
Renata yang penasaran ingin mencoba merasakan bagaimana menuggangi si Mio pun langsung menghampirinya.
“Mio menunduk dong aku ingin ngerasain ada di atas sana. “ Pinta Renata pada Mio.
“Oke. “jawab Mio dan setelah nya si Mio pun merunduk supaya Renata dapat lebih mudah untuk naik ke atas.
Setelah Mio merunduk Renata pun mecoba untuk naik akan tetapi tetap saja susah karena di rasa masih terlalu tinggi. Tak kehabisan akal Renata menyuruh Mio untuk kembali ke ukuran singa nya setelah itu baru berubah ke ukuran maxsimal nya, setelah melakukan nya barulah Renata dapat dengan aman naik ke punggung Mio.
“Ne Mio? “ Tanya Renata.
“Hm. “ Jawab Mio.
“Kamu yang besar gini Jelek ya. Gak imut lagi. “ Kata Renata tanpa di filter dulu.
“Apa. “ Mio yang mendengar pernyataan polos dari Renatapun langsung terkena serangan mental .
“Iya kaya dadamu itu udah jelek gak guna lagi huuh. “ Kata Mio lagi gak terima di panggil jelek.
“Nani !! Hee buat cewek tu dada makin besar makin bagus lah. Masak gitu aja gak tau. “ Bantah Renata pada Mio.
“Begitu juga buat Best makin besar ya makin bagus juga makin imut lah.” Kata Mio gak mau kalah.
“Lah imut dari mana wong yeremi gitu muka mu. “ Kata Renata.
“Gak apa – apa serem yang penting ada gunanya buat nakutin musuh dari pada dadamu itu yang serem palah buat datengin musuh. “ Jawab Mio tidak mau kalah.
“Haah itu tu bukan musuh tapi pengagum ku. Kamu aja yang gak tau. “ Kata Renata sambil melipat tangan nya sehingga menonjolkan bentuk dadanya yang indah.
“Pengagum pala lo. Itu tu Bajingan di perkosa baru tau rasa lo. “ Kata Mio.
__ADS_1
“Lo kok Lo Gitusi gak sopan banget jadi bawahan hargailah mastermu ini dong. Panggilanya yang sopan sedikit lah sepeti anda, kamu atau Master gitu yang penting jangan Lo lah. “ Protes Renata .
“Serah. “ Jawab Mio.
Kemudian Renata pun memutuskan untuk turun akan tetapi ketika ia hendak bilang pada Mio tiba – tiba matanya menjumpai sebuah objek ganjil tidak terlalu jauh dari sini. Seperti sebuah lubang kalau dilihat dari atas tapi jujur kalau di bawah aku tidak melihat nya mungkin karena posisinya sejajar dengan tanah.
“Mio di sana kayak nya ada gua dalam tanah deh. “ Kata Renat pada Mio.
“Mana kok aku gak lihat Master. “
“itu tu arah jam 12. “ Kata Rebata lagi.
“Jam 12 itu apaan master? “ Tanya Mio yang kebingungan karena baru saja mendapatkan kosakata baru. Karena di jaman ini penghitung waktu atau jam belum di temukan jadi wajar kalau Mio tidak tau. Di dunia ini hanya mengenal konsep seperti pagi, siang, sore dan malam dan semua itu di hitung sebagai satu hari.
“Oh maaf bukan apa – apa maksut nya itu. “ Kata Renata sambil menunjuk nya supaya Mio menerti.
“Ohhh iya ya kok aku gak nyadar ya.” Kata Mio pada diri nya sendiri.
“Mio dalem ya kayaknya kita gak bisa ke dalam deh. “ Kata Renata pada Mio.
“Hm masak si. “ Kata Mio meremehkan dan tanpa di mintapun Mio langsung teleportasi ke bayangan sebuah pilar di dalam gua.
Semua kejadian itu terjadi sangat cepat sehingga Renata tidak dapat merespon yang ia rasakan hanya pandanga nya gelap kemudian terang dan tau – tau udah pindah aja.
“Wooow Mio kita ada di mana? “ Kata Renata yang merasa sudah ada di tempat yang asing.
“Di gua yang tadi, kalau gak percaya lihat keatas. “ Kata Mio kepada Renata yang masih bingung.
Kemudian Renatapun mematuhi apa yang Mio usulkan tadi dan terlihat lah pemandangan yang unik seakan ia ada di dalam sebuah sumur. Apakah ini ya rasanya menjadi katak di dalam sumur mungkin itu yang Renata pikirkan.
__ADS_1
“Wow hebat Mio ahirnya kamu bisa ajak aku teleportsi ku kira kemampuan mu ini hanya bisa di gunakan sendiri ternyata bisa bawa orang ya. “ Kata Renata dengan Espresi senang nya.
“Ya aku tau kalau aku hebat santai saja. “ Kata Mio sombong.
“Melihat kamu yang sangat berguna ini. Kamu jadi tambah imut deh. Kapan – kapan lagi ya.” Kata Renata pada Mio.
“Jadi kalau gak guna gak imut ya.” Ok Mio mulai terpancing emosi nya itu terlihat dari mukanya yang penuh dengan perempatan.
“Iya~.” Kata Renata dengan wajah tanpa dosanya.
“Dasar MASTER J4NC#k !!!” Teriak Mio mendengar perkataan Masternya.
“He he he maaf maaf Mio Cuma bercanda kok baik kamu berguna ataupun enggak pun kamu tetap gak imut jadi tenang saja karena yang paling I – MU – T di dunia adalah AKU.” Dengan narsis nya.
“Ah. . . terserah lah yang penting anda hepi.” Karta Mio pasrah.
“Oh ya Mio kita bisa naik keatas lahi gak ya ?” Kata Renata pada Mio.
Mio yang di Tanya Renata pun langsung meliht kearah atas, di lihat nya tebing yang sangat tinggi sampai membuat mata pusing kalau kelmaan melihat nya dan ketika sadar kalau ia tidak dapat kembali ke atas ia langsung memucat.
Karena yang ia gunakan adalah teleportasi khusus yaitu apabila seseorang yang memiliki kekuatan ini harus memenuhi sarat contoh yang paling dekat adalah pada kasus Mio ia memiliki kemampun untuk berpindah antar bayangan yang mana kemampun itu juga di klasifikasikan sebagai kemampun teleportasi dengan sarat harus melihat bayangan yang akan di tuju, ketika ia tidak melihat bayangan yang dapat ia tuju maka ia tidak dapat melakukan lompatan seperti pada saat ini.
Renata yang curiga pun mulai ikit panic dan seakan memiliki kemampun untuk membaca pikiran iapun langsung melihat arah pandang Mio dan seperti Mio yang tau kekuatan nya Renata pun juga tau apa kelemahan dari kekuatan yang Mio miliki dan tambah panic lah dia.
“Mio sudah wajahmu gak imut jangan sampai lawakan mu Gak imut juga nah lo? “ Kata Renata Pada Mio.
“Siapa yang ngelawak kita memang terjebak TER JE BAK !! “ Kata Mio pada Renata supaya terima kenyataan.
“Apa!!! “ Kata Renata saat harus menerima kenyataan.
__ADS_1
Merekapun hanya bisa pasrah dan mau bagaimana lagi mungkin sudah nasip mereka kali jadi baik Renata ataupun Mio memutuskan untuk meyelusuri gua ini kalau – kalau tidak menemukan jalan keluar. Kalau tidak dapat ya terpaksa Renata harus banting badan untuk membuat tangga sampau ke atas dan pasti sangat melelah kan dan memerlukan waktu yang tidak sedikit bahkan untuk Renata sekalipun.