Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 77


__ADS_3

...Di Kastil Lores...


Di pagi yang sangat cerah di padanv rumput didekat kastil lores yang indah banyak sekali petualanv yang memburu slime


Di Kastil Lores terdapat sebuah ruangan singgasana raja yang hancur karna pertarungan antara Zeros dan Commision


Terdapat Zeros duduk di singgasana raja menompang dagu nya dan menarug kaki kanan ke atas paha kaki kiri nya


"Sangat membosankan sekali" Zeros dengan datar sambil melihat kedepan yang dipenuhi mayat mayat pembunuh bayaran yang terdapat bekas membeku dan membakar


Pembunuh bayaran adalah pembunuh yang disewa oleh orang orang petinggi dari Kerajaan Melric karna tidak senang dengan keputusan sang yang mulia raja menjadikan nya Generala Fentral


"Ah , lama kelamaan aku seperti haus akan kekuatan saja bahkan aku masih belum cukup untuk melawan ayahku yang menahan kekuatan pada Tier 6B" Zeros


"6 hari lagi untuk masuk ke sekolah academy inggaly dan tepat waktu pada saat ujian di kutub utara" Zeros


"Aku mencari sumber daya dulu untuk berhadapan dengan dia" Zeros berdiri dari duduk singgasana nya


"Karna tujuanku ke kutub utara bukan untuk mendapatkan material lagi" Zeros berjalan keluar dari ruangan melalui pintu ke ruangan tengah kastil


...Beberapa Jam Kemudian...


Guild petualang di ibukota kerajaan melric terdapat banyak sekali petualang yang sedang di dalam Guild terpana menatap Zeros yang berada di depan resepsionis Guild petualang


"Bisakah aku mengambil misi tingkat S?" Zeros


"Maafkan saya tuan Zeros tapi saya tidak bisa memberikan anda misi jika anda bukan petualang sama sekali" Resepsionis wanita yang gugup di hadapan Zeros


"Kenapa tidak? Aku hanya ingin mencari monster saja bukan uang" Zeros


Tujuan Zeros ingin mengambil misi tingkat S mencari informasi tentang keberadaan monster kuat buat perkembangan kekuatan nya


"Hahaha , kenapa kau sangat ribut di pagi hari ini" Suara berat yang tertawa turun dari tangga lantai atas Guild petualang


"Hey , Paktua berikan aku akses untuk mendapatkan misi tingkat S" Zeros menatap seseorang yang tertawa dari lantai atas lalu turun ke bawah melewati tangga yang adalah Guildford


Para pekerja di guild petualang sedikit tidak terima karna bos mereka tidak dipanggil dengan sopan oleh Zeros tapi tidak bisa berbuat apa apa karna ketakutan untuk berkata begitu juga para petualang di sana


"Tidak usah berburu buru karna monster yang setara denganmu banyak sekali bahkan melebihimu" Guildford


"Langsung ke inti nya saja Paktua" Zeros


"Hah~, Aku akan memberikan misi untuk mu namun karna kau bukan seorang petualang maka aku tidak akan memberikan uang bayaran untukmu" Guildford


"Siapa juga yang ingin uang mu" Zeros


"Sudah sudah , ayo kesini ke ruangan ku" Guildford melambaikan tangan nya ke Zeros

__ADS_1


Zeros mengikuti Guildford ke lantai atas untuk ke ruangan nya untuk di beri misi khusus untuk dirinya


...Beberapa Saat Kemudian...


Zeros berada di sebuah kereta kuda yang menuju kearah selatan


Zeros duduk di bangku lalu menompang dagunya kearah jendela


Lalu dia menoleh ke kertas di tangan kiri nya yang berisikan misi yang akan mengantakan nya ke monster yang di inginkan


Tapi Zeros mengerutkan kening nya karna melihat misi yang berisikan menyuruh Zeros untuk menyelidik tentang gereja yang sebuah Kota yang berada di bawah naungan kerajaan melric


Rumor mengatakan jika kota itu seperti kota terbengkalai beberapa tahun karna memiliki tampilan yang sangat mengerikan


Hanya tempat geraja yang sangat bersih di kota itu


"Sangat mencurigakan" Gumam Zeros


Zeros membuka kain yang menutupi dan melihat kusir kuda yang tengah mengendarai kuda yang dia pakai


"Berapa lama untuk bisa sampai ke kota itu?" Zeros


"Oh Tuan muda , masih butuh 2 jam lagi bisa sampai ke sana Tuan muda" Kusir kuda


"Terimakasih , Paktua" Zeros kembali menutup kain


"Apapun itu untukmu Tuan Muda" Kusir kuda tersenyum


Kereta kuda milik Zeros telah sampai di depan sebuah kota yang memiliki bangunan bangunan yang kumuh dan banyak juga yang telah hancur


Zeros setelah turun dari kereta kuda melihat keadaan kota yang seperti kota hantu mengerutkan kening nya


"Hey Paktua tolong menjauhlah dari sini" Zeros


"Kenapa Tuan muda? saya akan menunggu anda disini sampai anda selesai" Kusir kuda


"Tolong , kau bisa menunggu ku di hutan dan jika aku tidak kembali maka ini bayaran mu" Zeros melempar kan sekantong emas ke arah kusir kuda


"Tapi-" Kusir kuda menangkap kantong emas tersebut dan mau berkata namum tersela


"CEPAT!" Zeros bentak nya membuat kusir kuda hanya bisa menurutti nya lalu menjauh dari kawasan kota tersebut


Sekarang hanya tersisa Zeros disitu , beberapa saat suasana menjadi sunyi lalu Zeros berjalan maju untuk memasuki wilayah kota tersebut


Zeros melihat sekitaran di kota itu yang terasa sangat sunyi dan Rumah rumah di pinggir jalan tampak seperti mau roboh


"Apa yang terjadi disini?" Zeros mengerutkan kening nya

__ADS_1


Beberapa saat kemudian ada sebuah roh yang mendekati Zeros membuat Zeros sedikit waspada mengeluarkan FireFox dari cincin penyimpanan


"Kau siapa?" Zeros menghadap kearah Roh yang menyerupai anak anak kecil manusia


Roh anak kecil tersebut memandang Zeros dari bawah kaki sampai ke atas kepala


Roh anak kecil tiba tiba tersenyum kepada Zeros sambil memiringkan kepala


Zeros mengerutkan kening nya namun roh anak kecil tersebut meraih tangan kanan lalu menarik nya kearah lain seperti ingin mengajak Zeros ke suatu tempat


Zeros hanya mengikuti nya lalu Zeros pun di arahkan sebuah panti asuhan yang sangat kotor dan rapuh bisa dilihat bisa runtuh kapan pun


"Apa yang kau ingin lihatkan pada ku?" Zeros dengan kebingungan menatap kearah roh anak kecil yang memegang tangan kanan nya


Lalu roh anak kecil kembali menarik tangan nya mengajak Zeros untuk pergi ke dalam panti asuhan


Zeros masuk ke dalam rumah panti asuhan yang tidak terlalu besar dan melihat ruangan yang terlihat berantakan sekali


Roh anak kecil mengajak Zeros untuk ke tempat besment Panti Asuhan, dan disaat telah sampai Zeros sedikit terkejut


Zeros melihat sebuah ruangan penjara di bawah tanah dan Zeros melihat banyak sekali tengkorak tengkora yang kebanyakan adalah anak anak kecil berumur 10 tahun ke bawah


"Apa apaan ini dengan tempat ini?" Zeros melihat sekitaran


Lalu Zeros di ajak oleh roh anak kecil ke sebuah ruangan luas yang di tengah tengah ruangan tersebut terdapat sebuah pilar cahaya hitam dan di tengah pilar itu terdapat batu Rune Refill melayang di tengah tengah pilar cahaya hitam tersebut


Lalu roh anak kecil mengarahkan jari telunjuk nya kearah batu rune refill


"Rune Refill?" Zeros terkejut melihat serpihan pedang dewa iblis berada di sana


"Lalu apakah alasan ini untuk mengajak ku kesini?" Zeros menghadap kearah Roh anak kecil di samping kanan yang sedang memegang tangan kanan Zeros


Zeros maju perlahan melepaskan genggaman tangan nya dari roh anak kecil


Zeros sudah berada di depan pilar cahaya hitam tersebut lalu memasukkan tangan kanan nya ke pilar cahaya hitam itu


"Uggh! , sedikit berat" erangan Zeros karna terdapat sebuah tekanan tinggi di dalam pilar cahaya hitam tersebut


Tangan kanan Zeros berhasil menyentuh batu rune refill seketika mematikan pilar cahaya hitam namun


"Uggh !" erangan Zeros


Zeros tiba tiba merasakan sebuah ingatan ingatan tentangan kejadian yang menimpa kota ini seperti bagaimana kota ini bisa terlihat terbengkalai dan tidak ada orang sama sekali


Zeros berhenti mengerang lalu berlutut dengan keringat dingin


"Hah , Hah , Hah " Zeros ter engah engah

__ADS_1


"Apakah mereka tidak punya hati?" Zeros ter engah engah sambil menahan emosi yang sangat dalam setelah melihat ingatan ingatan dari Batu Rune Refill


END


__ADS_2