Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 76


__ADS_3

...Beberapa saat kemudian...


Renov dan Fanya sudah di wilayah hutan Blackwood dan Renov yang tadi nya menggendong Fanya menurunkan Fanya


"Apa maksudmu Renov? Kau meninggalkan teman teman kelas kita disana" Fanya


"Itu tidak akan ku bicarakan" Renov menarik tangan Fanya berniat ke ibukota melric


"Tunggu , kau seperti waspada sekali dengan pria bernama Zeros , Apakah dia berbahya? Sudah kubilang beberapa kali jangan menilai orang lain di penampilan saja" Fanya menarik tangan nya yang di pegang oleh Renov


"Tidak , mungkin bagimu dia tidak berbahaya tapi tidak untukku" Renov


"Kenapa? Kau seperti mengenal nya saja kita bahkan belum pernah bertemu dengan nya pada saat kita pertama kali terlempar di sini" Fanya


"Dia terlihat sangat baik bahkan dia tidak seperti bangsawan lain yang memiliki sifat penjilat, lalu apa yang berbahaya dari nya?" Fanya


"Kau tidak tahu dengan nya makanya aku ingin kau jauh jauh dari nya" Renov menarik badan nya Fanya lalu mendekat kan wajah nya kepada wajah Fanya


"Kenapa kau begitu ingin aku jauh dari nya?" Fanya


"Karna aku mencintai mu , bahkan aku ingin berniat melamarmu jika aku sudah lulus kuliah" Renov


Pernyataan Renov membuat Fanya tersipu malu wajah nya memerah padam disaat itu Renov mencium bibir Fanya sambil memeluk Fanya


Fanya terkejut karna tiba tiba di cium namun dia membalas pelukan Renov lalu beberapa saat mereka berdua selesai berciuman


"Aku senang sekali karna bisa mendengar perkataan itu darimu" Fanya tersenyum bahagia


Renov tidak malu sama sekali bahkan menatap kearah Fanya dengan serius


"Maukah kau menikah denganku setelah semua ini berakhir bahkan kita tidak bisa kembali ke bumi aku tidak akan masalah kita menikah disini" Renov


"Apapun itu untukmu Renov" Fanya tersenyum lalu memeluk badan Renov dengan erat


"Terimakasih , Fanya" Renov


"Ssst , panggil aku dengan panggilan sayang" Fanya menyentuh bibir dengan jari nya


"Terserah saja" Renov tersenyum


"Dan juga aku akan memberitahu mu tentang pria bernama Zeros suatu saat nanti" Renov

__ADS_1


"Baik sayang" Fanya dengan senyuman nya


...Di sisi lain...


Zeros yang sudah selepas mandi di sungai langsung meninggalkan sungai dan juga misaki dan misaka yang masih bermain air


Sedangkan party pahlawan berniat juga ingin memakai sungai karna Zeros yang menawarkan nya tapi berpikir dua kali setelah melihat dua kuda penghancur masih bermain air disana


Di pohon hutan blackwood terdapat Zeros mengawasi adegan Renov menyatakan cinta nya kepada Fanya


Zeros mulai berpikir jika Fanya milik nya masih hidup apakah dia akan bertindak memalukan itu didepan Fanya?


Zeros juga sempat terkejut mengetahui Renov seperti mengenal Zeros membuat nya berpikir apa yang Renov kenal dari nya


Renov mengetahui keberadaan seseorang di sekitar sana langsung melihat sekitar


"Siapa disana!?" Bentak Renov membuat Fanya terkejut


"Apa yang terjadi sayang?" Fanya


"Tidak apa apa , mungkin perasaanku saja" Renov menggelengkan kepala nya


"Yang benar saja ,insting nya seperti pembunuh profesional kelas atas" Zeros berjongkok di atas pepohonan menghadap kearah Renov dan Fanya berada


Zeros berdiri lalu melesat kearah sungai yang dia pakai tadi untuk mejemput dua peliharaan nya


...Pada Malan Hari Kemudian...


Di kediaman keluarga Karyama terdapat Zeros yang berada di kamar nya sedang berbaring di atas kasurnya


"Nak , Cepatlah tidur" Ibu Zeros dari belakang pintu kamar Zeros


"Baik ibu" Zeros


"Kalo begitu selamat malam nak" Ibu Zeros


"Selamat malam juga ibu" Zeros


Ibu Zeros yang mendengar nya pergi ke kamar nya di dampingi pelayan maid Erd


"Hah~, Apakah diriku yang di dunia lain itu juga mempunyai nasib sama dengan ku pada sebelum ke dunia ini?" Zeros menghela nafas lalu bergumam

__ADS_1


"Tidak , mungkin nasib nya lebih baik dari pada aku bahkan Fanya masih hidup pada usia 17 tahun nya" Zeros


"Aku bahkan tidak mengagap Fanya adalah gadis ku sukai dan hanya mengagapnya sebagai kakak ku" Guman Zeros


Suara terdengar samar samar dari ruangan kamar Ibu dan ayah Zeros terdengar oleh Zeros


"Hah~ , mereka melakukan nya lagi" Zeros menghela nafas


Zeros membeku kan kamar nya bertujuan untuk membuat ruangan menjadi kedap suara


Lalu Zeros tidur dengan tenang tanpa ada gangguan suara


...Keesokan harinya...


Zeros bangun lalu melelehkan es es di ruanganya sampai menjadi cairan lalu memanaskan ruangan membuat air air menguap membuat ruangan tidak basah sama sekali


Benar benar mudah karna sihir nya yang memiliki atribut lebih dari satu


Zeros membuka pintu kamar nya lalu keluar dan dia melihat ayah nya keluar dari kamar nya yang bersebarangan dengan tubuh yang penuh keringat


Zeros memandang kearah Ayah nya dengan sedikit tatapan jijik


"Hey , Ayah apakah kau tidak mandi tadi malam?" Zeros


"Tidak bodoh" Ayah Zeros sedikit memerah wajahnya


"Lalu keringat di sekujur tubuh ayah kenapa berkeringat? aku tidak habis pikir ibu bisa betah dengan mu ayah" Zeros


"Itu-" Ayah Zeros kebingungan untuk menjawab


"Benar kamu katakan ,nak ayahmu benar benar bau disaat ibu tidur bersama nya namun ibu tidak bisa menolaknya" Ibu Zeros membuka pintu lalu memeluk tangan ayah Zeros lalu tersenyum


"Ayah cepatlah mandi" Zeros melambaikan tangan nya lalu turun ke bawah untuk sarapan


"Hah~ , Untung saja ada kamu sayang" Ayah Zeros memegang dagu Ibu Zeros


"Seperti biasa kamu tidak pandai berbohong kepada orang lain bahkan dengan putramu sendiri" Ibu Zero memegang kedua pipi Ayah Zeros dengan kedua tangan


END


Genre : Slice Of Life , dan Romance cuma MC nya gak kebagian

__ADS_1


__ADS_2