Reinkarnasi Profesor Jordan

Reinkarnasi Profesor Jordan
Koh = kentang


__ADS_3

Ch. 05 - Koh \= Kentang


Setelah mereka berpelukan merekapun masuk kedalam rumah kecil mereka walaupun nyatanya berukuran cukup besar akan tetapi disain dan penampilanya sangat sederhana haya ukurannya saja yang besar .


Hari hari setelah kejadian tersebut membuat mereka sanyat akrab seperti sebuah keluarga kecil yang bahagia. Lina maupun Aram sudah menganggap nona Renata sebagai anak nya sendiri walau terlepas dari kekurangan nya itu yang mereka anggap tidak penting menurut mereka.


Ngomong -omong untuk penampilan mereka sendiri cukup menarik dari Lina sendiri terlihat cukup cantik dengan aura dewasanya dengan rambut yang hitam dan mata yang hitam agak kehijauan dan kulit yang putih bersih serta badan yang cukup bagus dengan perpaduan seperti itu bisadikatakan sebagai kecantikan yang unik sangat menarik .


Sedangkan Aram adalah pemuda yang seumuran dengan Lina untuk penampilan nya sendiri dia tidak terlalu tampan tapi memiliki aura yang ramah sehingga membuat semua orang betah untuk bercengkrama denganya dia juga memiliki badan yang sispex mungkin ya karena dia juga termasuk kesatria yang mengapdi pad Duke walaupun dia rakyat jelata tapi dia memiliki bakat yang setara dengan bangsawan pokok nya di sangat kuat deh.


Tidak terasa sebulan sudah berlalu kami lalaui dengan cukup bahagia. Akan tetapi karena hampir memasuki musim gugur kami memutuskan untuk mencari setok kayu bakar untuk persiapan musim dingin apalagi di daerah ini musim dingin termasuk yang ter exstrim di benua ini jadi kami harus mempersiapkan dengan sunguh-sungguh .


Saat ini aku, Lina dan Aram sekarang ada di hutan dekat kami tinggal untuk mencari kayu bakar untuk menyambut musim dingin ketika aku dan Lina sedang berjalan jalan untuk mencari dahan pohon untuk kayu bakar aku melihat ada tanaman tang sangat aku kenal dan jumlah nya sangat bayak di dekat pohon mirip cemara.

__ADS_1


Aku pun berlari ke lokasi tersebut dengan terburu-buru sedangkan Lina yang melihat ku sedang berlari otomatis mengejar sambil berteriak untuk tidak berlari di hutan takut tersesat atau jatuh tapi aku hiraukan.


Setelah beberapa saat akupun berhasil sampai di tempat tujuan di sana terdapat tanaman yang sedikit menjulur dan berdaun lonjong dengan ukuran relative kecil menurutku kalau tebakan ku tidak salah ini adalah pohon kentang kalau di dunia ku dulu tapi aku tidak tau apakah disini tetap sama atau tidak .


Maka dari itu untuk membuktikan nya akupun memutuskan untuk mencabut tanaman tersebut dari tanah setelah tercabut muncullah umbi yang berbentuk bundar juga ada yang lonjong dengan ukuran cukup besar setelah itu akupun sangat senang karena tebakanku tepat.


“Kentang ini kentang !” Kata ku dengan sedikit berteriak.


Sedangkan di belakang Lina sedang mengejar Renata yang tadi lari tapi kehilangan jejak. Tapi setelah beberapa saat dia mendengar orang berteriak dan suaranya mirip dengan nona nya dia pun mempercepat larinya takut nonanya kenapa-kenapa. Setelah beberapa saat dia melihat nona nya sedang menggali tanaman yang biasanya digunakan untuk pakan ternak.


“ Nona sedang apa??” Dengan sedikit tersenyum melihat tingkah Renata yang menurutnya sangat imut.


“Hu_uh apa kamu tidak lihat aku sedang memetik kentang. “ Kata Renata dengan sedikit cemberut karena bukanya membantu dia palah cuman melihat saja .

__ADS_1


“Hah kentang … apa itu kentang ???” Balas Lina sambil sedikit kebingungan karena setau nya tanaman itu di sebut Koh .


“ Ini namanya kentang , ini lo INI !!! “ Balas Renata dengan sedikit berteriak setelah itu dia mengalihkan pandangan nya ke kiri dengan menggembung kan pipinya menandakan dia lagi ngambek.


“Kentang nama apa itu nona ha . . . .ha. . . ha . . . aneh banget nama nya .” Sambil mendekati dan mencubit pipi gembul Renata yang sangat imut pakai banget bikin gak nahan.


“ lepaskan Lina sakit. “ Kata Renata sanbil memberontak dan ahirnya berhasil terlepas .


“Lina Jahat. . . .” Kata Renata lagi yang terlihat hampir menagis tapi meburut pandangan Lina palah terlihat tambah imut sampai membuat dia hampir mimisan sangking imut nya.


“Kawai ne .” Katanya sambil menggigit ujung kukunya melihat keimutan nonanya lalu dia memeluk dan mintamaaf pada Renata karena keterlaluan bercandanya .


Setelah itu dia memberukan pengertian pada Renata kalau tanaman itu namanya Koh bukan kentang dan tanaman itu merupakan makanan ternak dan tidak bisa di makan oleh manusia karena beracun. Jelas Lina pada Renata.

__ADS_1


Setelah mendapat penjelasan dari Lina Renata baru menerti kalau di dunia ini belum ada yang tau kalau Koh tau kentang itu tidak beracun kalau cara mengolah nya benar. Seperti pada zaman abat pertengahan di dunianya dulu menurutnya.


Setelah itu aku pun meminta Lina untuk membawa Koh untuk di bawa pulang dengan merengek kepadanya setelah beberapa saat ahirnya di perbolehkan tapi haya sedikit. Setelah itu mereka pun pulang karena sudah sore dan di rumah sudah ada Aram yang sedang menunggunya di depan rumah setelah itu kamipun membersihkan diri sebelum makan malam dan istirahat.


__ADS_2