
Ke esokkan harinya.
Senja sudah bersiap-siap dengan baju yang di berikan Guntur untuk di pakai di pertandingan, lain yang halus dan ringan di pakai.
"Senja, apa kamu sudah siap?" panggil Guntur dari balik pintu.
Senja membuka pintu dan ia keluar dari kamarnya.
"Aku sudah siap," angguk Senja.
"Ayo kita ke tempat pertandingan," ajak Guntur. Mereka pun melangkahkan kaki masuk ke dalam mobil dan menuju ke tempat ke pertandingan.
"Aku tidak memintamu menang, tapi kamu harus kalahkan mereka semua," ucap Guntur tersenyum.
"Apa bedanya menyuruhku menang, kalau aku menang kau mau kasih aku apa?"
"Hm … kalau kamu menang aku akan kasih … pernikahan termegah," jawab Guntur menyengir.
"Kamu dari tadi nggak ada yang serius, becanda mulu," ucap Senja kesal.
"Oke! Oke! Kalau kamu menang kamu akan dapat piala dari penyelengara kompetisi," jawab Guntur. Kalau meladeninya Senja bisa stres di buatnya.
Tak lama kemudian, mereka pun sampai di tempat kompetisi, itu, ya itu di sebuah stadion internasional, di sana juga sudah terpasang kamera untuk menampilkan secara live.
Mereka pun duduk di tempat duduk peserta, Guntur duduk di tempat duduk para pelatih.
__ADS_1
"Baiklah, di hari berbahagia ini, mari kita sambut tepuk tangan yang meriah," ucap pembawa acara. Seluruh orang yang ada di sana memberi tepuk tangan bergemuruh.
"Tidak berlama-lama lagi, mari kita sambut peserta pertama, yaitu Bondan dari negara N dan Reds dari negara W," ucap pembawa acara.
Mereka pun maju ke panggung pertandingan, sesama memberi hormat. Dan mereka pun bertarung.
Bondan melayangkan tendangannya ke arah Reds dan Reds menendangnya balik ke kepala Bondan membuat kepala Bondan pusing, di saat itulah, Reds menghantamnya habis-habisan hingga Bondan tak bisa bangun dan di nyatakan gugur.
Kali ini adalah giliran Senja melawan Delon dari negara H.
Mereka berdua pun bertarung, Saat Delon mengarahkan tinjunya ke arah Senja, Senja menarik tangannya lalu memutar kebelakng dan mengangkat tubuh Delon lalu menghempaskan ke lantai, Senja pun tidak memberi kesempatan kepada Delon untuk menyentuhnya.
Selanjutnya adalah peserta lain, dan pertandingan terus berlangsung, Setiap kali Senja di panggil, ia terus menang menjatuhkan lawan dalam hitungan detik.
Senja berhadapan dengan Reds, ia tersenyum menyengir melihat Senja yang tubuhnya kecil itu.
"Kau lebih baik mengaku kalah saja sekarang, karena aku tidak enak hati melawan wanita kecil seperti mu," ucap Reds.
"Heh! Kau pikir aku akan mengalah? Tubuhmu saja yang besar, tidak tahu dengan dengan kemampuan mu," ucap Senja tersenyum sinis.
Wasit memberi arahan dan mereka pun mulai menyerang. Tubuh Reds sangat besar dan berat, Senja harus mengeluarkan kekuatannya lebih banyak dari biasanya.
Senja menarik dari ujung tangan Reds lalu mematahkan jari-jari tangan Reds kemudian mencengkram erat tangannya untuk mencari urat nadinya lalu memutuskannya.
Reds menjerit kesakitan yang luar biasa, Senja kembali memegang tangannya dan memutuskan urat nadi yang lain dan Reds berlutut di hadapan Senja lalu tumbang.
__ADS_1
Akhirnya Senja di nyatakan menang dan menjadi orang nomor satu di dunia.
Guntur menghampiri Senja lalu memeluknya.
"Selamat Senja ku, kau memang pantas menjadi wanitaku," ucap Guntur senang.
"Siapa yang ingin menjadi wanita mu," ucap Senja manyun.
"Sejak kau tinggal di sisi ku kau sudah menjadi wanitaku," ucap Guntur tersenyum.
"Baiklah untuk Senja silakan naik ke podium," ucap pembawa acara. Senja pun naik ke podium dan menerima penghargaannya.
...****************...
Sejak saat itu waktu terus berlalu, pada akhirnya Senja pun menerima Guntur. Orang tuanya sangat menyesal karena sudah mengusir Senja. Apa lagi tahu jika Senja menikah dengan Guntur. Saat itu mereka bersujud meminta Senja untuk menerima kembali mereka, tapi Senja tidak pernah menganggap mereka siapa-siapa, lagian ia juga tidak terikat hubungan apa pun dengan mereka, karena ia hanya jiwa berpindah ke tubuh wanita itu.
Perusahaan ayahnya bangkrut mereka tinggal di gubuk derita. Sedangkan adiknya menikah dengan preman yang suka mabukan dan suka main tangan. Ia kerap kali di pukul oleh suaminya hingga meninggalkan lebam di wajahnya, teman-temannya tidak ada yang ingin membantunya. Ia bekerja menjadi pegawai supermarket, namun uangnya sering di curi oleh suaminya untuk minum-minum dengan teman-temannya.
Hidup mereka benar-benar kacau, tapi sedikit pun Senja tidak mempedulikan mereka, itu adalah karma yang harus mereka terima.
Senja melahirkan anak kembar perempuan yang ia beri nama Lora dan Laura, seperti nama aslinya dulu.
Tamat
Jangan lupa mampir ke novelku yang lain ya gaes😁😁🥰🥰🥰
__ADS_1