
...Di Kerajaan Ice Break...
Di istana ,terdapat sebuah ruangan yang berisikan 3 orang ,dengan 1 orang berambut perak dengan mata perak legam yang adalah Raja Ice Break atau bisa disebut Zerox
Sedangkan 2 orang lain nya adalah bawahan Zerox ,yang satunya paladin dan satunya adalah pencari informasi
"Bagaimana dengan keadaan di gunung Halheim?" Zerox
"Sangat kacau tuanku, penyerbuan gagal total dan berakhir banyak korban yang berjatuhan" Bawahan Zerox sambil membungkukkan badan nya
Zerox membelakangi kedua bawahannya sambil menatap kearah jendela yang terbuka menampakan keadaan ibukota ice break yang dihujani oleh salju
"Sudah kuduga Vampir di desa itu sangat kuat" Zerox gumamnya
"Tapi menurut petualang yang berhasil selamat ada seseorang yang membantu mereka untuk kabur dari pembantaian dari vampir" Bawahan Zerox
"Hoh~, siapa itu?" Zeros tersenyum tertarik
"Maafkan saya yang mulia, saya belum sempat menanyakan siapa orang itu tuan, keburu para petualang sudah pergi" Bawahan Zerox
"Dan juga belum dipastikan orang itu akan selamat dari vampir" Bawahan Zerox
"Begitukah..., sayang sekali" Zerox dengan nada monoton
"Derson!" Zerox
"Baik tuan!" Paladin yang berada di ruangan maju lalu berlutut hormat dan berkata dengan nada hormat yang bernama Derson
"Sebagai Paladin terkuatku ,kau kuperintahkan untuk pergi ke gunung halheim dan bunuh vampir itu" Zerox dengan nada tegas
"Baik tuan!" Derson
Derson berdiri tapi tubuhnya masih membungkuk dengan hormat dia berjalan mundur meninggalkan ruangan
"Apakah baik baik saja yang mulia? Vampir itu memiliki tingkatan kekuatan tier 7C" Bawahan Zerox
"Heh~ , Kau tidak tau saja ,30 tahun lalu Derson bisa melawan 2 Vampir sekaligus yang berada tier yang sama dengannya sendirian" Zerox tersenyum main lalu dia menatap kearah bawahannya dengan tatapan main
Bawahan nya tampak terkejut dan dia pun bertanya
"Jadi tangan kirinya dan mata kiri nya yang hilang itu adalah efek pertarunganya dengan kedua vampir?" Bawahan
"Tepat sekali" Zerox dengan nada girang, dia berbalik dan menatap kearah bawahannya dengan senyum ramah
Derson memiliki penampilan seperti pria berumur 40 tahun ,tubuhnya yang tidak lengkap seperti tangan kiri buntung dan mata kiri nya juga sudah tidak ada
...5 Hari Berlalu...
Di suatu tempat yang bersalju terdapat seorang pria berambut perak sedang duduk berjongkok sambil menyentuh tanganya ke tanah yang bersalju
__ADS_1
"Akhirnya ketemu kau" Zeros tersenyum sinis
Zeros berdiri lalu mengeluarkan pedang FireFox meliknya dari cincin penyimpanan dan dia berjalan kedepan sambil mengarahkan pedangnya ke samping kanan
Didepan Zeros terdapat sebuah desa yang berisikan bunga milik dewa Ednes dan juga orang orang yang terkena pengaruh bunga itu sampai membuatnya menyukai sesama jenis
Beberapa Menit Kemudian,di desa tersebut banyak sekali organ organ tubuh yang terbelah berceceran di tanah yang bersalju didesa tersebut terdapat bunga dan Zeros yang berada didepan bunga milik Ednes
SLASH
Bunga tersebut seketika terbelah menjadi dua lalu terbakar habis oleh tebasan Zeros yang ber api biru
Zeros menatap ke sekitaran desa yang hanya berisikan organ organ tubuh manusia yang berceceran di tanah
Zeros berbalik berjalan menjauhi desa sambil melambaikan tangan kanan nya seketika seluruh desa terbakar oleh api biru
Zeros berjalan meninggalkan dearah itu yang dalam keadaan kebakar oleh api biru tanpa menoleh ke belakang sama sekali sambil menunggangi kuda misaki
Di dataran bersalju yang masih dekat dari desa tersebut terdapat Zeros menunggangi kuda misaki sedang melesat kearah kota yang terdekat berniat istirahat di penginapan
Beberapa menit kemudian ,hari sudah malam di suatu kota yang bernama Kota Benwey
Kota yang merupakan tempat yang bisa absen oleh para murid yang sedang melakukan ujian ini
Di kota benwey terdapat penginapan yang sedang disinggahi oleh Zeros, dan sekarang Zeros berada dikamarnya sedang melihat peta
Dalam 5 hari yang sudah berlalu Zeros sudah berkunjung 4 daerah lainnya yang dianggap berbahaya di peta bagi bartender
1 ,2 dan ke 3 daerah yang hanya berisikan monster monster berpotensi berkembang biak bisa menyebabkan penyerangan terhadap kota terdekat daerah tersebut membuat Zeros menghancurkan 3 daerah yang adalah sarang monster
Sedangkan ke 4 merupakan tempat berdiamnya bunga dewa ednes
Disaat Zeros sedang menghancurkan 3 sarang monster terdapat banyak petualang yang menyerang kesana untuk menghentikan banyaknya monster lagi tapi tidak jadi karena yang mereka lihat sarang monster terbakar oleh api biru dan ada Zeros didepan sarang terbakar
Zeros melihat tanda di peta yang menunjukan tempat tersebut berada di dekat ibukota kerajaan ice break dan tempat itu adalah Kastil terbengkalai
Mata Zeros menyipit melihat tulisan yang diberikan oleh Bartender bertuliskan kastil
"Sepertinya ini bukan daerah yang berbahaya" Gumam Zeros
...Disisi Lain...
Di Ibukota Ice Break yang ramai dengan penduduk manusia biasa dan dicampuri oleh manusia setengah binatang walaupun hanya ada beberapa
Di tengah tengah keramaian ibu kota terdapat seorang pria berkerudung memakai jubah companh camping dan memiliki dua sepasang iris mata merah darah
Pria tersebut adalah Sieg yang telah sampai di ibu kota ice break 1 hari yang lalu
"Hah~" Sieg menghela nafas lelah
__ADS_1
Sieg memegang kantong kecil di tangan kananya lalu dia memandang kearah depan
"Aku harus menyewa penginapan dulu" Sieg
Kantong yang lumayan besar yang Sieg pegang adalah pemberian dari Zeros sebelum Zeros dan Sieg berpisah lebih tepatnya pada saat beristirahat di depan api unggun
Sieg berjalan mengelilingi ibu kota ice break sebelum menyewa penginapan ,dia ingin mengunjungi suatu tempat terlebih dahulu
Beberapa menit kemudian ,Sieg telah sampai di bagian utara ibu kota ice break, disana terdapat lapangan yang sangat luas
Lapangan tersebut adalah tempat terjadinya pengeksekusian orang tua Sieg
Sieg mengingat kejadian itu yang lebih tepatnya 30 tahun lalu mengegam erat kepalannya aura membunuh hampir keluar dari tubuhnya
Namun disaat Sieg tidak sengaja ingin mengeluarkan aura membunuh dia teringat oleh perkataan Zeros
"Tunggulah sampai aku datang" Ucapan Zeros yang masih terdengar di telinga Sieg
Sieg melihat cincin pemberian ibunya di jari manisnya
"Maafkan aku Ayah ,Ibu" Sieg bergumamnya seketika cincin di jari manis Sieg meleleh dan berwarna merah darah
Cairan cincin milik Sieg yang seperti darah masuk ke jari manis Sieg seperti terserap oleh tubuh Sieg
Sieg merasakan tubuhnya terasa seperti ada yang baru di gen nya
"Aku merasakan daya tahan tubuhku seperti tidak akan menjadi lemah jika terkena sihir cahaya" Sieg tampak terpana tapi wajahnya tampak biasa saja
Tubuh vampir memiliki kelemahan yaitu rentan pada elemen cahaya ,tubuh vampir jika terkena elemen cahaya akan membuat tubuhnya lemah sekaligus kemampuan regenerasi menjadi lambat
Tapi tubuh Sieg sekarang tidak lemah jika terkena elemen cahaya walaupun akan terluka tapi itu tidak akan melemahkan tubuh dan kemampuan regenerasi milik Sieg
Karena darah milik ibu dan darah milik ayah nya Sieg sudah menyatu dengan darah Sieg di tubuh Sieg
Cincin merah darah di jari manis Sieg sebelumnya adalah elemen darah milik Ayah dan Ibu Sieg
Disaat Sieg merasakan tubuhnya sekarang yang sudah tahan terhadap elemen cahaya dia mendengar percakapan seseorang didekatnya
"Kudengar 2 hari lagi nanti ada sebuah ajang arena turnamen pertarungan di museum pertarungan" Orang ke 1
"Benarkah? Turnamen itu akan dikuti oleh orang orang apa? Para petualang? Atau seorang pidana yang saling merebutkan kebebasan diri?" Orang ke 2
"Aku tidak yakin tapi kudengar orang orang yang ikut serta turnamen pertarungan adalah murid murid berbagai academy di benua lain tapi ada beberapa orang luar yang akan diperbolehkan ikut serta juga" Orang ke 1
"Hahaha ,aku sangat menantikan ajang turnamen pertarungan itu akan dimulai" Orang ke 2 sambil tertawa
Sieg mendengarnya tampak tertarik ingin ikut menonton
END
__ADS_1