
Renata pun selesai dengan ritual pagi nya setelah di bangunkan Lina dengan cara yang sangat sepesial walaupun ia tidak menyadari nya. Di lanjutkan dengan sarapan pagi menurut nya, meski posisi matahari sudah ada di atas kepalanya ya pokok nya ini waktu sudah menunjukan tengah hari.
Setelah selesai ia pun pergi keluar rumah. Di karenakan ia saat musim dingin hampir tidak pernah keluar rumah sama sekali di tambah lagi karena baik Lina maupun Aram sangat memanjakan Renata sehingga mereka tidak perotes ataupun melarang perilaku Renata yang seperti itu.
Tibalah saat Renata akan membuka pintu kerluar rumah nya, ia jadi ingat saat terahir kali ketika ia berniat keluar rumah karena ingin serius berlatih akantetapi ketika dia membuka pintu ia di suguhkan pemandangan serba putih dan hawa dingin yang menusuk tulang. Sehingga ia sangat was-was takut takut kejadian itu terulang lagi dan tentunya ia sangat siap untuk saat ini.
Ini terbukti dari setelan baju musimdingin nya yang mencapai 3 lapis.
“Yos..! Sekarang aku sudah siap hahahaha. “ Kata Renata dengan girang nya.
Setelah persiapan dirasa cikup Renata pun dengan hati hati membuka pintu depan.
__ADS_1
Setelah di buka.
“Haaaaa apa ini.”
Ternyata tanpa Renata sadari Musim dingin sudah mulai menghilang . Dengan di tandai nya padang salju yang sekarang mencair dan di gantikan genangan air, rumput-rumput yang sudah mulai kelihatan walaupun hanya sebagian dan di dapati juga sudah banyak hewan kecil khusus nya serangga seperti belalang dan capung yang mulai menunjukan exsistensinya.
Renata yang melihat ini pun langsung bergegas keluar rumah karena sangking senang nya ketika musim dingin telah usai dan di gantikan oleh musim semi.
“Ahirnya musim semi telah tiba Hore! hore! hore! hatiku gembira ha ha ha ha.” Nyanyi Renata sangking senang nya.
Sedangkan di tempat lain saat ini terlihat Lina dan Aram sedang senyum senyum sendiri ketika melihat tingkah dari nona nya yang sangat kekanak kanakan menurut mereka . Walaupun ia memaklumi nya karena pada kenyataan nya Renata hanya anak kecil di mata mereka setidak nya untuk Lina.
__ADS_1
Setelah puas melihat tingkah nona nya yang sangat ajaib mereka pun kembali ke aktifitas masing-masing yang mereka lakukan. Sedangkan Renata masih berdiri sambil menikmati udara di awal musim semi ini yang sangat menyegar kan menurut nya, karena ia sudah lama tidak keluar dari rumah.
“Mau apa sekarang aku bingung ni. Oh ya lebih baik bantu bantu kak Lina kali ya.”
Renata pun pergi ke tempat Lina yang saat ini sedang menjemur pakaian yang sangat banyak di karenakan pada musim dingin sangat susah mencari waktu yang tepat untuk menjemur pakaian sehingga pakainan yang menumpuk semakin banyak.
Setelah selesai membantu Lina Renata pun kembali ke dalam Rumah untuk sekedar mencari minum dan kalau ada camilan mungkin.
“Huuf sudah hampir sore ni ya. Pengen nya si pemanasan buat latihan besok. Ya karena waktunya mepet jadi besok aja lah.”
Renata pun kembali ke tempat Lina guna sekedar untuk mencari teman ngobrol, walaupun biasanya ia lebih sering berbincang dengan Aram kerena lebih nyambung. Dikarenakan saat ini Aram sedang tidak ada sehingga iapun hanya bisa ngobrol dengan Lina saja.
__ADS_1
Tanpa mereka sadari hari sudah menjukan hampir petang sangking asik nya mereka ngobrol dan disusul dengan datang nya Aram karena urusan nya sudah ia selesaikan. Malam pun tiba Renata Lina dan Aram pun bersiap siap untuk tidur demi mengumpulkan tenaga untuk hari esok.