Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 95


__ADS_3

Zeros dan Gents setelah beristirahat di goa terdekat di sana mereka keluar dari goa dan melihat cuaca di sana sudah reda dan sudah hujan salju seperti biasa dan mereka berdua pun berangkat kearah Kota konha


Gents mengendarai hewan peliharaan yaitu Tigeres yang sekarang bernama Genta sedangkan Zeros mengendarai kuda nya yaitu Misaka


"Hey ,Bagaimana cerita nya kau bisa bertemu dengan misaka?" Gents berbicara sambil menunggangi Tigeres yang bernama Gentar


Gents mengetahui nama kuda milik Zeros karena sering kali mendengar Zeros memanggil nya Misaki


Zeros tidak menjawab nya hanya menatap kearah depan tanpa menoleh kearah Gents


Gents mengerutkan kening nya ,ingin kesal karena tidak dijawab tapi tidak bisa berbuat apa apa


...Beberapa Saat Kemudian...


Gents dan Zeros sudah sampai di dekat wilayah kota konha ,sekarang mereka berdua berada di atas bukit yang ditutupi salju didekat kota konha


Mereka berdua berdiri diatas bukit salju sedangkan hewan kontrak mereka bersembunyi di cincin Zeros sedangkan milik Gents menjadi sebuah cincin juga di jari manisnnya


Kota konha seperti kota pada umumnya yaitu memiliki tembok tembok yang melingkari kota tersebut bertujuan untuk melindungi warga warga biasa dari monster monster


"Sekarang kita berpisah" Zeros dengan nada datar menghilang dari sana meninggalkan Gents yang kebingungan


Gents hanya menghela nafas lelah dan dia pun berjalan kearah gerbang sendirian


...Disisi Zeros...


Zeros sekarang berada di dekat gerbang ,tujuan dia menghilang karna tidak ingin Gents dicurigai berkerjasama dengan pihak lain selain teman sekelasnya


Zeros berjalan di depan pintu gerbang ,dan disana juga pintu gerbang dijaga 2 prajurit biasa


"Tuan ,tolong berikan lencan pengenal anda untuk bisa masuk ke kota konha ini" Prajurit ke 1 berkata dengan nada sopan


Zeros mengluarkan lencana memperlihatkan berstatus bangsawan kelas atas membuat kedua prajurit seketika merinding karena telah membuat kesalahan karena menghentikan seorang tuan muda dari bangsawan kelas atas


"M-maafkan saya karena telah mengganggu perjalanan, tolong ampuni saya" Kedua prajurit tersebut berkata terbatah batah dengan perasaan takut mereka menundukkan badan mereka bersamaan


Zeros tidak peduli dengan sikap kedua prajurit tersebut dan hanya berjalan masuk ke kota konha tapi disaat Zeros hampir memasuki kota konha dia berkata

__ADS_1


"Tidak usah setakut itu hanya karena bangsawan yang hanya ingin diperlakukan istimewa" Zeros dengan nata datar


Sikap kedua prajurit atau panitia ujian yang menunggu di pos yang ketakutan terhadao bangsawan kelas mana pun karena tidak ingin keluarga nya akan terancam oleh bangsawan yang sombong


Wajar karena kebanyakan bangsawan memang memliki sifat sombong dan serakah membuat bekas di hati pada rakyat rakyat biasa sampai rakyat jelata


Kedua prajurit tersebut terkejut dengan perkataan Zeros berbalik badan mereka berniat menatap Zeros tapi yang mereka lihat hanyalah keramaian di dalam kota konha


Suasana kota yang ramai dengan salju yang berjatuhan menghiasi kota konha yang ramai ,semua orang yang di dalam kota konha memakai baju penghangat


Disaat Zeros berjalan di kermuman warga ,dia melihat kelompok murid murid dari Academy Inggaly yang berada di sana sedang melakukan istirahat dan absen di kota konha


Siluet Zeros sudah menghilang dari dalam kerumuman ,menghilangkan pandangan nya oleh murid academy inggaly


...Disisi Murid Academy Inggaly...


Para murid murid academy inggaly yang berada di kota konha tengah beristirahat karena sebelum nya mereka melawan sekawanan monster disaat Fullbinter datang sekaligus mereka absen di kota konha seperti aturan yang dikatakan oleh panitia ujian


Dan sekarang juga mereka sedang mencari keberadaan Gents yang terpisah dari mereka


"Gents....,Semoga kau bisa selamat dari cuaca yang mengerikan itu tadi" Bryan bergumam dengan perasaan penuh khawatir


Hal itu membuat kecemasan Bryan seketika hilang


"Kau benar adikku ,Gents tidak akan mati semudah itu" Bryan tersenyum sedikit lega


...Disisi Zeros...


Zeros sekarang berada di tempat bar ,dia sedang duduk di depan meja dan dihadapan nya terdapat batander yang sedang membersihkan gelas


Penampilan Zeros sekarang seperti seorang mencurigakan karena seluruh tubuh di tutupi jubah sobek sobek ,hampir semua wajah ditutupi oleh kerudung jubah


"Hey, tolong berikan aku informasi" Zeros dengan nada datar


Bartender mendengar nya mengerutkan kening nya lalu menatap kearah sesosok Zeros yang ditutupi oleh jubah nya


"Kau ingin sebuah informasi? Tuan sendiri tahu jika inform-" Bartender tersela melihat Zeros menaruh sekarung berisi koin di meja tersebut

__ADS_1


"Tidak usah basa basi ,aku ingin informasi tentang sebuah wilayah yang mencurigakan seperti wilayah yang sudah terkontaminasi oleh sesuatu" Zeros berkata dengan nada datar


Bartender memandang kearah Zeros dengan mats menyipit lalu dia berbicara tentang semua wilayah yang mencurigakan dikutub utara yang dia dapatkan


...Beberapa Saat Kemudian...


Zeros sekarang berada di penginapan terdekat dan berada di kamarnya


Zeros sedang melihat peta yang memperlihatkan seluruh wilayah kutub utara dan dia juga sedang menganalisis wilayah wilayah yang bagi bartender mencurigakan


Zeros melihat sebuah tanda di peta yang berada di dekat gunung Halhem


Bartender mengatakan di wilayah tersebut memiliki tanah yang ditutupi salju yang hitam pekat ,pohon pohon di dekat sana tampak layu tapi masih bisa kokoh ,dan disana juga terdapat sebuah desa yang dicurigai oleh bertander yang menyebabkan semua tanah dan salju menjadi hitam


Setelah beberapa saat berpikir akhirnya Zeros memutuskan untuk ke desa didekat gunung Halheim walaupun masih banyak wilayah yang mencurigakan dia memilih untuk kesana bahkan berniat untuk mengunjungi semua wilayah yang mencurigakan atau berbahaya di kutub utara


...Disisi Bartender...


Bartender yang masih berada di bar dan sedang menghitung koin koin yang diberikan oleh Zeros ,dia merasa jika koin yang diberikan oleh Zeros terlalu kebanyakan


"Siapa dia? Dari perawakan nya dan semua informasi yang dia inginkan hanyalah wilayah wilayah yang membahayakan saja" Bartender


Zeros tidak diberitahu oleh bartender jika wilayah wilayah yang diberitahukan oleh bartender terkenal berbahaya dan tidak boleh di dekati bahkan berniat kesana


"Aku merasa dia bukan orang jahat, tapi aku melihat mata nya yang penuh dengan hawa kematian" Bartender mulai merasakan merinding di sekujur tubuhnya mengingat dia secara tidak sengaja bertatapan langsung dengan mata Zeros yang penuh dengan penglihatan yang kejam


Bartender menghirup udara lalu menghela nafas ,berniat menenangkan diri nya


"Semoga saja aku mendengar kabar baik darinya" Bartender


...Keesokan Harinya...


Zeros sekarang sudah pergi dari penginapan karena niatnya untuk ke kota konha adalah mencari informasi saja bahkan dia hanya menginap 1 malam saja


Zeros sekarang keluar dari gerbang kota konha dan prajurit yang menjaga disana masih sama dengan kemarin dan kedua prajurit tersebut melayani Zeros dengan sopan karena yang mereka rasakan bukan takut lagi tapi rasa hormat pada Zeros


Zeros tidak tahu dengan sikap kedua prajurit tersebut yang tiba tiba sangat sopan kepada nya tapi dia tidak mempedulikan nya dan hanya berjalan kearah gunung Halheim

__ADS_1


END


__ADS_2