
Sudah satu tahun Renata terjebak di dalam gua ini tidak ada aktifitas lain selain penelitian nya dan mencoba semua resep yang ada di lep tapi karena banyak terjadi kegagalan sehingga menyebebkan Renata beberapa kali Fruastasi akibat dari penelitian renata ini sudah menghabiskan banyak sekali sumberdaya khususnya herbal.
Dari semula ful satu bukit sekarang tinggal seperempat nya saja itupun yang masih muda dan belum layak untuk di buat ramuan sehingga bisa di simpulkan kalu semua sumberdaya yang ada di sini sudah habis di ambil Renata.
Tapi sebagai hasil nya di gudang terlihat bertumpuk tumpuk Ramuan yang di kemas dalam botol keramik buatan Renata untuk mempertahankan efek nya. untuk Mio selama setaun ini ia Cuma main – main saja dan ia brtugas untuk mengingatkan Renat untuk makan teratur dan istirahat sehingga ia tidak menderita kelelahan ataupun pentyakit akibat kebiasaan buruknya itu.
Di sebuah Ruangan yang sangat berantakan di sana terlihat kaca – kaca berbentuk tabung dan beberapa selang kaca sehingga kalau di perhatikan itu membentuk sebuah wahana mainan. Walaupun begitu ini adalah lep dan tabung – tabung kaca dengan aneka bentuk dengan di hubungkan selang kaca sehingga membentuk mainan itu adalah alat untuk menyuling Ramuan.
Itu adalah alat yang Renata disain dan buat sendiri denganpengalaman nya dulu, ia bahkan bisa membuat alat alat seperti itu bahkan membuat Mio terheran heran. Sangking kacaunya tempt ini dan banyak nya barang yang terbuat dari kaca sehingga Mio ia Larang untu masuk ke dalam karena tau sendiri lah sifat kucing.
Selain alat penyulingan di sana ada sesosok manusia dengan jas lepnya yang berwarna putih dengan rambut panjang nya yang sampai ke pantat, kulit nya yang putih mulus, wajah seriusnya yang cantic tapi terlihat imut dan jangan lupa dengan bentuk tubuh yang membuat kaum hawa menjadi iri dan kaum adam betah melihat berlama – lama terlihat sangat terampil ketika sedang memindahkan cairan berwarna warni dengan alat yang bernama pet ya ia adalah Renata yang sedang dalam mode kerja.
Sedangkan di pintu masuk yang memang di biarkan terbuka terlihat kucing yang selalu mengawasi Renata yang sedang asik dalam dunianya.
“Master sudah waktunya makan cepat aku lapar-nya!!!” Kata Mio seperti biasanya ia tak berani melangkah ke depan karena memang di larang.
“Tunggu dulu Mio ini akan selesai tinggal finising saja setelah itu kita pesta.” Kata Renata pada Mio.
__ADS_1
Mio yang mendengar pun sangt senang karena akan ada pesta dan pastinya ia dapat makan sepuasnya. Sebenar nya sejak 1 sampai 2 bulan lalu sudah menyelesaikan semua ramuan yang ada di berkas tapi ia palah menemukan Ramuan rahasia dan seperti ini lah sekarang semakin gia aja.
Ramuan yang ia temukan adalah Ramuan Kedewasaan dan Ramuan Awet muda. Ramuan Kedewasaan seperti namanya orang yang meminum ramuan itu akan menjadi dewasa secaraa instan baik fisik dan mental sedangkan ramuan awet muda adalah ramuan yang memungkin kan orang yang meminum nya akan tetap seperti itu baik itu fisik ataupun mental.
Jadi saat ia menemukan rumus dan cara memnuat nya ia sangat senang dan sangat termutifasi. Akan tetapi kedua ramuan ini sama sama membutuhkan 2 bahan yang sangat sulit di cari yaitu air dari mata air pohon dunia dan bagian tubuh dari puhon dunia, untuk yang lain masih tersedia di sini.
Masalah nya ia hanya memiliki 1 tetes air dari mata air pohon dunia dan satu helai daun saja itupun ia dapatkan di selipan kertas resep, jadi mau tidak mau Renata hanya bisa membuat 1 jenis ramuan saja baik itu ramuan kedewasaan ataupun ramuan awet muda.
Awal nya ia akan membuat ramuan awet muda saja karena kalau ia membuat ramuan kedewasaan maka akan jadi percuma karena dengan sendirinya ia akan dewasa. Dan nanti ketika ia sudah dewasa ia akan meminum nya. Tapi ketika ia akan membuat ia tercetus ide untuk mengabungkan nya mungkin dia berfikiran kalau bisa dapat dua kenapa harus satu.
Dan karena pikiran konyol nya itu ia mati – matian membuat ramuan itu ia percaya kalau ramuan Mp dan Hp saja bisa di gabung bukan kah ramuan ini juga bisa. Dan kalu melihat dari ramuan Hp di berkas semuanya di campur dengan Exseler supaya ada efek ganda jadi Renata merasa kalau ia akan berhasil.
Kedua ramuan di atas aslinya memiliki jumlah bahan yang sama Cuma selain air dari mata air pohon dunia dan bagian tubuh dari pohon dunia semuanya berbeda dan beberapa ada yang memiliki sifat yang bertentangan. Renata cara membuat ramuan ini adalah dengan melebur masing masing bahan secara berpasangan sehingga pada saat tahap terahir jumlah ramuan yang di campur sama dengan resep dasar tadi yang sepuluh dasar.
Dan itulah yang menyebabkan banyak kegagalan karena ia harus memasangkan kedua jenis bahan dalam 2 resep tersebut sebelum di campur dengan kedua bahan utama yaitu air dan daun dari pohon dunia. Ahirnya dengan tekat, kegigihan dan sumberdaya yang melimpah renatapun berhasil mencampurnya dan tinggal tahap ahir yaitu pencampuran semua bahan dengan air dan daun dari pohon dunia.
Renata yang mulai gugup pun satu persatu mulai memasukan semua bahan sesuai urutan yang ia buat. Setelah semua bahan tercampur sempurna Renata mulai meneterkan air yang ada di bitol kecil di tangan nya dan tidak lupa ia memasikan daun itu juga setelah semua masuk sedikit demi sedikit Renata memasukan Mananya dengan porsi yang sesuai dengan panduan tidak kurang tidak lebih.
__ADS_1
Semua tahapan di atas Renata lakukan dengan kehati – hatian dan penuh perhitungan karena itu adalah bahan terahir jika gagal maka gagal dan sangat sush untuk mencarinya lagi. Setelah setengah jam ia mengaduk sambil menuangkan mana samar – samar sinar warna – warni mulai meredup itu tandanya ramuan akan jadi.
Oke untuk catatan saja ya ketika membuat ramuan pasti akan menghasilkan cahaya pada proses nya baik itu sangat terang hingga redup tergantung level Ramuan nya semakin terang semakin bagus ramuan yang di buat apabila sudah jadi lama kelamaan cahayanya akan hilang sedangkan bila gagal cahayanya akan bertambah terang dan meledak. Dan ramuan yang di buat Renata gak kaleng kaleng hingga mengharuskan ia memakai kacamata hitam buatan nya sendiri.
Beberapa menit pun berlalu dan ahir nya ramuan yang susah payah ia buat jadi. Setelah itu ia mengangkat ramuan yang ia buat dengan hati – hati setelah puas tanpa aba – aba ia alangsung meminumnya dengan beberapa kali tegukan.
“Glek Glek Glek.” Suara Renata minum ramuan yang ia buat karena memang jumlah nya lumayan banyak sekitar 1 gelas.
“Bagai mana Master.”kata Mio penasaran hingga tidak sadar ia masuk ke lep.
“Eh aku merasa ~ aku merasa. Biasa aja.” Kata Renata karena tidak melihat adanya keanehan pada dirinya.
“Eh~ apa gagal-nya.” Kata Mio pada Renata.
“Hu~ Mungkin.” Renata Hanya bisa mendesah kala mendapati hasil deri kerjakerasnya kemungkinan gagal.
Setelah nya Renata memutuskan untuk Istiraat karena sangat lelah tapi setelah sampai ke depan ruang tamu ia merasa sangat pusing dan pandangan nya menjadi gelap samar – samat ia mendengar suara Mio memanggil tapi suaranya tidak jelas.
__ADS_1