Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 19


__ADS_3

...Beberapa Jam Kemudian...


Zeros sudah menggantikan bajunya yang telah sobek karna tebasan Commision disaat Gerbong kereta Istirahat di Sungai


Gerbong Kereta Zeros masih berada dijalan menuju kearah Ibukota


Zeros melihat dari dan melihat Langit yang Cerah dan Padang Rumput yang menampakkan banyak petualang pemula yang sedang melawan Slime atau Monster Tentacle


Zeros menarik nafas dengan santai dan berkata


"Udara di dunia ini enak sekali,Ya wajar saja tidak ada Penggunaan bahan bakar berlebihan yang ada hanya Gerbong Kereta atau Kuda" Gumam Zeros


Masalah Zeros bisa melacak keberadaan Penyergapan karna Zeros mempunyai Cincin Mana Tracking Ring tingkat Tinggi


Zeros mendapatkannya dari Kastil Lores lebih tepatnya di Menara Penghormatan setelah mengambil The Order Sword


Cincin lebih Praktis dari Skill Ifis karna bisa otomatis beda dengan Ifis yang harus Fokus untuk menggunakan Skillnya


"Ternyata melihat pemandangan banyak pemula Petualang yang sedang bertarung Enak di pandang" Gumam Zeros sambil menatap Pemula yang konyol melawan Slime saja harus sampai berguling guling di tanah


Beberapa Saat kemudian Gerbong Kereta Zeros sudah sampai didepan Gerbang Masuk Ibukota Melric


Gerbong Kereta Zeros sudah Waktunya masuk karna tadi Antriannya sangat lama lalu masuk ke gerbang dan disuruh oleh Prajurit yang sedang menjaga untuk memperlihatkan Lencana masuk kota dan Kusir pun memperlihatkan setelah itu dibolehkan masuk


"Terimakasih Paktua" Zeros sudah keluar dari Gerbong Kereta

__ADS_1


"Dengan Senang Hati saya menerima Ucapan terimakasih dari Tuan Muda Zeros" Kusir dengan Hormat


Zeros mengerutkan keningnya , Kakek berumur 70Tahun ini terlalu hormat kepada Bocah Berumur 15Tahun


"Terserah kau" Zeros melambaikan tangannya lalu pergi kearah Rumahnya


Kusir tersebut hanya mengagukkan kepalanya


Zeros langsung menyimpan Pedangnya ke cincin Penyimpanan


"Hari ini benar benar Penen Besar" Gumam Zeros


Waktu Tak terasa sudah Malam ,Zeros sudah sampai di rumah ,Sudah pastinya disambut oleh keluarganya


...Beberapa Hari Kemudian...


Ifis dan Lainnya juga menemukan Gagang Blood Wave Sword yang pecah lalu memberikannya kepada GuildFord,Lalu Guildford menyuruh putrinya Qeny untuk menghunakan Skillnya dan Mereka melihat pertarungan Zeros melawan Para Knight Undead sendirian didalam Kastil Lores membuat mereka tidak bisa berkata kata .


...Diruangan Tamu Keluarga Karyama...


Ruangan tersebut ada Tamu terdapat 3 Orang yang adalah Zero dan Kedua Orangtuanya sedang Berduduk dengan santai diatas Sofa dan disamping dan dibelakang mereka bertiga terdapat beberapa maid


"Ibu ,Bolehkah aku ke Kutub Barat?" Zeros


"Tidak!! ,Kau ingin pergi kesana pasti ingin melawan Monster monster mengerikan itu" Benatak Ibu Zeros

__ADS_1


Ayah dan Ibu Zeros .sudah diperlihatkan pertarungan Zeros didalam Kastil oleh GuildFord yang ternyata teman Ayahnya Zeros Dimas menjadi Paladin


"Suatu Saat nanti aku pasti akan menebas Paktua ini" Gumam Zeros saat melihat Guildford mengadu ke Orangtuanya


Zeros langsung tertegun karna ditolak untuk pergi dengan mentah mentah


"Lihatlah Zerd ,Anakmu ini ingin pergi ke kutub Barat pasti ingin melawan Monster monster itu lagi!!" Ibu Zeros sambil menatap Zerd


"Hahahaha,Tak kusangka kau maniak bertarung nak" Ayah Zeros tertawa bahak bahak


"Jangan Tertawa apa kau tidak takut jika anakmu terluka sama halnya ditebas sampai seperti itu" Ibu Zeros sambil mengingat Rekaman Masa lalu dari Skill Qeny langsung Trauma


"Tenang lah Sayang" Ayah Zeros menenangkan Istrinya


"Dimengerti Ibu ,Aku tidak akan kesana" Zeros dengan Menundukkan kepalanya


Ibu Zeros langsung memeluk Anaknya tersebut


"Ibu sangat senang karna sudah mau mengerti nak" Zeros


"Ngomong ngomong Nak,Ternyata Kau punya Atribut Kehampaan yang melambangkan kematian dan Kehancuran" Ayah Zeros menggaruk garukkan kepalanya


"Bodoh !!bukan saat nya berbicara tentang itu" Bentak Ibu Zeros


Ayah Zeros hanya terkekeh kecil sambil menggaruk garukkan kepalanya

__ADS_1


END


Note : Maaf pendek Chapter kali ini karna gak ada waktu untuk buat


__ADS_2