Rindu Rainerly

Rindu Rainerly
Bab 9


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Byuuuuur..


Satu gelas air dingin dengan batu es membasahi ujung rambut Rindu, ia yang kaget hanya bisa diam dan mengusap wajahnya sendiri. Apalagi itu terjadi di kantin saat sebagian siswa siswi sedang menikmati sarapan pagi mereka atau hanya sekedar duduk berbincang dengan teman-teman.


"Cewek gatel! berani godain Rain?" cetus Kalina, ia berjalan memutari tubuh kedinginan Rindu dengan tangan melipat di dada.


Kalina murka, bukan satu dua kali ia mendengar kabar jika pria tampan itu sering menemui pelayan kantin bahkan di luar jam sekolah, apalagi saat ada yang mengatakan jika Rindu pergi bersama Rain dengan mobil mewahnya juga. Sedangkan dengan Kalina Rain selalu saja banyak alasan yang membuatnya sangat jengah.


"Maksudmu apa?"


"Masih pura pura bodoh?, atau memang saking bodohnya sampai tak punya rasa malu dan tak tahu diri, hah?" sentak sang sekertaris OSIS.


Keributan di kantin membuat Budhe akhirnya turun tangan, tapi genk Kalina dengan cepat menghalau wanita baya itu sampai sedikit sulit untuk menolong Rindu. Tapi tidak dengan Rio, ia langsung berlari ke parkiran mobil berharap sahabatnya itu sudah datang dan bisa menolong si cantik.


"Huft, untung lo udah sampe sini" ucap Rio dengan napas terengah-engah karna habis berlari.


"Kenapa?" tanya Rain santai sambil menutup pintu kendaraan mewahnya.


"Rindu lagi di Bully sama Kalina" jelas Rio.


Mendengar dua nama wanita itu, Rain langsung berlari kearah kantin. Dan benar saja, jika Rindu sedang di caci maki oleh Kalina dengan kata kotor yang tak pantas di dengar oleh siapapun.


"Lo apa-apaan sih, Kal?" sentak Rain, ia melepas jaketnya lalu di pakaikan di tubuh Rindu, perlakuan manis di luar dugaan itu membuat semua orang tercengang.


"Rain, kamu tuh yang apa-apaan!" jerit Kalina semakin kesal karna di perlakukan tak adil. Amarahnya memuncak saat tubuh Rindu justru di dekap pria incarannya.


Rain tak perduli, ia bahkan menepis tangan Kalian yang ingin menahannya pergi.

__ADS_1


Langkah kaki sang pewaris Rahardian itu pun begitu mantap keluar dari kantin kembali ke parkiran bersama Rindu yang masih berada dalam dekapannnya.


"Masuk!"


"Rain--"


"M A S U K!" titah pria itu lagi dengan sangat serius.


Rindu akhirnya mengalah, ia tak berani mengedarkan pandangan karna kini ia sedang menjadi pusat perhatian satu sekolah beserta staff dan dewan guru yang juga hadir.


.


.


Mobil melaju dengan kecepatan tinggi, Rain tak mau gadis yang duduk di sebelahnya itu terlalu lama menahan rasa dingin meski jaketnya masih melekat di tubuh Rindu, tapi jika lebih di perhatikan Rindu justru sedang menggigil sambil menggigit bibir bawahnya.


Rain benar-benar mengutuk perlakuan Kalina yang menurutnya di luar batas. Biasanya Kalina hanya mengancam siswi yang mulai mencari perhatiannya. Tapi untuk mempermalukan, gadis itu memang baru kali ini melakukannya di hadapan umum.


"Rumahku"


"Untuk apa?"


"Ganti bajumu, Rin" jawab Rain santai, sambil terus fokus ke jalan arah garasi bangunan mewah Rumah Utama.


"Baju? aku kan bisa ganti baju ku sendiri di kamar, gak usah jauh jauh kesini, buat apa?" protes Rindu.


"Buat kenalan sama anak anakku"


Rindu mengernyitkan dahi, ia tentu tak paham dengan kata Anak yang di lontarkan oleh Rain, mana mungkin siswa itu sudah menikah, pikirnya.

__ADS_1


Sampai di garasi, Rain dan Rindu langsung turun dari mobil. Ia pun langsung mengulurkan tangannya dan jalan beriringan menuju pintu utama.


Rain yang di sambut oleh beberapa pelayan dan ART hanya memberikan senyum sopannya. Langkahnya terhenti saat ia melihat Biru di ruang tengah.


"Apa nih? aku gak salah lihat kan?" gumam wanita cantik itu saat melihat kearah Rain dan Rindu berbarengan.


"Mhiu, kenapa?" tanya Rain polos, ia tak sadar jika sedang membuat Biru hampir jantungan.


.


.


.


.


"Beeeeee.... Anakku bawa anak perawan, bukan anak kucing" teriak Biru yang habis itu tak sadarkan diri.



🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Karma di bayar cash 🤣🤣🤣🤣


kualat dari MiMoy sama Amma tuh dia 😂


Apa si buaya cengeng akan mengadakan rapat orang ganteng??


Tapi gue yakin, dia tuh gak akan se bijak Gajah 😌

__ADS_1


yang ada ngawur tanpa Wejangan malah yang ada todongan. 😉😉..


kangen gajah 😘😘


__ADS_2