Reincarnated Into The Wizarding World

Reincarnated Into The Wizarding World
BAB 142


__ADS_3

Note : Karena sulit untuk membedakan dunia pedang dan sihir dengan dunia modern dan hunter jadi kuberi nama saja masing masing jadi dunia pedang dan sihir menjadi dunia Fenetrecion sedangkan dunia modern dan hunter menjadi dunia Yendoles jadi tolong di ingat ingat ya


Di kutub utara, terdapat hutan yang sudah hancur dan hanya menyisakan batu batu bekas hancurnya gunung tersebut namun beberapa saat kemudian muncullah sebuah pilar cahaya ungu yang sangat terang lalu menghilang menampakan Zeros yang sedang memegangi pinggang Sakaya


Sakaya melihat tempat sudah berada di tempat yang sangat berbeda dari dunia Yendoles merupakan dunia yang dia dilahirkan


Sakaya bisa melihat makhluk makhluk monster berkeliaran di padang salju yang luas dan aliran mana yang sangat berbeda di Yendoles terkesan sedikit aliran mana karena tidak semua orang mempunyai mana dan monster tidak berkeliaran dengan bebas sedangkan di dunia ini memiliki aliran mana yang sangat banyak terlebih monster yang sangat berbeda


"Bagaimana perasaanmu pertama kali menginjakan kaki di dunia Fenetrecion?" Zeros berkata dengan nada lembut dan tersenyum dengan lembut


"Aliran mana sihir sangat banyak dan monster berkeliaran juga sangat banyak, aku menjadi bingung bagaimana kalian bisa hidup dengan tenang sedangkan monster berkeliaran dengan bebas" Sakaya


"Yeah, ada banyak tempat yang aman terlebih orang orang di dunia ini mempunyai 3 jalan hidup yaitu hidup tenang menjadi seorang petani di desa terdalam atau menjadi pedagang dan membuka bisnis dan menjadi kuat untuk bisa melawan ,melindungi atau bertahan hidup" Zeros berkata dengan nada lembut


Sakaya hanya mengagukan kepalanya seperti anak kecil yang penurut hal itu membuat Zeros hanya bisa menjitak dahi Sakaya


"Apa yang kamu lakukan!?" Bentak Sakaya dengan kesal namun terlihat lucu


"Kamu ini seperti anak kecil sekali padahal di ranjang kamu sangat bersemangat sekali membuatku ingin menjitak kepala mu saja" Zeros berkata dengan nada sedikit main main


Sakaya menggembungkan pipinya terlihat sangat imut bagi Zeros tapi Zeros menggelengkan kepalanya lalu dia berkata


"Sebelum bertemu dengan kedua oranh tuaku ,apakah kamu ingin berjalan jalan ke dunia inu sebentar dulu?" Zeros berkata dengan nada lembut


Sakaya hanya diam memalingkan wajah nya sambil menggembungkan pipinya membuat Zeros tidak bisa tahan


"Eh?" Sakaya terkejut karena dirinya tiba tiba digendong selayaknya putri oleh Zeros


Cincin biru Celynder menyala terang lalu menghilang menjadi api biru yang merambat ke dekat Zeros lalu berubah seekor makhluk Celynder merupakan hewan peliharaan Zeros


"Makhluk apa itu?" Sakaya dengan nada kebingungan


Zeros tidak menjawab malah langsung loncat ke punggung Celynder lalu berkata dengan Celynder


"Ayo kita jalan jalan dulu" Zeros berkata dengan nada datar


Celynder tampak mengerti dengan perintah Zeros langsung terbang keatas lalu terbang kearah lain


Sakaya yang terlihat terkejut tidak bisa berkata apa apa sambil melihat pemandangan kota kota yang terlihat masih kuno di kutub utara


Dengan orang orang seperti sedang membakar api unggu di tengah tengah hutan, monster yang sangat besar yang sedang tidur di sarangnya dan beberapa orang yang sedang bertarung dengan monster

__ADS_1


"Apakah kesaharian di dunia ini memang seperti itu?" Sakaya sambil melihat orang orang yang merupakan para petualang sedang bertarung dengan sekawanan monster untuk melindungi para pedagang yang melakukan perjalanan


"Ya, itulah pekerjaan yang dilakukan oleh para petualang didunia ini" Zeros


"Petualang itu apa?" Sakaya


"Petualang seperti pekerjaan yang dikhusus untuk orang yang hanya memiliki ahli bertarung maupun sihir sama halnya dengan hunter di dunia ini" Zeros berkata dengan tenang


"Dan pemerintahan disini bukanlah negara melainkan kerajaan" Zeros


Di dunia Yendoles dulunya merupakan kerajaan yang berjumlah 7 dan 7 kerajaan tersebut terbilang damai sebelum di ganggu oleh dewa Ednes


"Apakah disini ada tempat yang indah menurutmu sayang?" Sakaya


Zeros mendengar Sakaya memangil dirinya seperti itu merasa senang dan berkata dengan nada lembut


"Apakah kamu ingin pergi melihatnya?" Zeros menatap kearah Sakaya yang berada di gendongan nya


Sakaya mengagukan kepalanya berulang kali seperti ayam mematuk


Zeros menoleh kearah depan lalu berkata dengan nada tinggi


"Pergi kearah selatan" Zeros lalu menoleh kearah Sakaya


Sakaya mendengar itu berpegangan dengan tubuh Zeros dengan erat


Celynder seketika terbang kearah selatan dengan kecepatan tinggi


Angin berhempasan di wajah Sakaya dan Zeros namun terlihat wajah mereka menikmati perasaan dan pemandangan yang berada dibawah mereka bertiga


Beberapa saat kemudian ,mereka sudah berada dekat di kota Elrs Sky merupakan kota penyewaan dan pembuatan kapal terbang


Tubuh Celynder menjadi api biru lalu menjadi cincin biru di jari manis Zeros


Zeros dengan menggendong Sakaya selayaknya putri jatuh dari atas lalu mendarat dengan pelan


"Sayang kita mau kemana dulu?" Sakaya menatap kearah Zeros


"Kita harus menyewa kapal dulu" Zeros


Sakaya hanya bisa diam mengagukan kepalanya lalu Zeros menurunkan Sakaya lalu mereka bergandengan tangan dan berjalan kearah kota Elrs Sky

__ADS_1


Di gerbang depan Elrs Sky terdapat Zeros dan Sakaya yang sedang disambut dengan baik oleh penjaga disana karena Zeroslah yang membebaskan kota Elrs Sky dari penjajahan kerajaan RiseBert


"Tuan Zeros selamat datang kembali!" Seorang penjaga gerbang berjumlah 2 sedang berlutut didepan Zeros


"Sayang kenapa mereka terlihat sangat menghormatimu?" Sakaya berbisik di telinga Zeros


"Kota mereka dulunya di jajah oleh sebuah kerajaan tapi aku sudah membunuh semua prajurit kerajaan dan membawakan kepala pemimpin mereka ke kota ini" Zeros berkata dengan nada monoton


"Baiklah biarkan aku masuk saja" Zeros berkata dengan nada


"Baik tuan! Tapi jika saya diperbolehkan untuk bertanya?" Salah satu penjaga berkata dengan nada hormat


"Bertanya lah" Zeros


"Nona yang berada disamping anda itu siapa tuan?" Penjaga berkata dengan nada hormat


"Dia adalah calon istriku" Zeros memegangi pinggang sambil mendekatkan tubuhnya ke tubuh Sakaya


Sakaya mendengarnya hanya bisa diam menundukan kepalanya dengan pipi merah merona


Kedua penjaga tersebut saling memandang satu sama lain lalu mereka berdua langsung menundukan kepala mereka sampai menyentuh ke tanah dan berkata


"Selamat datang Nona!" Kedua penjaga berkata dengan nada tinggi


"B-baik" Sakaya berkata dengan terbatah batah


"Kalau begitu aku akan masuk kalian berjagalah disini" Zeros sambil mengajak Sakaya untuk masuk ke kota melewati kedua penjaga yang sedang berlutut


"Baik!" Kedua penjaga berkata dengan nada tinggi


Zeros dan Sakaya sudah memasuki kota yang seperti biasa sangat ramai penduduk yang berbagai orang orang yaitu petualang,pedagang dan orang orang biasa yang sedang berjalan


Zeros mengajak Sakaya untuk pergi ke rumah kakek jangshin berada untuk menyewa kapal nya yang memiliki durabilty serta kecepatan tinggi


Di jalan Zeros sempat diberi sambutan hangat dari orang orang di kota tersebut yang sudah tau dengan Zeros


Beberapa saat kemudian, Zeros dan Sakaya sudah sampai didepan rumah kakek janshin yang berada di pojokan


"Hah~,sepertinya nanti pada saat ke ibukota melric aku akan langsung berteleportasi tepat didepan rumah" Zeros menghela nafas panjang


Sakaya hanya bisa terkekeh melihat wajah Zeros yang tampak lelah karena harus balik menjawab semua sambutan orang orang di kota Elrs Sky

__ADS_1


END


__ADS_2