
Di Benua utara, terdapat sebuah pilar ungu menyala raksasa muncul menghancurkan sebuah gunung es disana
Pilar ungu tersebut menghilang menampakan Zeros berdiri di tengah tengah hujan nya salju membuat wajah Zeros seketika senang melihat dirinya bisa kembali di dunia pedang dan sihir
"Hahaha, akhirnya aku bisa kembali" Zeros entah kenapa tertawa bahagia sambil merentangkan kedua tangan nya
Lalu tanpa berpikir lama Zeros berubah menjadi devil tiger dengan cepat melesat kearah Kerajaan Melric berada
...Di Kerajaan Melric...
Sesudah peristiwa penyerangan malaikat jatuh Sieg yang ditugaskan untuk mengevakuasikan para murid murid academy dari berbagai kerajaan sudah mengevakuasikan semua murid murid academy
Dan semua academy pulang ke kerajaan masing masing dan semenjak itu kerajaan ice break telah hilang di peta menjadikan kutub utara dearah tanpa kerajaan namun kerajaan tidak berani mengambil alih wilayah kutub utara karena takut akan keberadaan The Doom Slayer yang merupakan dalang dibalik kehancuran kerajaan ice break
Semua murid kelas 1A academy inggaly telah dipulangkan ke rumah rumah masing untuk berlibur atau beristirahat
Sedangkan Sieg tidak diketahui keberadaan nya tapi dipastikan dia masih terikat dengan segel milik Zeros
Di kediaman Karyama, didalam mansion milik keluarga karyama ,ruang tamu yang terdapat 3 orang
1 wanita berambut putih perak tengah cemas yaitu ibu Zeros dan 2 orang yang adalah ayah Zeros dan nenek Zeros tengah menenangkan ibu Zeros
"Ibu, apakah yakin Zeros akan pulang tapi bukankah ini sudah 1 hari belum pulang" Ibu Zeros menatap kearah Velanda atau nenek Zeros dengan tatapan cemas
"Tenanglah putriku ,anakmu sangatlah kuat buktinya dia benar benar bisa merobohkan pemerintahan ayahmu dengan berbekal 1 anak buah dan 2 hewan peliharaannya" Velanda tersenyum sambil mengelus kepala ibu Zeros
"Tapi-" ibu Zeros tersela oleh ayah Zeros
"Tenanglah, aku sudah mencari keberadaan nya di kutub utara dan aku tidak menemukan mayat sama sekali dan hanya kehancuran yang ada" Ucap ayah Zeros yang seperti tanpa beban sama sekali
Ibu Zeros seketika semakin khawatir takut jika anaknya sedang di tangkap atau telah mati tanpa sisa mayat
Velanda menatap kearah ayah Zeros dengan tatapan tajam membuat ayah Zeros hanya bisa menggaruk garukan kepala nya tapi dia juga sangat khawatir dan sering mengirim pasukan bayangan nya untuk menyelidiki keberadaan Zeros
"Kita harus bagaimana?" Ibu Zeros semakin cemas tapi beberapa saat kemudian
"Sayangku sepertinya ,kau tidak perlu khawatir lagi" Ayah Zeros tersenyum senang
Ibu Zeros mendengarnya seketika bingung melihat wajah suaminya yang tampak tersenyum, sedangkan Velanda
__ADS_1
"Apa maksudmu?" Velanda
"Dia datang" Ayah Zeros bergumam
Di atas kerajaan melric terdapat Zeros yang berhenti melesat tepat diatas kerajaan melric ,dia terbang dengan sayap devil tiger
"Akhir sampai" Zeros seketika berubah ke wujud manusianya lalu jatuh dengan lembut dengan tubuh diselimuti aura ungu gravitasi
Zeros mendarat di tengah tengah taman kerajaan ,banyak orang menatapnya dengan tatapan terkejut ,prajurit prajurit kerajaan yang sedang berpatroli seketika terkejut dengan panik salah satu prajurit berkata dengan rekan nya
"Tolong sampaikan Tuan Zerd dan Yang Mulia Raja atas pulangnya tuan muda Zeros" Prajurit dengan panik berkata kepada 2 rekan nya
"Baik" Rekan prajurit seketika berlari kearah keluarga karyama berniat memberitahukan keluarga karyama sedangkan satunya pergi kearah Istana untuk memberitahukan kepada Yang Mulia Raja Abner
4 prajurit yang tersisa disana menghampiri Zeros lalu berlutut hormat kepada Zeros
"Selemat datang tuan muda" 4, prajurit berkata dengan serentak sambil berlutut hormat kepada Zeros
Zeros hanya menatap kearah sekitaran lalu berkata dengam nada datar
"Berdirilah kalian" Zeros
"Beritahu kepada kerajaan ,aku tidak butuh penyambutan yang aku butuhkan sekarang adalah bertemu dengan keluarga" Zeros berkata dengan nada datar sambil melewati keempat prajurit berjalan kearah kediaman nya
Di kediaman Karyama, prajurit yang di tugaskan untuk memberitahukan kedatangan Zeros tengah berlari lalu berhenti tepat didepan gerbang kediaman keluarga karyama
2 prajurit yang menjaga didepan gerbang melihat kedatangan prajurit dari taman bertanya
"Ada hal apa sampai kau berlari terburu buru begitu" Prajurit penjaga
"Tolong sampai tuan Zerd ,bahwa putra tuan Zerd telah pulang dan-" Prajurit tersela melihat Zeros yang sudah sampai sana ,melewati nya dan tanpa berkata sama sekali
Kedua prajurit menjaga gerbang yang mengetahui jika Zeros sudah tidak pulang 4 hari setelah kepulangan Academy Inggaly dengan menggunakan alat teleport untuk mempercepat kepulangan karena menggunakan kenderaan maka waktu bisa 1 bulan,walaupun harus menggunakan biaya besar dan item item berharga untuk menggunakan alat teleport
Kedua prajurit penjaga seketika berlutut begitu juga prajurit dari taman ikut berlutut hormat kepada Zeros
"Selamat datang tuan muda" Ucap ketiga prajurit tersebut serentak namun Zeros tidak mempedulikan nya lalu membuka gerbang pintu dan melihat ayahnya berserta nenek dan ibunya baru saja keluar dan terkejut melihat kedatangan Zeros
Ibu Zeros seketika berlari menghampiri Zeros lalu memeluk Zeros dengan penuh dengan kasih sayang
__ADS_1
"Kamu darimana saja nak" Ibu Zeros dengan nada tersedu sedu
"Maafkan aku ibu karena membuat ibu cemas" Zeros tersenyum bahagia
"Akhirnya kau datang cucuku" Velanda ikut memeluk Zeros bersama ibu Zeros
"Nenek juga maafkan cucumu ini yang membuat mu cemas" Zeros berkata dengan nada lembut
"Tidak apa apa" Velanda
Lalu mereka bertiga berhenti memeluk lalu ibu Zeros menatap kearah Zerd yang hanya menatap mereka bertiga sambil tersenyum
"Kau telah pulang nak, sekarang peluklah ayah" Ayah Zeros merentangkan kedua tangan nya siap menerima pelukan Zeros
Zeros tidak berkata apa apa dan hanya berjalan maju mendekati Zerd lalu pada saat sudah sampai di depan Zerd
BANG
Zeros memukul perut Zerd sampai Zerd mundur 3 langkah tentu saja ini membuat Velanda dan Ibu Zeros terkejut
"Aku juga rindu denganmu ayah" Zeros tersenyum sinis menatap kearah Zerd
BANG
Zeros terpukul oleh Zerd tepat di perutnya membuatnya mundur 1 langkah
"Sialan, tubuhmu semakin lama semakin keras saja" Zerd tersenyum sinis
"Hah~, mereka lagi lagi begitu" Ibu Zeros sambil menghela nafas dan tersenyum
"Sepertinya anakmu dan suamimu sangat akrab putriku" Velanda tersenyum lembut kepada ibu Zeros
Lalu mereka semua masuk ke kediaman Karyama lalu berbincang riang dan Zeros berbicara tentang dirinya pindah ke dunia lain yang dimana dunia itu sangatlah modern tapi masih ada sihir sampai tengah hari siang
Pada saat itu juga seorang wanita berambut putih dengan iris mata merah ruby dan seorang anak kecil wanita berambut putih perak masuk ke ruangan tersebut
Mereka berdua adalah Ernada dan Vina yang telah sudah bermain di halaman belakang lalu pergi ke ruangan tamu
END
__ADS_1