
Merasa sudah aman Renata meminta Mio untuk menurunkan nya dan Miopun secara berangsur mulai mengecil dan berubah ke ukuan singa dewasa sehingga membuat Renata dapat turun degan nyaman setelah turun Mio pun berubah lagi ke ukuran anak kucing dan melompat ke pundak Renata katanya si gentian.
Renatapun meyusuri taman itu dengan santai sesekali ia berhenti sejenak untuk mengagumi tanaman yang ada di sana. di setiap ia bertemu tanaman yang baru Renata pasti langsung terpukau karena bentuk nya unik bahkan ada yang bentuk nya seperti bunga bangkai dan bunga Reflesia walaupun tidak berbau busuk si palah wangi.
Setelah satu setengah jam ia jalan sampai lah ia di tengah yaitu puncak dari taman itu di sana ia dapat melihat semua tempat dari sisi kiri, kanan, depan bahkan belakang pokok nya 360 derajat lah. Dari atas ia dapat melihat ke seluruhan tempat ini dan ternyata selain penataan tanaman nya yang sangat bagus system irigasinya juga gak kalah.
Dan setelah ku amati di paling bawah ada sebuah sungai yang terbentuk dari beberap anak sungai yang berasal dari system pengairan tersebut dan di sana juga ada rumah sederhana yang sangat menyatu dengan alam sampai sampai Renata gak nyadar kalu di sana ada rumah.
Renata pun bergegas untuk kearah tempat yang ia liat tadi, setelah menghabiakan tenaganya ahirnya Renatapun sampai ke tujuan. Dan semua pengorbanan nya membuahkan hasil yang memuaskan karena ia dapat melihat rumah impian nya.
__ADS_1
Rumah ini terbuat dari kayu tapi terlihat sangat kokoh dan kuat, memiliki atap yang terbuat dari tanaman seperti jerami akan tetapi diatasnya sudah di tumbuhi sejenis rumput jepang itu lo yang biasa di lapangan sepak bola. sehingga membuat rumah itu sangat menyatu dengan alam, di samping kanan tepat nya di arah sungai terlihat kincir air yang menambah bagus suasana nya dan terlihat juga pagar didepan rumah walau kelihatan nya hanya untuk dekorasi saja untuk ukuran nya cukup besar walau hanya satu lantai saja.
Setelah puas dengan pemandangan yang ia lihat ia pun memutuskan untuk melihat isi dari rumah tersebut. Sampailah ia di depan pintu rumah tersebut mungkin karena sudah lama tidak di gunakan jadi ketika Renat ingin membukanya terasa sangat susah, tapi ketika Renat mendobrak palah pintunya jebol karena engselnya hancur padahal Renata tidak menggunakan seluruh tenaganya lo.
Tapi setelah di amati ternyata engselnya terbuat dari logam sedangkan pintunya terbuat dari kayu bisa di bayangkan dong betapa kuat nya kayu tersebut bahkan besipun kalah sama waktu tapi kayu ini terlihat seperti baru di potong kemarin.
Setelah mengganti dengan engsel yang baru Renata memutuskan untuk masuk ke dalam dan terlihatlah ruangan seperti ruang tamu ada meja dengan kursi yang melingkarinya. Kemudia di sana juga terlihat ada seperti dapur yang menyatu dengan ruang tamu sehingga seperti model apartemen minimalis yang biasa ada di anime jepang.
Seperti Ruang Gudang, Herbal, Lep dan Ruang peribadi maksud nya kamar. Karena penasaran Renatapun memutuskan untuk masuk ke ruangan itu satu – satu tapi seperti pintu di depan semua pintu di kunci jadi tanpa pikir panjang Renatapun langsung mendobrak nya seperti dugaannya pintunya sudah tidak kuat atau lapuk.
__ADS_1
Mendapati fakta itu Renatapun dengan semangat langsung mendobrak pintu satu satu sampai semua pintu di rumah itu kebobol semua, pada awal nya Renata tidak merasakan sakit sama sekali tapi kalu beberapa kali Renatapun sakit juga ya apalagi beberapa kali ia ikut terjatuh degan pintunya lagi sehingga saat ini penampilan Renata sangat berantakan dengan keringat di mana mana.
Tapi berkat kerjakeras nya semua ruangan sekarang dapat di akses walaupun dengan mengorbankan badannya sendiri. Mungkin ini yang namanya banting badan mungkin itu yang di pikirkan Renata saat ini. Akan tetapi melihat semua kerja kerasnya saat ini mau tak maupun ia merasa bangga pada dirinya sendiri hingga suara yang di kenal nya pun tiba.
“Master master lihat apa yang aku temukan di dapur ?” Kata Mio sangat antusias.
“Haah Mio ini ya pikiran nya makan aja. “ Tapi setelah melihat benda yang di bawa Mio Renatapun langsung Melotot dan seketika itu seperti ada gunung di pundak nya ia pun langsung tepar karena usahanya sia – sia.
Sedangkan Mio yang melihat kekacauan yang di lakukan Renata ia pun hanya bengong dan tanpa ia sadari benda yang ia bawa jatuh karena mulutnya menganga sangking terkejut nya. ya benda yang Mio bawa adalah kumpulan kunci dan kalau tebakan Renata benar itu adalah kunci yang di gunakan untuk membuka semua kamar tersebut.
__ADS_1
Renata tepar bukan karena kelelahan ataupun sakait Renata tepar karena terkena serangan mental kala mendapati kalau dirinya sangat bodoh dan konyol saat bersamaan.