Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 86


__ADS_3

Para murid laki laki terutama para pangeran dari kerajaan melric ,kerajaan melmoca dan kerajaan Yedad mengar percakapan para wanita berbisik bisik


"Tcih ,Aku mendengar nama Zeros aku semakin tidak mod saja" Gents dengan nada kesal


Pangeran ke 1 dari kerajaan yedad yang bernama Nick mengerutkan kening nya lalu bertanya kepada pangeran ke 1 dari kerajaan melric bernama Bryan


"Tuan Bryan ,Kenapa tuan Gents terlihat kesal kepada Zeros?" Nick dengan nada penasaran


"Tuan Nick ,Tuan Gents kesal karena dirinya masih di bawah Tuan Zeros bahkan Tuan Zeros berada di Tier 6A sedangkan Tuan Gents berada di tier 6C" Bryan


Nick terkejut mendengar nya melihat perkembangan yang hebat jika dibandingkan dengan kerajaan Yedad


"Walaupun tuan Gents sering melakukan misi memburu monster sampai pada tahap ini tapi tidak bisa menandingi tuan Zeros yang sejak kecil sudah bisa bertarung sendirian" Bryan


"Lain kali lagi aku bisa mengalahkan Zeros Karyama" Gents mengegam erat kepalan nya


"Lalu Tuan Bryan berada di Tier apa?" Nick


"Saya hanya berada di tier 5A berada di bawah Tuan Genst" Bryan dengan nada tenang


"Jangan berkata seperti itu kakak seolah anda adalah terlemah disini" David


"Tidak apa apa David" Bryan menggelengkan kepala nya


"Anda masih berada di atas saya hanya berada di Tier 5B" Nick


Pangeran ke 2 dan ke 3 dari kerajaan yedad hanya menyimak pembicaraan mereka bertiga sedangkan Elric tidak ikut serta pembicaraan tersebut


Zeros melihat dari balik pohon dan mendengar percakapan para pangeran tersebut hanya terdiam mendengarkan nya


Zeros hanya menghela nafas lalu keluar dari balik pohon membuat pandangan Erina yang tadi nya sedang berbicara kepada Elisha dN Felisha kepada Zeros


"Tuan Zeno, Kenapa anda sangat lama sekali?" Erina menghampiri Zeros dan bertanya dengan tersenyum


"Saya hanya berjalan jalan tanpa arah dan tanpa sadar hari sudah malam" Zeros membungkukan badan nya ala bangsawan


"Tidak usah bersikap seperti itu tuan Zeno" Erina menggelengkan kepala nya lalu berusaha untuk membangunkan badan Zeros supaya berdiri tegak


"Tapi tuan putri ,saya tidak bisa bersikap seperti ini kepada anda-" Zeros tersela di saat bibir topeng di sentuh oleh jari Erina

__ADS_1


"Diamlah" Erina dengan nada rendah tepat di depan muka Zeros yang tertutupi oleh topeng Zeros


Mata Zeros tampak seperti terkejut tapi di balik topeng nya terdapat senyuman sinis


'Berhasil' Dalam hati Zeros


Di dalam hati Erina sudah menerima Zeros apa ada nya membuat misi Zeros semakin lebih mudah sedangkan ketiga pangeran dari kerajaan yedad memasang wajah kebingungan


Bagaimana tidak? Erina yang awal nya ketakutan dengan sosok Zeros sekarang menjadi dekat dengan Zeros


Pangeran ke 1 ,Nick mendekati Erina dan Zeros


"Erina..." Nick memanggil nama Erina dengan nada sedikit khawatir


"Tidak perlu khawatir kakak ke 1, Tuan Zeno tidak seburuk kakak kira" Erina


"Tapi-" Nick tersela oleh perkataan adik nya


"Tuan Zeno telah melakukan itu untuk kebaikan kita dan masa depan nanti nya" Erina menyela perkataan kakak nya


"Coba pikirkan jika para bandit bersama pemimpin bandit nya dibiarkan hidup ,bisa menimbulkan lebih banyak korban lagi" Erina dengan nada sedikit kesal


Pangeran ke 1 terdiam memikirkan kemungkinan itu bisa terjadi jika mereka di biarkan hidup


"Memang benar di katakan adik anda Tuan Nick, jika anda ingin mempenjarakan mereka bertujuan untuk membuat mereka kapok lalu berbuat baik pada saat lapas pun juga hampir mustahil karena bandit sekelas yang kalian temui sudah pasti melakukan banyak kejahatan dan susah untuk kembali ke jalan yang benar" Bryan


Zeros menatap kearah Nick yang semakin terdiam pun mendekati Nick


"Maafkan saya atas ketidak lancangan saya siang tadi, perkataan Tuan berambut merah itu benar , tujuan saya membunuh mereka karena saya memikirkan kemungkinan yang akan datang jika mereka di biarkan hidup" Zeros menundukkan badan nya


"Dan juga saya sedikit kesal dengan tingkah laku teman teman kelas anda yang tidak mau melawan sama sekali pada saat itu karena itu lah saya memprovokasi kalian" Zeros


Nick terdiam sesaat termenung pada kesalahan yang terlalu naif


Jier yang sedari tadi menahan junior nya Renkar untuk tidak ikut campur membiarkan masalah ini harus di selesaikan murid murid sendiri


Renkar seorang guru yang gagal mendidik malah memanjakan nya murid murid dengan membicarakan sisi baik dunia luar tanpa membicaralan sisi buruk dunia luar


Karena itu lah banyak murid murid terkejut dan ketakutan terlebih mental belum siap melihat sisi buruk dunia luar

__ADS_1


Jier ingin mengatakan hal serupa yang dikatakan oleh Bryan tapi tidak di sangka murid nya sendiri yang memutuskan untuk mengatakan nya sendiri membuat Jier dalam lubuk hati nya bangga


Nick terdiam sesaat lalu menghirup nafas dalam dalam lalu mengeluarkan nya


"Anda benar tuan Zeno,maafkan saya atas kenaifan saya" Nick


"Terimakasih atas pengertian anda" Zeros menbungkukkan badan nya ala bangsawan


Jier melihat masalah yang sudah di bereskan dengan sendiri nya tersenyum


"Kau lihatlah juniorku, jangan memanjakan murid muridmu itu. Biarkan mereka tubuh sendiri dengan masalah yang datang kepada mereka" Jier


Renkar memandang kearah Nick berusaha untuk membuat berdiri tegak dari bungkuk nya lalu bersalaman dengan Zeros dengan wajah terpana


"Seperti nya yang anda katakan benar senior, saya terlalu memanjakan murid murid saya" Renkar dengan nada penuh rasa bersalah


"Tidak apa apa juniorku, kesalahan bisa di perbaiki jika tidak telat pada waktu nya" Jier menepuk punggung Renkar


Keadaan malam menjadi meriah karena banyak sekali murid murid dari kerajaan merlic dan yedad saling bertukar cerita sedangkan Zeros duduk sendirian di kejauhan


Erina berniat mendekati Zeros tapi dia tidak bisa meninggalkan Felisha dan Elisha sering menceritakan tentang kehidupan mereka di sekolah


Zeros hanya diam lalu mendongak ke langit di depan api unggun yang dia buat sendiri


"Aku merasakan firasat buruk tentang ujian ini" Gumam Zeros


Lalu Zeros menggelengkan kepalanya


...Di suatu tempat yang bersalju...


Terdapat goa yang di dalam nya terdapat sebuah makhluk yang berwujud humanoid berjumlah 4 sedang berdiskusi


"Bagaimana dengan ujian di kutub utara ini? Apakah di mulai 1 bulan lagi?" Makhluk ke 1 dengan nada penasaran


"Memang benar , aku merasakan seorang kepala sekolah academy enggle sedang mengatur ujian ini di dekat kerajaan Ice Break" Makhluk ke 2


"Bagus dengan begini rencana yang kita terima dari Yang Mulia bisa berjalan pada saat 1 bulan lagi" Makhluk ke 3


Makhluk ke 4 hanya diam duduk bersandar di tembok di pojokan sambil mendengar pembicaraan para rekan nya

__ADS_1


Tapi melihat tingkat kekuatan mereka ber empat hanya makhluk ke 4 yang paling kuat


END


__ADS_2