goa tersebut" Herdinso sambil menggelengkan kepala nya


Para murid termasuk Vonis dan Putri kerajaan atau bisa disebut anak ke 1 dari kerajaan yaitu Silvia tampak mengerti dengan maksud Herdinso mengagukkan kepala nya


Sedangkan putri atau putri raja Elven kerajaan ke 3 yang bernama Sovia mengerutkan kening nya setelah mempraktekan Herdinso yang lakukan seperti menyalurkan mana ke sekitar area seperti merasa kenal dengan sesosok yang di dalam Goa


"Hey kakak, seperti nya aku mengenal orang ini" Sovia dengan nada sedikit senang setelah berpikir sesaat


Herdinso tentu terkejut melihat Sovia bisa melakukan penyaluran mana ke area sekitar dengan cepat karena ini lebih susah ketimbang melakukan sihir beruntun


"Tuan putri! Anda bisa melakukan penyaluran mana ke area?" sontak Herdinso


"Memang nya kenapa?" Tanya Sovia

__ADS_1


Sovia bisa melakukan penyaluran mana ke sekitar area itu juga karena Zeros yang mengajari di saat Zeros mengantarkan Sovia ke kerajaan Elven


"Lupakan itu, Siapa yang anda kenal di dalam goa itu?" Herdinso


Sovia tidak menjawab tapi dia memandang kearah goa tersebut dengan tatapan senang


"Sovia?" Vonis dengan bingung sedangkan Silvia menatap kearah Sovia dengan curiga


Sovia tidaknya menjawab malah berlari kearah goa tempat Zeros berada membuat para murid beserta kakak kakak nya khawatir jika Sovia tengah di hipnotis oleh sesuatu


"Hey Sovia berhenti!" Teriak Vonis mengejar Sovia


Silvia bersama teman teman sekelasnya ikut mengejar Sovia tak terkecuali Herdinso


...Beberapa Saat Kemudian...


Sovia sudah sampai di depan goa melihat di dalam goa tersebut terdapat cahaya biru yang merupakan cahaya yang dihasilkan dari api biru membuat Sovia semakin yakin


Sekitaran goa terdapat bangkai bangkai monster monster berbagai jenis yang telah mati terbakar dan tertusuk oleh jarum es besar


Vonis dan lain nya tampak sudah sampai disana juga


"Berhenti Sovia!" Teriak Vonis melihat adik nya yaitu Sovia berjalan pelan masuk ke Goa tersebut


"Tidak apa apa, kakak dia adalah penyalamat kita disaat kita diserang oleh Kerajaan RiseBert" Sovia berbalik badan menghadap kearah kakak nya Vonis


"Apa yang kamu katakan? Tuan Zeros mana mungkin berada disini" Vonis mencoba mengatakan hal yang sesungguhnya


Herdinso mendengar nama Zeros tampak mengerti dan tau tentang sesosok Zeros yang adalah sesosok yang membantu kerajaan Elven untuk mengalahlan pasukan Kerajaan RiseBert bahkan menahan 5 paladin sendirian


Sedangkan Silvia mengerutkan keningnya mendengar nama Zeros dan pikiran nya pasti Sovia sudah terhipnotis oleh sesuatu


Mana mungkin ada Zeros yang bahkan di pihak academy Inggaly saja tidak ada


"Tapi aku bisa melihat aliran mana nya yang sangat sekali seperti dia" Sovia


"Cobalah berpikir Tuan putri, mungkin itu adalah sihir penarik mangsa untuk kepancing untuk masuk kejebakannya" Herdinso berusaha menenangkan Sovia


Disaat itu juga terdapat suara Zeros dari dalam goa dan perlahan keluar dari goa sambil memegang bagian belakang lehernya dan bersama kuda misaka dan misaki


Dimulut misaka dan misaki terdapar bercak darah merah milik monster monyet


"Berisik sekali diluar" Zeros dengan nada kesal


Tentu orang orang yang kenal dengan Zeros terkejut melihat kedatangan Zeros dengan dua monster di samping nya

__ADS_1


END


__ADS_2