Reinkarnasi Profesor Jordan

Reinkarnasi Profesor Jordan
Ch.29- Latian Konyol Renata 1


__ADS_3

Di sebuah bukit yang saat ini mulai sedikit di tumbuhi rerumputan di sana berdiri satu rumah yang memiliki gaya benteng abat pertengahan di karenakan semua bagian nya terbuat dari batu. Saat ini di halaman belakang rumah tersebut terlihat seorang gadis sedang melakukan beberapa gerakan entah apa karena asing bagi orang awam di dunia ini.


Renata Pov


Latihan hari ini aku mulai dengan melakukan gerakan gerakan kecil untuk membiasakan otot otot ku supaya bisa beradaptasi, selain itu juga karena latihan yang akan aku jalani nanti sangat keras jadi aku putuskan untuk merenggangkan badan ku dulu. Tapi boong! sebenar nya di karenakan sering nya bermalas malasan pada saat musim dingin mengakibatkan berat badan ku naik.


Akibat nya banyak pakaian ku yang sesak di gunakan. Terutama baju, yang sangat sesak di bagian depan entah perasaan atau kenyataan menurutku semua lemak yang aku timbun larinya ke punyaku deh. Tapi karena itu pula sekarang situasiku lumayang susah, mungkin menurut kalian remeh tinggal membeli baju baru saja. akan tetapi masalah ini cukup serius.


Pakaian yang pada saat kehidupan pertamaku termasuk barang yang relative terjangkau dan gampang di dapatkan di sana akan tetapi di sini sangat susah mendapatkan nya dan harganya juga lumayan menguras dompet hanya untuk pakaian yang kualitasnya jelek menurut ku. Biasanya baik aku ataupun Lina akan membeli pakain bekas karena lebih terjangkau. Ya meskipun masih lumayan mahal menurutku.

__ADS_1


Akan tetapi kalu di pikir masukakal juga karena tidak seperti di kehidupan pertamaku dulu yang sudah ada mesin untuk membuat kain apa lagi kebanyakan benang di buat dari bahan sintetis sehingga lebih memudahkan proses Prodiksi. Sedangkan di sini cara mendapatka kain sangat rumit.


Selain masih mengandalkan tenaga manusia juga masih mengandalkan bahan dari alam.


Seperti serat kilit kayu tertentu, sutra dan kapas yang setok nya terbatas. Pembuatan nya juga cukup rumit dari memintal, sampai menenun yang dalam proses nya sampai memakan waktu berhari hari untuk satu kain saja. Jadi tidak aneh jika harga pakaian di sini sangat mahal di kaenakan proses nya yang memang panjang.


 


Setelah dirasa cukup rencana nya aku akan melanjutkan dengan berlari mengitari rumah, akan tetapi setelah berlari beberapa meter aku merasakan kalau langkahku mulai aneh sempat beberapa kali aku hampir terjatuh kearah depan seakan ada benda yang berat di letakan di depan ku akan tetapi aku belum menemukan penyebab nya.

__ADS_1


“Eee tttt  fuuuh aman.” Kata Renata yang sudah ke tiga kali nya hampir terjatuh dikarenakan kehilangan keseimbangan.


Pov End


Renata yang cuek pun melanjutkan latihan nya karena ia berfikir mungkin karena sudah lama tidak bergerak atau lari jadi penyebab keadaan nya saat ini. Setelah beberapa meter lagi lagi ia mengalami hal yang sama lagi sehingga ia memutuskan untuk istirahat sebentar.


Tanpa ia sadari sedari tadi ada orang yang mengamati latihan nya dengan sangat antusiuas. Bisa dilihat dari mukanya yang sangat serius dan matanya yang memerah di karenakan ia lupa untuk berkedip dan jangan lipa dengan darah yang keluar dari hidung dan air liur nya yang mulai menetes menjadikan wajah orang tersebut contoh nyata dari wajah orang mesum sejati. 


 

__ADS_1


Renata yang tidak tau itupun tidak terlalu menggubris nya kalupun ia tau respon nya pasti tidak jauh berbeda karena dengan sifat nya sangat cuek bisa di pastikan masalah yang ia anggap kecil ini  pasti akan di abaikan karena membuang buang waktu mungkin.


__ADS_2