
Senja pun menginjak pedal gas mobil dan mobil itu melaju sangat kencang.
"Guruuuuuu... guru selalu begitu," ucap Momo memegang kuat sabuk pengamannya.
"Kau harus terbiasa seperti ini," ucap Senja fokus menyetir dengan kecepatan tinggi dan sesekali ia meresingkan mobilnya dan menyalip.
Sesampainya di kampus, Senja memberhentikan mobil secara mendadak.UN
"Astaga! Guruuuuuu!" teriak Momo ketakutan.
"Kita sudah sampai, ayo turun," ajak Senja.
Mereka berdua pun turun dari mobil dan masuk ke dalam kampus.
Di sana yang masih ada pertandingan untuk mencari Pemenang kedua dan ketiga.
"Untuk apa mencari pemenangnya, itukan sudah pasti Guru yang terhebat," ucap Momo.
"Tidak ada yang menarik, ayo kita pulang saja," ajak Senja berdiri dari tempat duduk penonton.
"Eh Guru, tunggu!" teriak Momo berlari mengikuti langkah kaki Senja. Mereka kembali masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya di jalanan.
Di saat perjalanan, tiba-tiba saja Senja memberhentikan mobilnya secara mendadak lagi.
"Aduh... Guru, apa hobi mu suka sekali berhenti mendadak ya?" tanya Momo menahan di Depan mobil itu.
__ADS_1
Senja turun dari mobil itu dan menuju sebuah Cafe, Ia melihat ada lowongan pekerjaan di sana dan ia pun mencopot lowongan pekerjaan itu dan ia pun masuk ke dalam Cafe dan langsung menunjukkan kepada sang kasir cafe.
"Apa lowongan kerjaan ini masih ada?" tanya Senja.
"Hm… masih terima," jawab kasir itu.
"Di bagian apa yang masih kosong?" tanya Senja.
"Bagi pelayanan," jawab kasir itu.
"Aku mau melamar pekerjaan ini," ucap Senja.
"Baiklah, saya akan menghubungi pemilik cafe ini, silakan tunggu sebentar," ucap Kasir itu.
"Terima kasih," ucap Senja Duduk di sebuah kursi.
"Kata bos tunggu sebentar, dia akan datang ke sini," ucap Kasir itu.
"Baiklah," angguk Senja.
"Guru kok lama sekali ya, apa jangan-jangan dia makan sendirian dan tidak membawaku lagi," tebak Momo dan ia pun keluar dari mobil dan menghampiri Senja.
"Guru, apa yang kau lakukan di sini?" tanya Momo.
Senja memberikan secarik kertas yang ia copot di pintu masuk cafe kepada Momo.
__ADS_1
"Lowongan pekerjaan, eh aku juga mau donk guru," ucap Momo.
"Kamu anak orang kaya, untuk apa bekerja," ucap Senja.
"Untuk menemani guru tentunya," ucap Momo.
"Aku tidak perlu di temani, aku bisa sendiri," jawab Senja datar.
"Ayolah guru, aku ingin bersamamu saja," rengek Momo.
Tak lama kemudian sebuah mobil berhenti di depan Cafe, seorang pria keluar dari mobil mewahnya dan langsung menuju meja kasir.
"Mana orang yang ingin melamar pekerjaan ini?" tanya pria itu. Ia terlihat masih muda dan tampan, memakai jas hitam lengkap dan tampilan memukau.
"Dia orangnya Bos," ucap kasir itu menunjuk ke arah Senja yang duduk.
Pria itu melihat ke arah Senja dan ia langsung terkesima, pria itu pun mendekati Senja dan berdiri di depan Senja.
"Kamu ingin bekerja di sini?" tanya Pria itu.
"Iya," angguk Senja.
"Tapi tentu saja aku tidak sembarang menerima orang untuk bekerja di cafe ku, aku harus mengetes dulu keterampilan mu dalam melayani pelanggan," ucap Pria itu.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like vote komen hadiah dan iklan
Terima kasih