
...Beberapa Menit Kemudian...
Beberapa menit Zeros telah melawan Julihard yang adalah monster kura kura es,
Ditempat kejadian Zeros melawan Julihard ,terdapat Zeros tampak baik baik saja dan berdiri santai didepan seorang monster Julihard yang terluka parah
Tampak kaki depan disebelah kanan terluka goresan yang cukup dalam dan leher terdapat sebuah lubang yang adalah luka dari duri es yang Zeros keluarkan saat pertama kali menyerang Julihard
Zeros berjalan santai mendekati kepala Julihard yang terdapat goresan berbentuk vertikal itu adalah bekas tebasan Zeros
"Tak kusangka aku hanya butuh 2 manit lebih hanya untuk menjatuhkan Julihard" Zeros
Kura kura Julihard tampak menatap kearah Zeros dengan ganas masih ingin bertarung melawan Zeros tapi apalah daya dia saja mau mengangkat kaki depan sebelah kanan saja sudah tidak bisa karena rasa sakit yang menggerogoti tubuhnya
"Tenanglah aku tidak berniat membunuh mu sama sekali" Zeros menggerakan tangan kanan nya ke kepala kura kura Julihard tersebut
Tangan kanan Zeros menyentuh kepala kura kura Julihard membuat Julihard seketika tenang
Lalu sebuah lingkaran sihir ungu dibawah kura kura julihard muncul lalu menyinari tubuh Julihard ,dan beberapa saat kemudian hilang disaat itu juga tangan kanan Zeros mengelus ngelus kepala Julihard dengan lembut
"Sekarang kau adalah hewan peliharaanku juga" Zeros tersenyum kepada kura kura julihard.
"Jangan takut kepadaku" Zeros mengelus ngelus kepala Julihard
Mata Julihard yang semulanya menatap kearah Zeros dengan ganas sekarang menjadi lunak seperti kucing
"Bagus" Zeros tersenyum
Lalu Zeros mengeluarkan sebuah potion berisikan sebuah air berwarna ungu
Kalian masih ingatkah dengan pertemuan pertama Zeros dengan Misaka? Jadi air itu adalah air yang menyembuhkan Misaka yang terluka karena pertarungan Zeros dengan nya
Zeros pun meneteskan air tersebut ke kepala Julihard yang tergores oleh nya seketika sembuh dan juga Zeros tidak lupa meneteskan air tersebut ke luka lain nya juga
Beberapa saat kemudian, Zeros sudah meneteskan ke semua luka di tubuh Julihard dan sembuh.
Hal tersebut membuat Julihard senang lalu dia menghadap kearah Zeros lalu menundukkan kepala nya tampak menghormati Zeros dan siap untuk melayani Zeros
"Good Boy" Zeros tersenyum sambil menatap kearah Julihard dengan perasaan puas
Lalu Zeros mendongak keatas ,melihat langit hitam dengan bulan yang hanya tersisa setengah saja
"Sudah waktunya" Zeros ucapnya dengan nada misterius dan berhenti mendongak keatas
"Julihard, aku ingin istirahat dulu di kastil ,jadi tolong jaga aku" Zeros dengan nada memohon
Kura kura Julihard tampak mengagukan kepalanya lalu dia menundukan kepalanya tampak kepalanya ingin dijadikan jalan untuk Zeros masuk ke kastil diatas tempurung kura kura julihard
Zeros berjalan menginjaki kepala Julihard dan pergi masuk ke kastil tersebut
Setelah Zeros masuk ke kastil ,Julihard tampak seperti memamsukan kaki ke tempurung sedangkan kepalanya di kuburkan di dalam salju membuatnya menjadi tampak kastil saja
Didalam kastil terbengkalai ,terdapat banyak sekali reruntuhan tapi masih layak untuk dihidupi
Zeros berjalan di lorong yang besar dan memiliki 3 jalur jalan didepan nya ,jalur depan lurus ,jalur kiri dan jalur ke kanan
__ADS_1
Zeros berjalan ke jalur ke kiri dulu ,Zeros berniat mengelilingi dalam kastil
Beberapa menit kemudian ,Zeros sudah mengelingi semua ruangan di dalam kastil tapi hasil nya nihil
Tidak ada benda yang berharga maupun benda berguna di katil ini
"Sekarang waktunya ke ruang singgasana" Zeros yang berada di tengah tengah dalm kastil
Zeros berjalan ke jalur lurus depan dengan santai, dia sudah sampai didepan gerbang yang cukup besar
Zeros membuka nya dengan satu tangan ,dan melihat isi ruangan singgasana yang memiliki ruangan yang luas
Di ujung ruangan terdapat tempat singgasana duduk yanh tampak berdebu
Di lantai terdapat karpet merah yang lusuh dan debu karna lama tidak dibersihkan
Zeros berjalan diatas karpet merah yang menuju kearah singgasana
Zeros sampai diatas duduk di atas singgasana lalu duduk dengan santai tanpa mempedulikan debu debu yang berada di singgasana duduk
...Keesokan Harinya...
Di ibukota Ice Break ,terdapat banyak sekali orang orang yang mendaftar ikut untuk turnamen yang akan dilaksanakan nanti siang
Di keramaian orang orang yang sedang mengantri didepan sebuah arena yang membentuk lingkaran
Tampak orang orang yang sedang mengantri percaya diri dan bahkan mereka tidak pedulid dengan cuaca yang dingin dan bersalju dan tetap menunggu pengantrian
Di antrian terdapat Gents yang sedang ingin mendaftarkan diri untuk ikut turnamen tersebut
Beberapa jam kemudian, tampak turnamen sudah mau dimulai
Akademi Inggaly murid murid nya tampak menonton di bangku penonton
Ada juga Akademi Yegad duduk di bangku penonton yang baru saja sampai ke ibukota ice break tengah malam tadi
Ada juga Akademi Naofu yang dari kerajaan demi human duduk di bangku penonton yang baru datang di ibukota ice break tengah malam tadi
Kepala Sekolah akademi shuanlong ikut menonton duduk disamping Jier
Ada sebuah bangku kursi singgasana yanh dikhusus kepada Zerox dan kedua istrinya
Beberapa saat kemudian ,di arena pertarungan yang bersalju terdapat seorang wanita berjalan ke tengah tengah arena
Wanita tersebut memiliki penampilan berambut putih perak, mata putih perak dengan wajah cantik dan imut
Dia adalah pembawa acara di turnamen tersebut
"Perhatian semua!" Wanita tersebut dengan nada riang
Para penonton pandangan mereka langsuny tertuju kepada wanita tersebut
"Maafkan kami karna telah membuat kalian menunggu" Ucap wanita tersebut dengan nada bersalah
Suara wanita yang terlihat merasa bersalah membuat para penonton yang pria senang dan bersorak
__ADS_1
"Nyonya Sakura ,tidak salah kok"
"Kami tidak akan bosan untuk menunggu Sakura"
"Benar! benar itu!"
Sorakan para pria yang fanatic kepada sesosok wanita yang bernama Sakura
Wanita tersebut bernama Sakura seorang petualang yang berperingkat tinggi dan memiliki sihir penyembuhan yang hebat
Menjadi suport kepada kelompok kelompok dengan baik membuat namanya terkenal
Dan sekarang Sakura disewa menjadi pembawa acara turnamen dan selaku wasit oleh Raja Zerox selaku pembuat acara turnamen hanya untuk menghibur nya
"J-jangan begitu dong, aku jadi terharu" Ucap Sakura dengan nada malu malu
Para pria penonton semakin menyoraki dan semangat mendengar Sakura berkata seperti itu dengan sihir pengeras suara
Banyak wanita yang dibangku penonton menatap kearah Sakura dengan tatapan iri, benci dan mengutuk
"Kalau begitu ,aku akan memulai pembicaraan ini" Sakura dengan nada riang
"Selamat datang di turnamen 5 tahun sekali di kerajaan Ice Break" Sakura dengan nada riang
"Kalian pasti sangat ingin melihat petarung petarung berbagai tempat bertarung di arena ini" Sakura
Banyak penonton pria mengagukan kepala nya secara tidak sadar
"Kalau begitu tidak usah basa basi, aku akan menjelaskan peraturan dan cara bermain pada tahap pertama" Sakura
"Pada tahap pertama ,semua peserta akan dikumpulkan pada arena" Sakura
"Para peserta akan diberikan cincin sihir yang menandakan dia nomor peserta berapa" Sakura
"Dan pertarungan pada tahap pertama adalah saling menjatuhkan di arena pertarungan dalam hitungan 20 menit" Sakura
"Atau sampai 20 peserta saja yang tersisa" Sakura
Banyak peserta yang berada di ruang tunggu mendengarkan ucapan Sakura mengenai peraturan turnamen pada tahap pertama
Keadaan di ruang tunggu sangatlah dingin dan sunyi
Banyak tatapan bermusuhan didalam ruang tunggu peserta tapi ada beberapa yang tampak tenang dan santai
Gents yang duduk di pojok kiri tampak memegang sebuah pedang yang dibaluti oleh kain kain tampak tidak terlihat
Gents memegang pedang tersebut dengan tatapan semangat
Ada juga seorang pria berambut hitam yang Adalah Zeno duduk di bangku tunggu
"Kalau kalian sudah mengerti, mari kita mulai!" Sakura dengan nada semangat menbuat banyak penonton bersorak
END
__ADS_1
Sakura
Source : Pinterest