Reinkarnasi Profesor Jordan

Reinkarnasi Profesor Jordan
Ch.33- Amplop Emas


__ADS_3

Hari demi hari silih berganti musim demi musim juga telah di lalui tanpa terasa delapan tahun sudah waktu yang di habiskan Renata di tempat ini. Di sudut kastil tua tempat Renata tinggal tepat nya di kamar Renata, duduk lah seorang gadis yang teramat cantic sampai mengalahkan heroin yang sering ada di novel cultivator yang katanya kulit nya kaya giok yang gampang pecah, kulitnya putih seputih susu (mayat kali) dan mata nya seperti kelilipan berlian. Ya begitulah pokok nya bayangin aja sendiri. Yang saat ini sedang membaca sebuah surat yang indah dan bertintakan emas.


Renata Pov


Seperti biasanya pasti setiap pagi ku mulai dengan perdebatan ku dan Lina tentunya seperti yang dulu dulu kebiasaan bangun siangku tetap saja kebawa bahkan ketika aku sudah berrenkarnasi. Setelah selesai sarapan kemudian dilanjutkan dengan olahraga pagi seperti lari keliling rumah mungkin, oh ya tidak seperti dulu yang hanya bisa mengelilingi rumah sebanyak 2 sampai 4 kali sekarang aku mampu melakukan 10 putaran penuh tanpa berhenti setelah berlatih secara rutin smpai saat ini (8 tahun latihan).


Ya walu begitu mohon maklum karena nyatanya latihan ku satu ini memang sangat berat khusus untuk ku apa lagi dengan adanya beban berat di dadaku yang semakin lama semakin berat saja. Selain pencapaian ki ini juga dalam waktu beberapa tahun kemampuan ku dalam memasak juga sangat meningkat mungkin kalau di bumi kemampuan ku setingkat seperti jurumasak terkenal di sana.

__ADS_1


Selain itu juga dalam beberapa tahun ini aku mempelajari bayak bidang yang mungkin sangat berguna untuk kehidupan ku nantinya seperti alkimis dan rune missal nya yang dalam praktik nya sangat susah khusus untuk alkimis apalagi pas awal awal karena memang belajar tanpa guru hanya mengandalkan buku saja kalau untuk rune menurutku lebih mudah karena kemampuan ku dalam membuat segel sudah cukup tinggi pada saat itu apa lagi sekarang. Kalau kalian bingung apa itu rune bisa sebut aja kertas segel, ya kertas yang di dalam nya terdapar tulisan dan symbol segel.


Untuk penguasaan manaku sendiri saat ini hampir sempurna mungkin butuh beberapa bulan lagi mungkin. Untuk Aram dan Lina ahirnya mereka memutuskan untuk menikah tepat nya setelah 2 tahun pengasingan ku, Ya aku sangat senang apalagi merka sangat cocok menurut ku tapi berkat itu setiap malam aku selalu mendengar suara suara yang yang sangat mengganggu tidurku dan jiwa jombloku tentunya, ya berkat kerja keras mereka sekarang lahirlah Brian anak lelaki mereka yang sudah menginjak 3 setengah tahun usia nya dan nakal nya minta ampun.


Dan untuk membantu perekonomian kami aku membantu mereka dengan memproduksi potion hijau karena selain harganya lumayan bahan nya dapat ditemukan mudah khusus oleh ku tapi, sehingga selama ini kami samasekali belum pernah kekurangan apapun.


Sehingga di sinilah aku di kamarku dengan di temani sebuah lentera suhir aku melai membuka amplop nya yang tanpa di telitipun tau karena ada logo keluarga Duke di amplop tersebut. Tampa disadari aimataku entahkenapa mulai menetes mungkin ini adalah perasaan dari pemilik tubuh ini setelah membuka di dalam nya sebuah kertas yang  sangat indah dan bertuliskan tinta emas setelah kuamati lekat lekat mulailah aku membaca satu demi satu kata demi kata yang membuatku tanpa sadar meneteskan airmataku lagi.

__ADS_1


Entah kenapa saat membaca tulisan ini terasa sangat lema dan sangat sakit sampai menyayat hati seakan akan tidak akan pernah selesai. setelah selesai membaca ku tatap dan kuamati lagi selembar kertas di depan ku ini setelah beberapa saat akupun mengambil sebuah jarum kecil yang memeang aku siapkan di meja ku, setelah memantapkan hatiku akupun menusuk pelan ibujariku dan setelah nya menempelkan di kertas bagian bawah setelah nya kertasnya pun terbakar ku pandangi api yang semakin lama semakin mengeci dan berahir menghilang.


“Bebas ahirnya.” Kataku sambil menatap ke langit langin kamarku.


Pov End


 

__ADS_1


 


__ADS_2