
Kucing Elmen adalah Best tipe penguasa. Kenapa begitu??? Jeng! Jeng! Karena Best ini dapat berefolusi dengan sangat cepat dan pada saat evolusi ahir mereka dapat bertransformasi menjadi manusia apalagi sejak mereka lahir sudah memiliki kebijakan atau pikiran.
Kucing Elmen adalah nama lain dari bayi penguasa elmen tipe kucing besar setiap kucing elmen dibagi menjadi 5 elmen dasar yaitu api, air, angin dan yang terakhir kayu setiap jenisnya dapat di lihat dari warna nya yang sangat mencolok seperti kucing tipe api memiliki warna merah karenan mewakili warna api, air memiliki warna biru tua, angin memiliki warna biru muda, tanah memiliki warna coklat dan kayu memiliki warna hijau.
Walaupun begitu kadang juga ada penyimpangan contoh pada kasus Renata kucing yang ia lihat jelas – jelas kucing elmen akan tetapi corak pada ekor menunjukan warna hitam yang artinya ia mempunyai sihir atribut kegelapan karena warna hitam mewakili sihir tipe kegelapan.
Di dunia ini best dibagi menjadi 3 jenis yang pertama adalah hewan biasa yaitu hewan yang tidak memiliki kemampuan sihir sama sekali.
Yang kedua adalah hewan sihir hewan sihir juga di bagi menjadi dua kelas yaitu bawahan dan hewan tipe penguasa, hewaan sihir tipe bawahan ciri paling gampang adalah ia meniliki Kristal sihir di tubuhnya sehingga ia dapat menyimpan mana dan digunakan untuk menciptakan sihir, sedangkan hewan tipe penguasa tidak memiliki Kristal sihir tapi sebagai gantinya ia memiliki dentian sama seperti manusia sehingga nanti pada saat ia di puncak evolusinya dapat berubah menjadi manusia.
Dan yang terakhir adalah hewan tipe monster yaitu hewan yang keluar dari get atau gerbang dimensi misterius dan mereka sangat brutal dan tidak dapat di jinakan sama sekali.
Sebenarnya untuk membedakan antara kucing elmen dan best tipe kucing lainnya itu gampang – gampang susah. Gampang nya adalah setiap kucing elmen lahir pasti memiliki warna bulu putih polos dan akan muncul warna ketika ia berevolusi apalagi secara perilaku kucing elmen cenderung sangat pentar layaknya manusia.
Susahnya adalah kucing ini pada masa bayi sama sekali tidak memiliki hawa kehadiran sama sekali tidak seperti best pada umum nya dan terlihat seperti kucing biasa. Tidak seperti Renata yang kebetulan bertemu kucing elmen yang sudah berevolusi tahap satu apalagi ia juga tidak memiliki kekuatan yang cukup besar.
Kembali ke Renata.
“Pus ~ pus ~ pus ~ sini pus aku kasih makanan yang enak pake benget sini sini sini.” Kata Renata sambil memegang piring yang penuh dengan daging yang telah ia masak.
__ADS_1
Setelah beberapa usaha ahirnya si kucing pun mau mendekati Renata dan berahir memakan masakan yang telah Renata tawarkan tadi.
sedangkan Renata yang sekarang tepat ada di depan nya entah kenapa ia megeluarkan sebuah kertas yang tidak terlalu besar tapi di dalam nya memiliki gambar pola yang sagat rumit setelah mengeluarkan nya ia lalu menyayat ringan ibu jari tangan nya dan setelah itu darah nya ia teteskan pada tengah tengah pola yang tergambar pada kertasyang di keluarkan Renata tadi.
“Pus boleh minta darah nya sedikit boleh ya.” Kata Renata pada kucing yang sedang nikmat – nikmat nya makan masakan yang di buat tadi.
Tanpa menunggu jawaban dari si kucing Renata langsung menyayat sedikit pada salah satu kaki si kucing.
“MioooW! “ Suara si kucing setelah Renata sayat sedikit kemudian si kucing menengok sekilas kearah Renata seakan protes walaupun hanya sebentar dan setelah itu iapun melanjutkan acara makan nya yang di ganggu oleh perbuatan Renata tadi.
Setelah mendapat darah dari si kucing Renatapun kembali meneteskan darah si kucing tadi ke tengah – tengah pola tadi. Beberapa saat kemudian kertas yang di keluarkan Renata memancarkan warna merah terang di ikuti dengan kertas yang terbakar menjadi abu.
Setelah kertas nya terbakar gantian Renata dan si kucing yang memancarkan cahaya merah tadi dan di bagian tertentu kedua nya memiliki pola yang sama.
“Yeee berhasil. Ahirnya aku punya best kontrak!” Kata Renata dengan ceria karena menjalin kontrak dengan Best tipe penguasa.
“We siapa yang mau jadi Best kontrak mu-nya. Tapi karena masakan mu sangat enak jadi tidak apa – apa lah-nya. Bersukurlah he manusia karena kamu dapat menjalin kontrak dengan penguasa kegelapan ini-nya ha ha ha ha wak uhuk uhuk uhuk air mana air akum au mati-nya.” Kata si kucing dengan suara gadis kecil nya dan terlihat sangat sombong walau ahirnya memalukan.
“Sundere ni pasti Best nya dan sangat sombong. Aku jadi nyesel membuat kontrak dengan nya.” Pikir Renata sambil memberikan air pada si kucing sombong tadi.
“We! Aku dengar apa yang kamu pikirkan tadi-nya. benar benar tidak sopan ya pada calon ratu penguasa malam ini-nya huuh.” Kata si kucing.
__ADS_1
Oh ya ngomong – omong baik Renata dan si kucing hanya berbicara lewat telepati karena si kucing sendiri belum mampu berbicara seperti manusia untuk saat ini.
“What kamu bisa baca pikiran aku. Yang bene aja dan yang kamu lakukan tadi juga termasuk gak sopan tau main asal baca pikiran orang huh dasar kucing burik gak sopan.” Kata Renata tidak suka sifat si kucing.
“Apa-nya! tadi kamu panggil calin ratu penguasa malam apa! Kucing burik-nya. Yang bene aja kamu kalau ngomong dasar ** gede-nya!” Kata si kucing tidak kalah ganas nya.
“Tadi kamu panggil aku ** gede! Berani ya sama Master mu bener – bener kucing burik gak sopan, mesum sirik aja lo mentang mentang gak punya.” Kata Renata dengan wajah yang sangat merah sangking kesel nya.
“Masa bodoh master – masteran-nya. Emang siapa yang suka sama gumpalan lemak itu-nya gak guna tau dan nanti ketika aku sudah jadi manusia aku pasti lebih cantic dari kamu Weeeek.” Kata si kucing.
“Dasar Kucing burik~!”
“Dasar bola lemak~!”
.
.
.
Yak ahir nya terjadilah pertandingan hujat menghujat antara si kucing burik dan si bola lemak alias Renata hingga beberapa jam lama nya. Untung ada di tengah hutan jadi tidak ada yang melihat nya kalau ada pasti di sangka nya si Renata sudah kena gangguan mental pasti.
__ADS_1