
Setelah mendapatkan informasi Zeros pun pergi dari bar tersebut tanda sepatah kata apapun hanya menaruh sekantong koin saja di meja
Zeros hanya bisa menghela nafas lalu dia menatap kearah kartu tanda pengenal
"Sepertinya dari awal aku memang tidak perlu dengan kartu ini" Gumam Zeros sambil menatap tanda pengenalnya
Bagaimana tidak? Karena Zeros bisa saja masuk ke ibukota dengan berpindah dimensi tanpa perlu berurusan dengan wanita yandere dan ternyata Zeros masuk ke ibukota hanya mencari informasi lalu bingung harus berbuat apa,tongkat teleportasi memiliki coldown untuk berpindah dunia 12 jam dan masih 2 jam Zeros berada disini
"Sepertinya aku akan mencoba makanan disini" Zeros gumam nya setelah melihat sebuah pasar disana
...Beberapa Saat Kemudian...
Zeros sedang duduk di bangku taman tengah memakan tusuk daging ayam sambil meminum segelas teh herbal dari cincin penyimpanan
Zeros seketika merasakan mana sihir yang sedang terluap luap dari kejauhan ibukota membuatnya bergumam
"Sepertinya kota ini akan terjadi sesuatu" Zeros gumamnya
Zeros pun membuang kayu tusuk bekas tusuk daging ke sampah lalu berjalan kearah tertentu lalu menghilang di dalam keramaian kota
Di malam hari, hari dimana banyak orang berhenti melakukan kegiatan kerja seperti bertani, berdagang maupun menjadi petualang kecuali prajurit yang senantiasa menjaga ibukota
Tapi malam tidak menutup kemungkinan ibukota masih ramai dengan penduduk
Pada saat itu juga terdapat seorang pria berkerudung yang sedang berjalan di tengah tengah banyak nya orang yang sedang berjalan di jalanan ibukota
Pria berkerudung tersebut berjalan membelok ke gang sempit ,pada saat sudah sampai di gang sempit pria tersebut menggores tangannya dengan pisau
Darah dari tangan pria tersebut keluar ,tapi pria tersebut seperti tersenyum lalu menggunakan darahnya untuk menulis di lantai dan pria tersebut menulis sebuah sihir merupakan rapalan sihir
Tulisan darah tersebut menyala seketika terciptalah sebuah lingkaran sihir merah yang besar di ibukota bagian barat
Pria berkerudung seperti tersenyum bahagi lalu jatuh seketika pria tersebut meregang nyawa menandakan sihir yang dia tuliskan sangatlah berbahaya sampai membuat pengguna tewas
Lingkaran sihir merah tersebut memunculkan sebuah monster raksasa memiliki penampilan seperti golem namuan memiliki badan yang sangat besar tinggi sama dengan gedung 5 lantai
Penampilan seperti setengah kristal setengahnya lagi seperti osbsidian dan di kepalanya terdapat sebuah 3 inti mana yang sangat kuat
Monster tersebut seketika menghancurkan pemungkinan para warga membuat para warga biasa seketika takut berlarian menjauhi monster tersebut kecuali para petualang tengah bersiap menyerang monster tersebut
"Sialan kenapa Golem Vander ada disini?" Gumam Petualang yang sedang menarik pedangnya dari punggungnya sambil menatap monster golem yang bernar Vander merupakan monster dungeon yang memiliki ketahanan tubuh yang diluar nalar dan serangan area yang membuat nya sangat mengerikan
Disaat para petualang berniat menyerang golem Vander namum mereka terhalang oleh sekolompok orang berkerudung hitam
__ADS_1
"SIAPA KALIAN!" Teriak salah satu petualang
Tapi sekelompok orang bekerudung hitam malah menyerang para petualang membuat para petualang mau tak mau harus melawa
Golem Vander seketika merentangkan kedua tangan nya membuat para petualang sedikit lengah karena mereka tau jika Vander akan melakukan serangan area
"Menghindar-" Salah satu petualang berteriak namuan tersela setelah ditusuk dengan pedang oleh salah satu kelompok pria berkerudung hitam
BRUAK BRUAK
Sebuah kristal putih dan batu obsidian hitam muncul dari bawah tanah di area dekat golem Vander
Para petualang banyak yang terbunuh tertusuk oleh serangan Vander
Kelompok orang berkerudung ikut terkena serangan nya tapi hal tersebut tidak membuat para orang berkurudung hitam berhenti menyerang para petualang
Di ibukota bagian barat terlihat banyak orang berkeurudung hitam tengah berpencar ke seluruh ibukota membuat kepanikan para warga biasa
Di tembok bagian utara terlihat Shieng dan prajurit yang berada di atas tembok ,terlihat Shieng mendapatkan laporan atas penyerangan ibukota di bagian barat
"Apa!? Bagian barat telah diserang!?" Shieng berkata dengan nada sontak
Prajurit yang tengah berlutut hormat kepada Shieng mengagukan kepalanya
"Benar nona, para petualang saat ini tengah berupaya melawan para penyerang dan ada sebuah makhluk dari dungeon muncul disana" Prajurit dengan nada sopan
Lalu Shieng yang berniat ke ibukota bagian barat seketika berhenti merasakan ada sesuatu yang mengganjal di luar tembok
Shieng menatap kearah luar ibukota yang dipenuhi oleh kabut putih didalam kabut putih tersebut terlihat samar samar seekor makhluk berukur raksasa bahkan tingginya 50 meter lebih
Bahkan rumah terbengkalai di luar ibukota dekat makhluk tidak apa apa nya dengan kaki makhluk tersebut
Makhluk tersebut berjalan kearah ibukota dengan 1 kali hentakan kaki dari makhluk itu bisa membuat gempa kecil
Makhluk tersebut memiliki tubuh seperti batu dengan tumbuhan hijau tertanam di sekujuru tubuhnya
Source : Pinterest
"Titan Earth? Kenapa disaat saat ini dia datang" Shieng bergumam dengan nada kesal
"Lapor nona ,ada seekor makhluk raksasa datang dari arah utara ke ibukota" Seorang prajurit berlari kearah Shieng lalu berlutut hormat dan berkata dengan nada sedikit cemas
"Aku tau itu kalau begitu semua warga di ibukota bagian utara di evakuasi segera mungkin dan memanggil para petualang kelas archer dan penyihir untuk pergi tembok utara berserta sejumlah petualang dan prajurit" Shieng dengan nada dingin
__ADS_1
"Baik nona" Prajurit tersebut mengagukan kepala lalu berdiri dan berlari meninggalkan Shieng seorang diri disana
Shieng memikimi tier 6B sedangkan Earth titan memiliki tier 7C jelas lebih tinggi darinya
Shieng mengarahkan tangan kanannya kearah earth titan lalu bergumam
"Flare Blast" Shieng
Sebuah lingkaran sihir merah muncul dibawah kaki earth titan lalu Shieng melanbaikan tangan nya
BLAARRRR
Lingkaran sihir merah tersebut seketika hilang namun digantikan oleh sebuah ledakan besar membuat hempasan angin kuat menerjang tembok
Rambut merah Shieng berlambai lambai terkena hempasan angin tersebut disaat itu juga asap hitam mengepul namun dari dalam asap hitam tersebut siluet yang sedang menarik tanah dengan kedua tangan
Asap hitam mebghilang menampakan earth titan tengah mengambil batu besar dengan kedua tangannya dari tanah yang dia pijaki lalu Earth titan seketika melemparkanya kearah tembok Shieng berada
Batu besar berbentuk bola melesat kearah tembok Shieng berada
Shieng menancapkan pedangnya ke lantai lalu merapalkan sihir
"Keluarlah sebagai pelindung yang terpanas dan indah yang pernah ada~" Shieng bergumam dengan nada seringai
"Keluarlah Flower Moon" Shieng berkata dengan nada seringai
Bola batu tersebut hampir mengenai tembok tersebut namun terhenti oleh sebuah bunga merah raksasa menghentikan bola batu dan berusaha untuk membakar nya
Bunga merah tersebut seketika terbelah bersamaan bola batu tersebut yang ternyata Shieng lah yang membelah bunga merah bersama dengan bola batu dari atas tembok sampai jatuh ke tanah
WOSH
Bola batu seketika terbelah menjadi dua lalu jatuh ke tanah membuat gempa kecil di sekitaran sana
Shieng menatap kearah tempat earth titan berada namun dia tidak melihat keberadaan nya sama sekali membuat mengerutkan keningnya
"Apakah mungkin!" Shieng dengan terkejut melihat ke barat melihat Earth titan bagaimana pun bisa berada disana berada tepat didepan tembok
BRUAK
Earth titan seketika melayangkan pukul ke tembok tersebut membuat tembok seketik roboh membuat jalan untuk nya
"Sial" Shieng menggurutu sambil menyerungkan kembali pedangnya lalu meloncat ke gedung berlari dengan kecepatan penuh kearah barat
"Kalian cepat pergi ke bagian barat monster itu telah berpindah tempat" Shieng teriaknya kepada para petualang dan prajurit yang datang untuk membantu bagian utara namun mereka berganti ke barat karena Earth titan telah berpindah tempat di bagian barat
__ADS_1
"2 monster berada di bagian barat, aku berharap jika bagian lain nya bisa mempertahankan ibukota" Gumam Shieng
END